Portal Berita Ekonomi Selasa, 24 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:04 WIB. CPO - Harga CPO CIF Rotterdam diperdagangkan pada level 567,5 Dollar/Ton
  • 19:58 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,08 $/barel
  • 19:57 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 64,18 $/barel
  • 19:56 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.519 $/ounce
  • 19:55 WIB. Valas - Dollar melemah 0,04% terhadap Yen pada level 107,52 Yen/Dollar
  • 19:54 WIB. Valas - Dollar menguat 0,48% terhadap Yuan pada level 7,1248 Yuan/Dollar
  • 19:53 WIB. Valas - Dollar menguat 0,42% terhadap Poundsterling pada level 1,2426 $/Pound
  • 19:52 WIB. Valas - Dollar menguat 0,25% terhadap Euro pada level 1,0989 $/Euro
  • 16:10 WIB. Valas - Dollar menguat 0,21% terhadap Rupiah pada level 14.085 Rupiah/Dollar

PJB-LIPI Tekan Penggunaan Bahan Lokal

PJB-LIPI Tekan Penggunaan Bahan Lokal - Warta Ekonomi
WE Online, Surabaya -

PT PJB resmi melakukan MoU (Memorandum of Understanding) dengan LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) dalam penelitian engineering soal teknik kemesinan pembangkitan. Selama ini pihak PT PJB masih ketergantungan barang pembangkitan asal luar negeri.

Menurut Direktur utama PT PJB Iwan Agung Firstantara, kerja sama tersebut akan menjadi inovasi baru yang dilakukan oleh PJB. Selain itu kata Iwan, kerjasama ini nantinya lebih mengutamakan produksi local dalam engineering.

“Sebenarnya, kerjasama dengan LIPI ini sudah lama kita lakukan berbagai sektor dipembangkitan. Adanya kerjasama ini kita bisa Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang memiliki kandungan bahan pembuatan mesin sehingga kita ketergantungan pada produksi luar negeri,” tegas Iwan di kantor pusat PT PJB di Surabaya, Rabu (28/2/2018).

Sementara plt Kepala LIPI Prof. Dr. Bambang Subiyanto mengatakan, pihaknya, menyambut baik dengan langkah yang dilakukan PT PJB sebagai perusahaan yang memproduksi listrik. Kerja sama ini, kata Bambang, PJB sebagai perusahaan yang maju diperlukan inovasi terbaru. Bambang berharap, langkah ini, bisa dilakukan perusahaan-perusahaan lain dalam pengembangan inovasi baru untuk menggunakan bahan dalam negeri

“Saat ini perusahaan dituntut maju dan bersaing. Untuk bisa bersaing dan maju tentunya memerlukan basis riset tentunya, riset ini memerlukan waktu yang lama. Dengan berbasis riset ini akan bisa membenahi berbagai sektor disuatau perusahaan itu. Jika selama ini, perusahaan besar seperti PJB ini butuh mesin tinggal beli saja. Akan tetapi, barang tersebut produksi impor. Untuk itu, kita kembangkan riset ini untuk memanfaatkan TKDN dalam negeri sendiri untuk kebutuhannya,” kata Bambang.

Bambang berherap, kerjasama ini menjadi pencapian Bersama antar perusahaan dan lembaga nantinya. Disisi lain Bambang menyatakan, pihaknya juga berharap pada pihak PJB untuk memberi informasi akurat tentang penelitian apa yang diperlukan oleh PJB untuk lembanga.

“Kita saling membutuhkan informasi akurat untuk penelitian nantinya. Untuk itu, perusahaan PJB diharapkan memberi informasi tepat pada kami agar bisa melakukan penelitian,” tutup Bambang.

Tag: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB), Iwan Agung Firstantara

Penulis: Mochamad Ali Topan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Mochamad Ali Topan

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,771.53 3,734.01
British Pound GBP 1.00 17,665.36 17,487.74
China Yuan CNY 1.00 2,000.03 1,980.24
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,147.00 14,007.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,588.84 9,486.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,804.63 1,786.72
Dolar Singapura SGD 1.00 10,279.76 10,176.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,597.07 15,441.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,392.57 3,354.97
Yen Jepang JPY 100.00 13,136.78 13,003.16

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6206.199 -25.274 655
2 Agriculture 1370.120 -3.285 20
3 Mining 1655.731 -9.706 49
4 Basic Industry and Chemicals 865.817 -15.123 73
5 Miscellanous Industry 1175.534 6.983 49
6 Consumer Goods 2216.558 -7.799 54
7 Cons., Property & Real Estate 492.330 -8.272 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1221.672 -6.834 75
9 Finance 1256.359 0.335 90
10 Trade & Service 796.070 -0.485 164
No Code Prev Close Change %
1 OPMS 135 228 93 68.89
2 AHAP 75 101 26 34.67
3 OKAS 216 270 54 25.00
4 POLA 840 1,000 160 19.05
5 KRAH 1,135 1,320 185 16.30
6 ALKA 420 480 60 14.29
7 ABMM 1,950 2,180 230 11.79
8 PSAB 240 268 28 11.67
9 ISSP 121 135 14 11.57
10 MPOW 181 198 17 9.39
No Code Prev Close Change %
1 YELO 176 145 -31 -17.61
2 FILM 416 350 -66 -15.87
3 PORT 625 530 -95 -15.20
4 PSDN 167 142 -25 -14.97
5 TIRA 286 254 -32 -11.19
6 PRAS 167 150 -17 -10.18
7 PTIS 280 252 -28 -10.00
8 EMTK 5,100 4,610 -490 -9.61
9 KPAL 680 625 -55 -8.09
10 BAPA 89 82 -7 -7.87
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 147 148 1 0.68
2 IATA 50 50 0 0.00
3 IPTV 520 555 35 6.73
4 FREN 166 163 -3 -1.81
5 YELO 176 145 -31 -17.61
6 ERAA 1,925 2,020 95 4.94
7 PGAS 2,170 2,280 110 5.07
8 HOME 84 84 0 0.00
9 BCAP 160 161 1 0.62
10 BRPT 1,000 965 -35 -3.50