Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:09 WIB. Nissan - Nissan tawarkan harga Nissan Terra di Indonesia mulai dari Rp464 juta rupiah. 
  • 17:08 WIB. BSDE - Hermawan: Peningkatan marketing sales BSDE didukung oleh penjualan produk di segmen residensial dan strata title
  • 17:07 WIB. BSDE - Marketing sales BSDE meningkat Rp5,4 triliun atau setara 75% dari target tahun ini.
  • 16:15 WIB. Fadli Zon - Prabowo jemput Habib Rizieq bukan soal elektabilitas.
  • 16:14 WIB. Prabowo - Jangan sampai pembakaran bendera tauhid disuruh kelompok tertentu.
  • 16:07 WIB. BBMD - Bank Mestika selenggarakan edukasi keuangan bagi guru YP Tarbiyatul. 
  • 16:06 WIB. BFIN - APT menuntut BFIN berikan deviden senilai Rp1,2 triliun.
  • 15:56 WIB. Bursa - Obligasi SMFP04ACN2 milik SMF dengan nilai emisi Rp327 miliar jatuh tempo pada 23/10/2018. 
  • 15:56 WIB. Bursa - Efek PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk akan resmi tercatat di BEI pada 31/10/2018 dengan kode emiten CAKK.
  • 15:50 WIB. Bursa - SBSN seri PBS-02O mulai diperdagangkan di BEI hari ini.
  • 15:45 WIB. BDMN - RUPST nyatakan Dadi Budiana telah efektif menjabat sebagai Direktur BDMN.
  • 15:28 WIB. Kadin - Kadin apresiasi kerja sama ekonomi Papua-Madang.
  • 15:27 WIB. Ayam - Harga daging ayam di Jayapura Rp60 ribu/ekor.
  • 15:26 WIB. Pariwisata - Menpar: pertumbuhan pariwisata RI tertinggi ke-9 di dunia.
  • 15:24 WIB. KEK - Pemprov Sumsel terus maksimalkan pembangunan KEK dan Pelabuhan Samudera Tanjung Api-Api.

Mau Go Public, Pemilik Jaringan ATM Bersama Tawarkan Saham Hingga Rp1.250

Foto Berita Mau Go Public, Pemilik Jaringan ATM Bersama Tawarkan Saham Hingga Rp1.250
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Artajasa Pembayaran Elektroniks yang merupakan perusahaan pengelola Jaringan ATM Bersama ini berencana melepas saham ke publik melalui mekanisme penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO). 

Perseroan rencananya akan melepas sebanyak-banyaknya 437.505.800 lembar saham atau setara 20% dari jumlah modal yang disetor penuh perseroan. Dalam aksi ini, perseroan menawarkan sahamnya di kisaran Rp850-Rp1.250 per saham. Alhasil, perseroan diperkirakan bakal mengantongi dana segar hasil IPO sekitar Rp371,8 miliar Rp546,8 miliar.

Direktur Utama Artajasa Bayu Hanantasena mengungkapkan jika pihaknya optimis saham yang ditawarkan perseroan tersebut akan diminati oleh para investor melihat prospek industri sistem pembayaran di Indonesia.

"Kami sebagai pelopor di industri sistem pembayaran melakukan rencana IPO ini sebagai strategi korporasi dalam mendukung implementasi Gerbang Pembayaran Nasional (GPN)," ungkapnya di Jakarta, Kamis (1/3/2018).

Menurut Bayu, sekitar 60% dari dana hasil IPO akan dialokasikan perseroan untuk pembelian peralatan dan perlengkapan teknologl informasi. Sisanya, sebesar 40% lagi disediakan guna memperkuat modal kerja.

Cucu usaha dari PT Indosat Tbk (ISAT) ini menargetkan mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 22 Maret 2018 dan masa penawaran umum akan dilangsungkan pada 23 dan 26 Maret 2018. Pencatatan saham di Bursa Efek indonesia (BEl) direncanakan pada 29 Maret 2018.

Dalam aksi ini perseroan pun telah menunjuk PT lndo Premier Sekuritas sebagai penjamin pelaksana efek dan PT CLSA Sekuritas Indonesia sebagai penjamin emisi efek utama.

Sekadar informasi, pada 2016 perseroan berhasil membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 489,82 miliar. Sementara tahun 2014 pendapatan bersih perseroan hanya dari Rp409,72 miliar. Artinya, pertumbuhan majemuk tahunan (compound annual growth rate/CAGR) perseroan sekitar 9,3%. Adapun, laba periode berjalan dari Rp121,75 miliar menjadi Rp156,87 miliar dengan CAGR 135%.

Bila dilihat, PT Indosat Tbk (ISAT) melalui anak usahanya PT Aplikasinusa Lintasarta mengenggam sekitar 55% saham Artajasa. Sementara Indosat memegang 72,36% saham Aplikasinusa Lintasarta.

Tag: PT Artajasa Pembayaran Elektronis, Bayu Hanantasena, Initial Public Offering (IPO)

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Wahyu Putro A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,074.00 4,032.94
British Pound GBP 1.00 19,818.76 19,620.15
China Yuan CNY 1.00 2,204.27 2,182.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,284.00 15,132.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,804.26 10,693.78
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,949.96 1,930.55
Dolar Singapura SGD 1.00 11,068.95 10,958.07
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,521.58 17,341.27
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.92 3,634.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,578.54 13,439.91

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5797.891 -42.544 610
2 Agriculture 1554.747 -15.585 20
3 Mining 1891.500 -26.913 47
4 Basic Industry and Chemicals 751.139 -6.438 70
5 Miscellanous Industry 1262.855 10.567 45
6 Consumer Goods 2461.265 -8.778 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.289 -1.746 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1043.222 -21.394 70
9 Finance 1042.692 -8.059 91
10 Trade & Service 784.869 -3.611 147
No Code Prev Close Change %
1 MPRO 314 392 78 24.84
2 MLPT 745 900 155 20.81
3 MFMI 700 840 140 20.00
4 SKYB 159 190 31 19.50
5 KPAL 402 478 76 18.91
6 RELI 228 258 30 13.16
7 PBSA 690 760 70 10.14
8 NOBU 950 1,040 90 9.47
9 BAYU 2,470 2,700 230 9.31
10 GJTL 635 690 55 8.66
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 400 300 -100 -25.00
2 AMAG 358 270 -88 -24.58
3 TRIO 226 184 -42 -18.58
4 SKRN 1,225 1,030 -195 -15.92
5 YPAS 725 610 -115 -15.86
6 MINA 585 520 -65 -11.11
7 DUCK 1,590 1,440 -150 -9.43
8 DART 294 268 -26 -8.84
9 TFCO 600 550 -50 -8.33
10 HDFA 128 118 -10 -7.81
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 362 356 -6 -1.66
2 BMTR 334 334 0 0.00
3 PGAS 2,340 2,350 10 0.43
4 BHIT 79 79 0 0.00
5 LPPF 5,025 4,990 -35 -0.70
6 MNCN 775 780 5 0.65
7 PTBA 4,610 4,510 -100 -2.17
8 BBCA 23,150 22,950 -200 -0.86
9 GJTL 635 690 55 8.66
10 KPIG 138 139 1 0.72