Portal Berita Ekonomi Senin, 26 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup melemah 0,72% pada level 2.343.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,09% pada level 23.494.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,82% pada level 3.251.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,56% pada level 2.523.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,42% pada level 5.835.
  • 16:05 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,18% terhadap Yuan pada level 6,6991 CNY/USD.
  • 16:04 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,07% terhadap Dollar AS pada level 14.650 IDR/USD.

Menperin Targetkan Ekspor Kendaraan Komersial 35 Ribu Unit

Menperin Targetkan Ekspor Kendaraan Komersial 35 Ribu Unit
WE Online, Jakarta -

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menargetkan ekspor kendaraan komersial mencapai 35 ribu unit pada 2018, meningkat dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka 27 ribu unit.

Airlangga menyampaikan hal itu pada pembukaan acara GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018 di Jakarta, Kamis (1/3/2018).

"Kami optimistis bisa tercapai, karena industri mobil niaga di Tanah Air cukup maju," kata Airlangga.

Untuk itu, Kementerian Perindustrian memberikan apresiasi kepada Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) atas terselenggaranya GIICOMVEC 2018 yang mengusung konsep business to business (B to B). Diharapkan pameran ini mampu menarik investasi otomotif di Indonesia.

"Ini pertama kalinya Gaikindo mengonsentrasikan kendaraan komersial kepada publik, menunjukkan kemampuan industri kendaraan komersial nasional. Tentunya pemerintah akan mendukung," tuturnya.

Airlangga menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat basis industri kendaraan komersial terutama untuk angkutan niaga, serta meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri melalui penguatan struktur industri pada rantai nilai serta perbaikan infrastruktur industri.

"Saat ini momentum yang tepat karena semakin membaiknya pertumbuhan ekonomi nasional yang didorong oleh pulihnya perekonomian global dan berjalannya reformasi struktural di dalam negeri secara komprehensif," paparnya.

Lebih lanjut, membaiknya harga komoditas serta industri mining, ikut pula mendorong peningkatan pasar produk kendaraan komersial di Indonesia. "Penjualan commercial truck yang naik, artinya barang dan ekonomi kita bergerak," imbuhnya.

Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi menyampaikan, pameran khusus kendaraan komersial ini didorong atas tingginya permintaan terhadap mobil niaga di dalam negeri.

"Untuk itu, Gaikindo merasa perlu dan tepat untuk menghadirkan GIICOMVEC pada tahun ini yang diharapkan semakin mendorong produktivitas kendaraan komersial nasional," jelasnya.

Melalui pameran ini, dia pun mengharapkan, industri kendaraan komersial di Tanah Air dapat semakin tumbuh dan berkembang. Namun demikian, perlu didukung dengan kebijakan pemerintah yang mampu mendorong peningkatan produksi dan penjualan kendaraan komersial tersebut.

"Penjualan truk naik 45 persen, pikap enam persen dan double cabin 44 persen. Ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Ekspor pada 2017 tercatat 27.358 unit atau naik sembilan persen dari tahun sebelumnya," ungkapnya.

GIICOMVEC 2018 yang digelar pada tanggal 1-4 Maret 2018 ini, diikuti sejumlah perusahaan kendaraan komersial, di antaranya Daihatsu, Hino, Isuzu, Iveco, Mercedes-Benz, Mitsubishi Fuso, Mitsubishi Motors, Suzuki, Sokonindo, UD Truck, United Tractors, Toyota dan Volvo. Bahkan, menampilkan juga bus listrik yang diproduksi oleh Mobil Anak Bangsa (MAB).

Kemudian, terdapat pula industri karoseri, antara lain Adiputro, Laksana, Shinmei, Sugity Creatives, Trubo Engineering serta industri pendukung lainnya seperti ADR Group, Alcoa wheel, Astra otoparts, BG Product, Dunlop, Esmak Makine, Evalube, Gajah Tunggal, Goodyear, Himawan Putra, Pro7 Auto Lighting.

Baca Juga

Tag: Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Airlangga Hartarto, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,938.48 3,899.09
British Pound GBP 1.00 19,256.29 19,063.22
China Yuan CNY 1.00 2,210.72 2,188.30
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,770.49 14,623.52
Dolar Australia AUD 1.00 10,523.97 10,417.80
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,905.87 1,886.88
Dolar Singapura SGD 1.00 10,876.65 10,767.63
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,494.17 17,318.63
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,553.16 3,512.74
Yen Jepang JPY 100.00 14,088.60 13,947.09
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5144.049 31.861 706
2 Agriculture 1187.661 25.506 24
3 Mining 1426.612 -8.887 47
4 Basic Industry and Chemicals 768.212 2.582 80
5 Miscellanous Industry 952.575 0.881 53
6 Consumer Goods 1811.574 -14.262 60
7 Cons., Property & Real Estate 333.793 10.037 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 814.770 2.009 79
9 Finance 1141.692 14.596 93
10 Trade & Service 642.239 5.726 175
No Code Prev Close Change %
1 JSKY 174 234 60 34.48
2 DEAL 132 173 41 31.06
3 CTBN 2,450 3,060 610 24.90
4 PURE 222 276 54 24.32
5 PALM 310 380 70 22.58
6 POLL 5,400 6,475 1,075 19.91
7 OKAS 96 115 19 19.79
8 ERTX 114 134 20 17.54
9 RAJA 122 141 19 15.57
10 TAMA 171 192 21 12.28
No Code Prev Close Change %
1 SINI 430 400 -30 -6.98
2 INOV 144 134 -10 -6.94
3 TDPM 130 121 -9 -6.92
4 APII 159 148 -11 -6.92
5 BOLA 160 149 -11 -6.88
6 BBHI 160 149 -11 -6.88
7 ARGO 1,750 1,630 -120 -6.86
8 FREN 73 68 -5 -6.85
9 SKBM 380 354 -26 -6.84
10 GLOB 117 109 -8 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,210 1,250 40 3.31
2 JSKY 174 234 60 34.48
3 ASRI 149 156 7 4.70
4 DEAL 132 173 41 31.06
5 BMRI 5,550 5,775 225 4.05
6 BBRI 3,290 3,340 50 1.52
7 ANTM 1,085 1,060 -25 -2.30
8 TLKM 2,630 2,650 20 0.76
9 SIDO 790 825 35 4.43
10 BMTR 226 240 14 6.19