Portal Berita Ekonomi Rabu, 19 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:49 WIB. NASA - NASA: Cincin Saturnus akan hilang.
  • 19:46 WIB. Facebook - Facebook Messenger tambah fitur Boomerang di kamera.
  • 19:45 WIB. Qualcomm - Qualcomm tuding Apple langgar larangan jual iPhone di China.
  • 19:44 WIB. Mobil - Penjualan mobil 2018 diprediksi tembus 1,1 juta unit.
  • 19:42 WIB. Facebook - Facebook ketahuan masih kuntit pengguna.

Bersama Kemenlu, Bio Farma Siapkan Strategi Diplomasi Ekonomi Bidang Kesehatan

Foto Berita Bersama Kemenlu, Bio Farma Siapkan Strategi Diplomasi Ekonomi Bidang Kesehatan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Bio Farma (Persero) melalui Direktur Utama M. Rahman Rustan, hadir dalam Diskusi panel dengan tema "Optimalisasi Organisasi Kerja Sama Islam untuk Peningkatan Diplomasi Ekonomi Bidang Kesehatan", Kamis (1/3/2018) di Jakarta.

Dalam acara tersebut, Rahman yang juga menjadi salah satu narasumber, membahas pemasaran produk vaksin dan produk Bio Farma lainnya, dengan fokus area ke negara-negara anggota OKI, terutama yang berada di kawasan Afrika dan Timur Tengah.

"Saat ini Bio Farma terus membuka pasar baru di negara-negara OKI, khususnya potensi dalam mendukung Indonesia sebagai Center of Excellence (CoE). Dukungan Pemerintah Indonesia dalam marketing diplomacy yang dilakukan oleh Bio Farma dalam membuka pasar negara-negara OKI karena G to G akan lebih diperhitungkan," kata M. Rahman Rustan.

Acara diskusi panel ini juga dihadiri narasumber lain di antaranya Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kesehatan Acep Somantri, Direktur Kerja Sama Luar Negeri BNP2TKI Freddy M. Panggabean, Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri Badan POM Diana E. Soetikno, Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia Ardia Karnugroho, dan pembicara dari Pengurus Pusat Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia.

Menurut Febrian A. Ruddyard, Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri, dalam sambutannya menyampaikan, acara ini sangat penting untuk mencari peluang kerjasama di bidang kesehatan di antara negara-negara OKI dalam 2 hal utama yaitu source of revenue dan source of capacity building, peran aktif Indonesia di organisasi keja sama negara-negara Islam atau OKI perlu dimanfaatkan secara optimal.

Diplomasi ekonomi adalah salah satu prioritas nasional untuk periode 2014-2019. Beberapa bidang menjadi fokus utama diplomasi ekonomi Indonesia, yaitu perdagangan, investasi, pariwisata, kerja sama pembangunan, serta penempatan tenaga kerja terampil.

Bidang kesehatan termasuk salah satu yang potensial untuk terus didorong melalui diplomasi ekonomi. Selain dalam kerangka pemasaran produk kesehatan, diplomasi ekonomi di bidang kesehatan juga dapat digunakan dalam kerangka Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular, serta penempatan tenaga kerja terampil di bidang kesehatan.

Salah satu forum yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat diplomasi ekonomi di bidang kesehatan adalah Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), yang anggotanya mayoritas berada di kawasan Afrika dan Timur Tengah. 

Pada pertemuan para Menteri Kesehatan OKI di Jeddah, Desember 2017, Indonesia diputuskan sebaga Co-Lead Country Coordinator untuk medicines, vaccines ,and medical technologies. Selain itu, OKI juga menyepakati Indonesia untuk menjadi tuan rumah OIC Centre of Excellence on Vaccines and Biotechnology Products.

Tag: Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), PT Bio Farma (Persero), Rahman Rustan, Febrian A. Ruddyard, Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Bio Farma

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6176.094 94.227 621
2 Agriculture 1553.700 23.242 20
3 Mining 1722.517 2.450 47
4 Basic Industry and Chemicals 851.540 22.282 71
5 Miscellanous Industry 1417.163 9.966 46
6 Consumer Goods 2555.083 70.002 49
7 Cons., Property & Real Estate 445.761 3.264 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1065.619 14.971 71
9 Finance 1174.737 17.417 91
10 Trade & Service 781.950 -0.798 153
No Code Prev Close Change %
1 TIRA 133 179 46 34.59
2 SAFE 192 250 58 30.21
3 GLOB 352 440 88 25.00
4 AGRS 286 356 70 24.48
5 ARTA 625 750 125 20.00
6 POLY 137 160 23 16.79
7 PCAR 3,230 3,770 540 16.72
8 SHIP 865 990 125 14.45
9 SDRA 750 850 100 13.33
10 RELI 176 198 22 12.50
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 296 248 -48 -16.22
2 TRUS 322 276 -46 -14.29
3 INRU 600 525 -75 -12.50
4 ARTO 194 174 -20 -10.31
5 FILM 780 705 -75 -9.62
6 FMII 695 630 -65 -9.35
7 LUCK 770 700 -70 -9.09
8 MFMI 620 570 -50 -8.06
9 MPOW 118 109 -9 -7.63
10 INAI 410 380 -30 -7.32
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 362 366 4 1.10
2 BBRI 3,630 3,670 40 1.10
3 BBCA 25,325 26,150 825 3.26
4 TLKM 3,740 3,810 70 1.87
5 WSBP 358 384 26 7.26
6 UNTR 29,125 28,650 -475 -1.63
7 PTBA 4,230 4,220 -10 -0.24
8 PGAS 2,070 2,080 10 0.48
9 ADRO 1,240 1,245 5 0.40
10 INKP 12,000 12,000 0 0.00