Portal Berita Ekonomi Kamis, 13 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:12 WIB. IHSG - IHSG ditutup menguat 0,90% ke level 6.170,60 di akhir sesi I. 
  • 11:51 WIB. Fintech - OJK: Kredit fintech per Oktober 2018 mencapai Rp15,99 triliun.
  • 11:51 WIB. DIVA - DIVA ambil alih 40% saham PT Berkah Omega Sukses (BOS).
  • 11:51 WIB. Bayan Resources - Kangaroo Resources Limited resmi dimiliki 100% oleh Bayan Resources. 
  • 11:40 WIB. WhatsApp - WhatsApp sediakan tombol Group Call untuk iOS.
  • 11:39 WIB. Facebook - Facebook klaim eksekusi 1,5 miliar akun bodong.
  • 11:31 WIB. Instagram - Fitur anti-bullying Instagram dukung bahasa Indonesia.
  • 11:30 WIB. Rusia - Rusia diprediksi kejatuhan meteor tahun depan.
  • 11:29 WIB. Instagram - Instagram tes akun khusus untuk selebgram.
  • 11:28 WIB. Microsoft - Microsoft segera luncurkan aplikasi pesaing WhatsApp di Indonesia.
  • 11:02 WIB. Akuisisi - PT Misi Hutama Internasional resmi megambil alih 40% saham Humpuss Transportasi Curah dari PT Sarana Niaga Buana.
  • 11:02 WIB. Obligasi - Sarana Multigriya Finansial menyiapkan dana Rp300 miliar dalam bentuk deposito untuk lunasi obligasi.
  • 10:29 WIB. Dividen - Bank Mayapada batalkan rencana pembagian dividen sebesar Rp223,19 miliar kepada pemegang saham.
  • 10:28 WIB. Akuisisi - DSNG akuisisi 100% saham Bima Palma Nugraha (BPN) dan PT Bima Agri Sawit (BAS).

Nelayan Muara Gembong Minta Emil Kembangkan Ekowisata

Foto Berita Nelayan Muara Gembong Minta Emil Kembangkan Ekowisata
Warta Ekonomi.co.id, Bekasi -

Nelayan Pantai Mekar, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi berharap pemimpin Jabar kelak memperhatikan para nelayan. Saat ini, masalah besar yang dihadapi  nelayan adalah limbah yang menyebabkan ikan mati. 

Hal itu diungkapkan Ketua Gabungan Kelompok Nelayan (Gapokyan), Nari mengungkapkan hal itu kepada Kandidat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil).

"Limbah industri menyebabkan ikan mati dan tambak ditinggal nelayan karena tidak ada hasilnya. Air tercemar, kotor, bau yang berasal dari   limbah industri," kata Nari, Kamis (1/3/2018).

Menurut Nari, pihaknya sudah melaporkan masalah limbah ke pemerintah Kabupaten dan KLH. Namun sampai sekarang belum ada penanganannya. "Saya malah disuruh cari darimana asal limbah itu. Bagaimana saya mau nyari, caranya saja saya tidak tahu dan setiap hari saya  sibuk cari ikan di laut," ujarnya. 

Sejumlah nelayan di sana mengeluhkan soal  abrasi yang sering terjadi karena tidak ada dam atau pemecah air. Selama ini, untuk menghindari abrasi, nelayan menanam mangrove. Tapi mangrove tak mampu menahan abrasi yang cukup kuat.  

"Kami ingin pemimpin Jabar nanti, Pak Ridwan Kamil bisa membangun dam agar abrasi tidak terus terjadi," katanya

Dia juga mengungkapkan bahwa di desanya kesulitan air bersih. PAM jarang ke desanya. Selain itu, kali menuju laut yang tidak terlalu luas, sebaiknya dilebarkan atau dinormalisasi. Tujuannya, kata dia agar air dari Sungai Citarum bisa mendorong air laut hasil abrasi ke laut.

Adapun, Ketua Kelompok sadar wisata (Gapokdar), Ahmad Daryanto mengungkapkan, bahwa desa mereka sangat berpotensi menarik  wisatawan. Karenanya mereka membangun ekowisata mangrove yang baru sekitar 100 meter dari target 650 meter.

"Untuk membangun ekowisata mangrove 100 meter menghabiskan 20 juta. Kami kekurangan dana untuk mengembangkan ekowisata tersebut," kata Ahmad. 

Bila Kang Emil jadi Gubernur Jabar, kata Ahmad, warga desa nelayan minta agar Kang Emil bisa memperhatikan desa nelayan yang memiliki masalah yang sangat kompleks. 

"Masalah yang dihadapi di desa kami, mulai dari masalah kesehatan, Penyakit banyak, sepertu penyakit kulit, koreng dan sebagainya dan  hasil nelayan susah dijual mahal, " ujar Ahmad. 

Menurut Ahmad dia pernah membuat gerakan ibu-ibu wirausaha, dengan mengolah ikan hasil tangkapan suaminya. "Sudah dikemas bagus tapi  bingung soal penjualan," kata dia.  

Menanggapi keluhan nelayan, Kang Emil menyatakan pihaknya sudah mencatat dan akan mencarikan solusinya. Menurut dia, solusi abrasi, maka laut harus di dam dan mangrove harus tetap dilestarikan. 

"Soal limbah laut, biar pemerintah yang mencarikan solusinya. Nggak masuk akal kalau nelayan yang harus selidiki limbah," ujarnya. 

Sementara itu terkait ekowisata, Kang Emil memperlihatkan gambar yang dibuatnya beberapa menit setelah menyusuri muara. "Saya berencana membangun eko wisata di sepanjang sungai, ada teras di sepanjang sungai yang jual  makanan, suvenir, dan wisata mangrove," pungkasnya.

Tag: Ridwan Kamil, Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), Nelayan

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6115.577 38.990 621
2 Agriculture 1505.088 -1.455 20
3 Mining 1755.401 7.640 47
4 Basic Industry and Chemicals 834.495 13.819 71
5 Miscellanous Industry 1393.243 11.184 46
6 Consumer Goods 2499.289 15.900 49
7 Cons., Property & Real Estate 451.558 6.736 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1041.077 9.161 71
9 Finance 1164.990 2.978 91
10 Trade & Service 792.381 1.998 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 298 446 148 49.66
2 SOTS 350 436 86 24.57
3 AKSI 286 344 58 20.28
4 KPAS 600 710 110 18.33
5 ESSA 272 314 42 15.44
6 PNSE 650 750 100 15.38
7 SSTM 450 510 60 13.33
8 TRAM 144 163 19 13.19
9 IBFN 246 278 32 13.01
10 YPAS 570 640 70 12.28
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 740 555 -185 -25.00
2 TFCO 780 610 -170 -21.79
3 OCAP 306 244 -62 -20.26
4 PDES 1,700 1,445 -255 -15.00
5 APEX 1,400 1,210 -190 -13.57
6 RIMO 162 142 -20 -12.35
7 RDTX 6,150 5,550 -600 -9.76
8 HDTX 140 127 -13 -9.29
9 YULE 220 200 -20 -9.09
10 MDKI 298 274 -24 -8.05
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 370 372 2 0.54
2 RIMO 162 142 -20 -12.35
3 KPAS 600 710 110 18.33
4 PTBA 4,280 4,310 30 0.70
5 ADRO 1,285 1,255 -30 -2.33
6 TLKM 3,620 3,650 30 0.83
7 TRAM 144 163 19 13.19
8 PTPP 1,900 2,020 120 6.32
9 WSKT 1,795 1,855 60 3.34
10 PGAS 2,060 2,130 70 3.40