Portal Berita Ekonomi Rabu, 17 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:52 WIB. Core - Kenaikan harga BMM dapat pengaruhi inflasi sebesar 0,05%-0,10% dari sebelumnya deflasi. 
  • 13:16 WIB. IHSG - Perdagangan hari ini, IHSG akan kembali menguat di level support 5.692-5.746 resistance 5.827-5.854.
  • 13:16 WIB. Jokowi - Mestinya ada manajemen sistem yang jelas agar pembayaran rumah sakit juga jelas.
  • 13:15 WIB. Jokowi - Seharusnya masalah BPJS Kesehatan dapat diselesaikan segara.
  • 12:45 WIB. Staf Fraksi PAN - Peluru nyasar yang mengenai dua ruang kerja anggota DPR, berbarengan dengan kejadian sebelumnya.
  • 12:44 WIB. Gedung DPR - Lagi peluru nyasar kembali ditemukan di gedung DPR.
  • 12:42 WIB. Pengamat - Posisi Sandiaga juga mempengaruhi suara HIPMI dan KADIN.
  • 12:42 WIB. Pengamat - Tidak semua suara HIPMI dan KADIN ke Jokowi-Ma'ruf.
  • 12:16 WIB. Ngabalin -  visi misi Prabowo-Sandi bernuansa orde baru.
  • 12:15 WIB. Zulkifli Hasan - Kemenangan PAN di Jabar menentukan kemenangan Prabowo-Sandiaga.
  • 12:13 WIB. Ngabalin - Prabowo tak pantas sebut pengelolaan negara 'ugal-ugalan'.
  • 12:13 WIB. Ngabalin - Prabowo jangan asal bunyi (ngomong).
  • 12:13 WIB. Ngabalin - Prabowo harusnya memberikan pernyataan pakai data dan fakta.
  • 11:18 WIB. BEI - Usai disuspensi, perdagangan saham SURE kembali dibuka pada 17/10/2018. 
  • 11:16 WIB. BTPN - Bunga obligasi keempat BTPN sebesar Rp16,8 miliar dibayarkan hari ini. 

Tembok Baru Israel Membuat Keluarga Palestina di Tepi Barat Terkucil

Foto Berita Tembok Baru Israel Membuat Keluarga Palestina di Tepi Barat Terkucil
Warta Ekonomi.co.id, Ramallah, Tepi Barat -

Warga Palestina Hossam Hamid dan keluarganya merasa terjepit sebab rumah mereka di Kota Al-Beira di dekat Ramallah, Tepi Barat Sungai Jordan, terjepit di antara tembok beton yang dibuat oleh penguasa Yahudi dan satu permukiman Yahudi.

Keluarga Palestina itu tak bisa lagi menikmati minum kopi panas pada pagi hari di kebun rumah, yang dulu digadang-gadang sebagai keindahan alam, gara-gara tembok setinggi enam meter yang dibangun belum lama ini oleh penguasa Yahudi.

Rumah Hamid, yang berada di Kamp Pengungsi Jalazon terletak di antara Permukiman Yahudi Bet El. Tembok baru sepanjang 700 meter mulai dibangun Israel pada November.

Penguasa Yahudi telah mempercepat pembangunan penghalang beton, terutama setelah keputuan AS pada Desember untuk mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel, tindakan yang bukan hanya telah mengakibatkan lonjakan bentrokan antara pemrotes Palestina dan tentara Israel, tapi juga membuat marah jutaan orang Muslim di seluruh dunia.

Israel menyatakan tembok itu bertujuan "melindungi permukim Bet El dari kemungkinan serangan oleh orang Palestina".

"Itu adalah pelanggaran baru yang tidak adil dan tidak sah terhadap kami," kata Hamid dengan nada suara tinggi kepada Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu siang. "Orang Israel lah yang menyerang kami, bukan sebaliknya." Hamid mengatakan keluarganya telah memiliki rumah tersebut sejak 1978, bertahun-tahun sebelum berdirinya pemukiman Israel.

"Hidup mulai memburuk setelah permukiman itu didirikan," ia mencela.

Sejak Israel membangun permukiman, keluarga tersebut tak bisa lagi melakukan pekerjaan pembangunan di kebun mereka atau memperluas rumah mereka, yang menampung 22 orang.

"Kami sekarang terperangkap antara tembok dan permukiman," kata Hamid.

Selama pembangunan tembok tersebut, pasukan Israel menghalangi keluarga Hamid pindah atau keluar rumah mereka, dan membuat lubang di tembok rumahnya sebagai satu-satunya pintu masuk buat mereka.

Mahmoud Mubarak, Ketua Komite Rakyat bagi Layanan Kamp Pengungsi Jalazon, mengatakan kepada Xinhua bahwa kondisi keluarga Hamid telah sangat sulit akibat pembangunan tembok Israel itu.

Mubarak menjelaskan semua rumah di dekat atau menghadap ke Permukiman Bet El secara berkala diserang oleh pemukim Yahudi di bawah perlindungan militer Israel.

"Bahaya dari dilanjutkannya pembangunan tembok berada pada kemungkinan perampasan lebih banyak tanah milik orang Palestina," kata Ketua Komite Rakyat tersebut.

Tepi Barat, yang diduduki Israel pada 1967, adalah tempat tinggal bagi sebanyak setengah juta pemukim Yahudi dan 2,7 juta orang Palestina. Namun, ketegangan antara orang Palestina dan pemukim Yahudi seringkali berubah jadi kerusuhan.

Orang Palestina menuduh pemukim Yahudi membakar banyak masjid dan rumah di berbagai kota di Tepi Barat, menulis slogan rasis di tembok bangunan itu dan menyerang warga Palestina hampir setiap hari.

Israel kini bertindak seakan-akan memiliki lampu hijau untuk merampas tanah orang Palestina untuk membuat permukiman Yahudi, tindakan yang bertentangan dengan semua kesepakatan dan konvensi internasional, kata Wasil Abou Youssif --anggota Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina.

Tag: Palestina, Israel, Donald Trump

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Reuters/Mohamad Torokman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,066.22 4,025.16
British Pound GBP 1.00 20,110.87 19,901.42
China Yuan CNY 1.00 2,207.43 2,185.43
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,254.00 15,102.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,883.73 10,773.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,946.31 1,926.89
Dolar Singapura SGD 1.00 11,097.05 10,982.47
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,644.30 17,466.97
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.78 3,634.66
Yen Jepang JPY 100.00 13,573.59 13,434.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5800.817 73.561 610
2 Agriculture 1499.514 -10.316 20
3 Mining 1908.385 14.778 47
4 Basic Industry and Chemicals 734.213 11.492 70
5 Miscellanous Industry 1207.433 19.109 45
6 Consumer Goods 2472.151 56.797 49
7 Cons., Property & Real Estate 404.376 3.894 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.496 21.972 70
9 Finance 1055.585 7.521 91
10 Trade & Service 790.225 1.656 147
No Code Prev Close Change %
1 CITY 436 545 109 25.00
2 DIGI 805 1,005 200 24.84
3 AKPI 825 970 145 17.58
4 RMBA 330 376 46 13.94
5 BACA 268 304 36 13.43
6 LMAS 69 78 9 13.04
7 POLL 1,500 1,695 195 13.00
8 LAND 1,050 1,185 135 12.86
9 PJAA 1,120 1,260 140 12.50
10 GHON 1,150 1,275 125 10.87
No Code Prev Close Change %
1 IBST 7,200 5,775 -1,425 -19.79
2 VRNA 127 110 -17 -13.39
3 LPCK 1,385 1,200 -185 -13.36
4 GOOD 2,510 2,210 -300 -11.95
5 MYTX 140 124 -16 -11.43
6 KARW 92 82 -10 -10.87
7 VINS 98 88 -10 -10.20
8 TELE 730 660 -70 -9.59
9 TRAM 220 199 -21 -9.55
10 APEX 1,760 1,600 -160 -9.09
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 220 199 -21 -9.55
2 PNLF 280 288 8 2.86
3 CPRO 50 50 0 0.00
4 INKP 11,700 12,250 550 4.70
5 TKIM 10,050 10,300 250 2.49
6 PGAS 2,040 2,200 160 7.84
7 SKRN 1,185 1,170 -15 -1.27
8 TLKM 3,660 3,780 120 3.28
9 ERAA 1,960 2,040 80 4.08
10 PTBA 4,440 4,390 -50 -1.13