Portal Berita Ekonomi Kamis, 20 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:53 WIB. Malaysia - 21 orang tewas karena miras oplosan di Malaysia.
  • 17:52 WIB. Kolera - Zimbabwe butuh Rp525 miliar untuk basmi wabah kolera.
  • 17:51 WIB. Suriah - Hizbullah akan kurangi pasukan di Suriah.
  • 17:50 WIB. World Bank - Bank Dunia: angka kemiskinan global terendah tahun ini.
  • 17:48 WIB. Myanmar - Inggris umumkan dukungan untuk Muslim Rohingya.
  • 17:47 WIB. United States - Satu dari tiga rumah di AS kesulitan bayar listrik.
  • 17:13 WIB. Rohingya - Muhammadiyah minta Presiden Jokowi suarakan Rohingya di PBB.
  • 17:12 WIB. Kemiskinan - Bank Dunia: angka kemiskinan global terendah tahun ini.

Februari 2018, Inflasi Maluku Tetap Terkendali

Foto Berita Februari 2018, Inflasi Maluku Tetap Terkendali
Warta Ekonomi.co.id, Ambon -

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku mencatat inflasi Maluku pada Februari 2018 tetap terkendali dalam kisaran sasaran.

"Pada Februari 2018, inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Maluku tercatat sebesar 0,64 persen (mtm), sedikit lebih tinggi dibanding inflasi pada bulan sebelumnya yang mencapai 0,58 persen (mtm)," kata Andy Setyo Biwado kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan BI Maluku, Minggu (4/3/2018).

Secara tahunan, lanjutnya, inflasi IHK Maluku tercatat 2,35 persen (yoy) atau berada dalam kisaran sasaran inflasi 2018 sebesar 4 persen tambah kurang 1 persen (yoy).

Angka inflasi Februari 2018 dipengaruhi oleh meningkatnya tekanan pada semua komponen inflasi terutama komponen Volatile Food (VF) sejalan dengan meningkatnya harga kelompok bahan makanan yaitu subkelompok padi-padian dan ikan segar.

Dia mengatakan, inflasi komoditas beras dipicu oleh kelangkaan beras kualitas medium. Sementara inflasi ketela merupakan efek domino dari peralihan konsumsi masyarakat akibat mahalnya harga beras.

"Gelombang tinggi dan larangan melaut oleh BMKG membatasi ketersediaan ikan segar di pasar. Kondisi ini mendorong pedagang pengumpul menaikan harga jual ikan segar," ujarnya.

Hingga saat ini penjualan ikan segar di pasar tradisional hanya mengacu kepada ukuran, belum menggunakan timbangan. Hal ini menyulitkan dalam mengontrol harga.

Menurutnya, kelompok Administered Prices (AP) mencatatkan inflasi hingga 0,18 persen (mtm), lebih tinggi dibandingkan realisasi inflasi bulan sebelumnya sebesar -1,28 persen (mtm).

Angkatan udara menunjukan adanya peningkatan tekanan inflasi di Kota Ambon sebesar 2,22 persen (mtm), sedangkan di Kota Tual tercatat mengalami deflasi sebesar 6,09 persen (mtm).

Sementara subkelompok biaya tempat tinggal menjadi penahan tekanan inflasi untuk kelompok AP, terutama komoditas besi beton yang mengalami deflasi 7,2 persen (mtm).

Komponen inflasi inti juga mencatatkan inflasi pada Februari 2018, sebesar 0,30 persen (mtm), lebih rendah dibanding capaian inflasi inti pada bulan sebelumnya, yaitu sebesar 0,39 persen (mtm).

Komoditas sandang dan kesehatan menjadi penyumbang utama komponen inflasi inti, masing-masing sebesar 0,86 persen(mtm)dan 0,70 persen (mtm). Sementara kelompok makanan jadi terpantau masih cukup stabil.

"Mencermati perkembangan inflasi Februari 2018, kegiatan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Maluku difokuskan pada pengendalian kenaikan harga beras kualitas medium. TIM TPID Maluku bersama Devisi Regional Bulog Maluku/Maluku Utara sejak Januari 2018 telah melakukan intervensi harga beras kualitas medium dalam bentuk pasar murah dan akan dilanjutkan hingga akhir Maret 2018," ujarnya.

TPID Maluku bersama BI Maluku juga telah menyelenggarakan peningkatan kapasitas (capacity building) tentang inflasi kepada seluruh Wali Kota dan Bupati di Provinsi Maluku dan Maluku Utara. Selanjutnya, capacity building tentang inflasi rencananya juga akan diberikan kepada tim teknis TPID Kota/Kabupaten di wilayah Maluku.

Andy mengatakan, ke depan inflasi diperkirakan akan tetap berada pada sasaran inflasi 2018 yaitu 4 persen tambah kurang 1 persen (yoy).

Koordinasi kebijakan antara Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD), Bulog, Pertamina, dan BI Maluku yang tergabung dalam TPID Maluku akan terus diperkuat, terutama sebagai antisipasi risiko meningkatnya inflasi volatile food serta kemungkinan penyusuaian harga beberapa komoditas di kelompok administered prices. (FNH/Ant)

Tag: Inflasi, Maluku

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Izaac Mulyawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,976.27 3,936.70
British Pound GBP 1.00 19,606.12 19,408.59
China Yuan CNY 1.00 2,176.13 2,154.53
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,913.00 14,765.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,826.84 10,716.44
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,901.17 1,882.26
Dolar Singapura SGD 1.00 10,897.33 10,787.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,422.86 17,245.52
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,606.53 3,566.43
Yen Jepang JPY 100.00 13,299.74 13,164.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5931.266 57.669 602
2 Agriculture 1584.135 11.004 20
3 Mining 1936.077 20.470 46
4 Basic Industry and Chemicals 810.673 14.455 71
5 Miscellanous Industry 1272.514 15.152 45
6 Consumer Goods 2477.630 29.722 47
7 Cons., Property & Real Estate 421.938 0.005 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1029.500 5.998 69
9 Finance 1067.861 11.961 91
10 Trade & Service 821.943 1.167 145
No Code Prev Close Change %
1 BKDP 62 83 21 33.87
2 HDTX 172 218 46 26.74
3 DIGI 424 530 106 25.00
4 PANI 246 306 60 24.39
5 KPAL 442 530 88 19.91
6 TRUS 170 200 30 17.65
7 OKAS 195 222 27 13.85
8 DYAN 88 100 12 13.64
9 MINA 464 525 61 13.15
10 ARTO 137 154 17 12.41
No Code Prev Close Change %
1 CNTX 680 580 -100 -14.71
2 DNAR 310 266 -44 -14.19
3 DSSA 16,300 14,000 -2,300 -14.11
4 GLOB 160 140 -20 -12.50
5 RELI 262 234 -28 -10.69
6 INPP 660 590 -70 -10.61
7 SRAJ 139 125 -14 -10.07
8 BULL 169 153 -16 -9.47
9 YPAS 700 635 -65 -9.29
10 ALMI 350 320 -30 -8.57
No Code Prev Close Change %
1 PNLF 238 232 -6 -2.52
2 BMTR 406 406 0 0.00
3 KPIG 710 690 -20 -2.82
4 BBRI 3,000 3,090 90 3.00
5 DYAN 88 100 12 13.64
6 BHIT 88 90 2 2.27
7 TLKM 3,550 3,600 50 1.41
8 INKP 17,850 18,300 450 2.52
9 ADRO 1,740 1,805 65 3.74
10 PGAS 2,020 2,080 60 2.97