Portal Berita Ekonomi Kamis, 20 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:11 WIB. SMGR - SMGR mencatatkan volume penjualan ekspor sebanyak 1,99 juta ton pada Januari 2018—Agustus 2018.
  • 11:10 WIB. SMGR - Agung Wiharto memperkirakan penjualan ekspor dari dalam negeri telah mencapai 2 juta ton sampai dengan Agustus 2018.
  • 11:10 WIB. SMGR - Semen Indonesia mengincar volume penjualan ekspor 3 juta ton atau senilai Rp4,44 triliun pada 2018.
  • 09:33 WIB. Bekraf - Pelatihan tersebut kali ini diadakan di Raja Ampat dengan 60 pelaku ekonomi kreatif.
  • 09:31 WIB. Bekraf - Seri Kelas Keuangan UKM Kreatif kali ini bertemakan Permodalan dan Pengelolaan Keuangan Syariah UKM Kreatif.
  • 09:28 WIB. Bekraf - Bekraf kembali menyelenggarakan Seri Kelas Keuangan UKM Kreatif. 
  • 09:08 WIB. Honor - Honor 9i berambisi jadi ikon gaya hidup industri ponsel pintar Indonesia.
  • 06:30 WIB. Tri - Hutchison Tri akui sempat ada layanan RBT 'Jokowi Saja'.
  • 06:27 WIB. Telkomsel - Telkomsel klaim tak ada RBT 'Jokowi Saja' di layanannya.
  • 06:26 WIB. Oppo - Oppo bantah pangsa pasar menurun di Indonesia.
  • 06:13 WIB. China - China tambah 11 ruas jalan baru untuk uji coba mobil swakemudi.
  • 06:11 WIB. Jerman - Jerman ingin capai 1 juta mobil listrik pada 2022.
  • 06:10 WIB. Sony - Sony siap jual kembali PlayStation klasik dalam versi mini.
  • 06:09 WIB. Facebook - Facebook terancam didenda Uni Eropa karena lamban taati aturan.
  • 06:07 WIB. Amazon - Amazon bercita-cita dirikan 3.000 toko nirkasir Amazon Go.

HIPMI Rencanakan Bentuk 10.000 Pengusaha Baru

Foto Berita HIPMI Rencanakan Bentuk 10.000 Pengusaha Baru
Warta Ekonomi.co.id, Mataram -

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Nusa Tenggara Barat Syawaludin akan menjalankan program pembentukan sebanyak 10.000 pengusaha baru pada periode pertamanya sebagai pimpinan baru di organisasi.

"Sebanyak 10.000 pengusaha muda baru yang akan kami bentuk berasal dari mahasiswa perguruan tinggi yang ada di NTB," kata Syawaludin, di Mataram, Minggu.

Pria yang menggantikan Sultan Kertapati sebagai Ketua HIPMI NTB ini mengatakan sebagai organisasi tempat berhimpun pengusaha muda, dirinya memastikan akan bersinergi dengan pemerintah daerah.

Hal itu perlu dilakukan untuk terus mendorong dan menumbuhkan semangat berwirausaha di kalangan pemuda dengan memanfaatkan potensi di sekitarnya, terutama sumber daya alam NTB yang begitu melimpah.

"Untuk memotivasi pemuda agar mau terjun ke dunia bisnis, tentu dengan membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah," ujar Ketua DPC Partai Gerinda Kabupaten Lombok Timur ini.

Saat ini, kata dia, semangat kalangan anak muda untuk berwirausaha atau menjadi pengusaha cukup bagus. Hal itu disebabkan karena peluang dan jenis usaha baru yang mulai bermunculan seiring perkembangan teknologi informasi.

Oleh karena itu, sebagai Ketua HIPMI NTB terpilih siap membimbing dan mengarahkan kepada para pengusaha pemula, notabenenya anak-anak muda, untuk terus mengembangkan dam memajukan usaha tersebut.

Menurut pria yang akrab disapa Aweng ini, pekerjaan rumah yang perlu segera dikerjakan adalah bagaimana mengubah pola pikir generasi muda. Dari pemikiran tradisional menjadi pegawai negeri sipil menjadi berpikir bagaimana melirik sektor kewirausahaan yang potensinya tidak kecil di NTB.

"Berwirausaha atau menjadi pengusaha adalah solusi terhadap lapangan pekerjaan ada. Prinsip utama menjadi pengusaha harus ada keberanian dan mampu menangkap potensi peluang usaha yang ada di sekitarnya," ujarnya.

BPD HIPMI NTB telah memilih ketua baru melalui musyawarah daerah ke-13 yang berlangsung pada Kamis (1/3).

Dalam musyawarah daerah tersebut, Syawaluddin terpilih secara aklamasi sebagai Ketua HIPMI NTB periode 2018-2021.

Tag: Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: WE

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,991.68 3,951.90
British Pound GBP 1.00 19,685.55 19,482.04
China Yuan CNY 1.00 2,183.20 2,161.62
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,970.00 14,822.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,820.32 10,705.93
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,908.05 1,889.16
Dolar Singapura SGD 1.00 10,924.62 10,814.24
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,459.51 17,283.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,614.20 3,575.87
Yen Jepang JPY 100.00 13,327.99 13,192.70

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5873.597 61.807 602
2 Agriculture 1573.131 -18.171 20
3 Mining 1915.607 8.625 46
4 Basic Industry and Chemicals 796.218 16.285 71
5 Miscellanous Industry 1257.362 55.238 45
6 Consumer Goods 2447.908 35.684 47
7 Cons., Property & Real Estate 421.933 1.870 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1023.502 -1.264 69
9 Finance 1055.900 6.888 91
10 Trade & Service 820.776 7.323 145
No Code Prev Close Change %
1 PANI 183 246 63 34.43
2 PADI 500 625 125 25.00
3 TFCO 680 850 170 25.00
4 DIGI 340 424 84 24.71
5 JSPT 1,200 1,450 250 20.83
6 BULL 141 169 28 19.86
7 PGLI 210 248 38 18.10
8 TCPI 3,020 3,480 460 15.23
9 ABMM 2,040 2,290 250 12.25
10 KPAL 394 442 48 12.18
No Code Prev Close Change %
1 ARTO 179 137 -42 -23.46
2 PNSE 850 665 -185 -21.76
3 AKPI 970 770 -200 -20.62
4 TAMU 4,290 3,590 -700 -16.32
5 MINA 550 464 -86 -15.64
6 COWL 515 448 -67 -13.01
7 TRUS 195 170 -25 -12.82
8 NICK 146 130 -16 -10.96
9 AGRS 260 232 -28 -10.77
10 MGNA 57 51 -6 -10.53
No Code Prev Close Change %
1 BMTR 384 406 22 5.73
2 SRSN 85 82 -3 -3.53
3 KPIG 715 710 -5 -0.70
4 PNLF 226 238 12 5.31
5 TLKM 3,570 3,550 -20 -0.56
6 BBRI 2,940 3,000 60 2.04
7 ASII 7,025 7,400 375 5.34
8 ERAA 2,470 2,510 40 1.62
9 ENRG 127 136 9 7.09
10 BBCA 24,000 24,000 0 0.00