Portal Berita Ekonomi Senin, 10 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:58 WIB. BUMA - PT Bukit Makmur Mandiri Utama ajukan amanded concent solicitation kepada pemegang surat utang berjumlah US$350 juta.
  • 15:57 WIB. LRT Jabodebek - PT KAI berikan pembayaran progres proyek LRT Jabodebek kepada PT Adhi Karya sebesar Rp2,5 triliun.
  • 15:10 WIB. Dividen - Desember ini, Merck akan bagikan dividen Rp1,46 triliun.
  • 15:10 WIB. Bukaka - 25% saham PT Poso Energy kembali dikuasai oleh PT Bukaka Teknik Utama.
  • 13:42 WIB. Apple - Masuk Indonesia, iPhone X terbaru dijual mulai dari Rp15 juta.
  • 13:41 WIB. Nissan - Nissan jual GT-R spesial, lebih mahal dari Lamborghini Urus.
  • 13:41 WIB. Internet - 3,9 miliar orang di dunia telah terhubung internet.
  • 13:39 WIB. Toyota - Toyota Rush rakita Sunter goda konsumen Nigeria.
  • 13:36 WIB. Huawei - Alasan kesehatan, bos Huawei minta dilepaskan.
  • 13:35 WIB. Apple - Apple patenkan Augmented Reality untuk identifikasi kendaraan.
  • 13:15 WIB. Saham - Harry Zulnardy dapat Rp115,7 juta dari penjualan saham PT Mahaka Media (ABBA).
  • 13:15 WIB. Capex - PT Jasa Marga Properti anggarkan capex Rp1,9 triliun untuk pembebasan lahan proyek.
  • 13:15 WIB. Harbolnas - Harbolnas 2018 diprediksi diikuti oleh lebih dari 300 e- commerce dengan total transaksi mencapai Rp7 triliun.
  • 12:10 WIB. IHSG - Akhiri sesi I, IHSG ditutup melemah 0,48% ke level 6.09,95. 

PJB Gandeng Kejaksaan, Selesaikan Permasalahan Proyek

Foto Berita PJB Gandeng Kejaksaan, Selesaikan Permasalahan Proyek
Warta Ekonomi.co.id, Surabaya -

Untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur kelistrikan Indonesia PT Pembangkitan Jawa-Bali resmi menggendeng Kejaksaan Agung RI. Upaya kerjasama tersebut sebagai mengantisipasi potensi permasalahan hukum khususnya proyek-proyek baru yang dilakukan PT PJB kedepan.

Direktur Utama PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) Iwan Agung Firstantara mengatakan,bisnis di bidang pembangkit listrik makin berkembang di Indonesia seiring dengan bergulirnya program pembangkit 35.000 MW. Dan tentunya, kata Iwan, permasalah pasti datang mengingat program yang dicanangkan oleh pemerintah pimpinan presiden Joko Widodo (Jokowi) ini akan datang nantinya.

“Untuk itu, untuk menyelesaikan permasalahan itu kami menggandeng Kejaksaan untuk mencari solusi terbaik dalam permasalahan hukum,” tegas Iwan di Surabaya usai melakukan MoU dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur E.S. Maruli Hutagalung di Surabaya, Senin (5/3/2018).

Selain itu Iwan menyebutkan pula, kerja sama antar dua institusi ini diwujudkan nyata yakni, dukungan Korps Adhyaksa terhadap upaya pemerintah memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.

Namun ketika melakukan tugas dan fungsinya tambah iwan, tak jarang pihaknya berhadapan dengan masalah hukum. Oleh sebab itu, sinergi dengan Kejaksaan diharapkan mampu mengatasi permasalahan hukum terutama yang menyangkut bidang perdata dan tata usaha negara.

“Kami berharap agar kerja sama ini dapat mendukung PT PJB dalam mewujudkan proyek-proyek pembangkit sebagai bagian dari upaya melistriki Nusantara dari Sabang sampai Merauke,” sambung Iwan.

Sementara itu, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Loeke Larasati A mengatakan, Pendampingan hukum yang diberikan Bidang Datun Kejaksaan sejalan dengan arahan Inpres Nomor 1 Tahun 2016 yang menugaskan kepada Jaksa Agung RI untuk melakukan pendampingan/ pertimbangan hukum.

“Hal ini sesuai dengan prinsip mengedepankan pencegahan, mengurangi penyimpangan dan meningkatkan kepatuhan,” kata Loeke.

 

Menurutnya, PJB memiliki peran penting untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. Anak perusahaan PT PLN (Persero) tersebut mengelola beberapa pembangkitan di seluruh wilayah Indonesia yang berada di wilayah sentral pembangunan.

Tag: PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB), Iwan Agung Firstantara, Kejaksaan Agung

Penulis: Mochamad Ali Topan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Mochamad Ali Topan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6126.356 10.863 618
2 Agriculture 1492.165 2.046 20
3 Mining 1738.408 -7.512 47
4 Basic Industry and Chemicals 842.327 5.814 71
5 Miscellanous Industry 1389.985 18.923 45
6 Consumer Goods 2509.280 14.409 49
7 Cons., Property & Real Estate 449.724 10.201 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1044.777 -3.591 71
9 Finance 1168.029 -6.789 91
10 Trade & Service 791.771 2.091 152
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 630 785 155 24.60
2 TFCO 565 700 135 23.89
3 KONI 344 418 74 21.51
4 ETWA 70 85 15 21.43
5 YPAS 515 625 110 21.36
6 KICI 176 212 36 20.45
7 POLA 1,510 1,790 280 18.54
8 JSPT 1,000 1,145 145 14.50
9 RUIS 252 286 34 13.49
10 MPMX 805 910 105 13.04
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 YULE 216 173 -43 -19.91
3 BUVA 240 212 -28 -11.67
4 UNIT 280 252 -28 -10.00
5 AMRT 935 850 -85 -9.09
6 TNCA 194 180 -14 -7.22
7 PICO 256 240 -16 -6.25
8 AKSI 352 332 -20 -5.68
9 PBSA 715 675 -40 -5.59
10 CSIS 330 314 -16 -4.85
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 WSKT 1,725 1,845 120 6.96
3 TLKM 3,710 3,670 -40 -1.08
4 BBRI 3,650 3,620 -30 -0.82
5 BBCA 26,300 25,950 -350 -1.33
6 ASII 8,100 8,225 125 1.54
7 DOID 560 580 20 3.57
8 PGAS 2,140 2,130 -10 -0.47
9 UNTR 29,000 29,375 375 1.29
10 PTBA 4,080 3,990 -90 -2.21