Portal Berita Ekonomi Sabtu, 23 Juni 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:08 WIB. Korea - Mantan PM Korsel Kim Jong-pil tutup usia.
  • 15:07 WIB. Piala Dunia - Pendukung Brasil bikin lagu untuk Argentina di Piala Dunia 2018.
  • 15:04 WIB. Piala Dunia - Selebrasi berbau politis, Shaqiri dan Xhaka terancam sanksi.
  • 15:04 WIB. Piala Dunia - Shaqiri masuk buku sejarah usai menangkan Swiss atas Serbia.
  • 15:03 WIB. Piala Dunia - Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri membuat selebrasi identik dalam kemenangan Swiss atas Serbia.
  • 15:01 WIB. Korea - Jepang dan Indonesia akan bahas Semenanjung Korea.
  • 15:00 WIB. Piala Dunia - Messi dituding terlalu mengontrol Argentina di Piala Dunia 2018
  • 14:59 WIB. Migran - Ahli PBB minta AS lepaskan anak-anak migran.
  • 14:57 WIB. Gaza - 206 warga Palestina luka ditembak tentara Israel di Jalur Gaza.
  • 14:57 WIB. Eropa - Trump ancam kenakan lebih banyak tarif impor ke Uni Eropa.
  • 11:43 WIB. Inalum - Dua korban tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba merupakan karyawan PT Inalum.
  • 11:39 WIB. ASDP - ASDP perkirakan 37% dari 970.327 pemudik belum kembali dari Sumatera ke Jawa lewat Pelabuhan Bakauheni.
  • 11:36 WIB. BPJS - Tahun ini, Pemkab Bojonegoro targetkan peserta Jamkesda terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.
  • 11:35 WIB. Pertamina - Pertamina ungkap para pemudik dengan kendaraan pribadi lebih pilih BBM jenis Pertamax.
  • 11:33 WIB. Pertamina¬†- Pertamina¬†catat peningkatan 14-20% konsumsi BBM dari H-15 sampai H+15 Lebaran.

Pasien BPJS Lagi-lagi Diusir, Bikin KPAI Berang

Foto Berita Pasien BPJS Lagi-lagi Diusir, Bikin KPAI Berang
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia Sitti Hikmawatty menyesalkan "pengusiran" pasien BPJS Kesehatan Wa Ode Baka dan bayinya yang baru lahir oleh petugas RSUD Raha, Sulawesi Tenggara.

"KPAI mengecam perlakuan RS yang 'mengusir' pasien pascamelahirkan dalam kondisi pasien belum pulih dan belum layak pulang, ini merupakan kejadian yang sangat disesalkan," kata Hikma, komisioner KPAI bidang Kesehatan dan Napza, di Jakarta, Senin.

Dia mengatakan tindakan oleh petugas RS kepada pasien yang merupakan ibu melahirkan dan balitanya itu harus segera diusut karena tindakan itu sangat berisiko terhadap keselamatan ibu dan bayi.

Insiden tersebut, kata dia, terjadi tanpa adanya pemberitahuan dan surat ijin pulang dari dokter ke pasien. Pihak RS dengan sepihak menyuruh pasien pulang adalah sebuah pelanggaran praktik kedokteran.

Hikma mengatakan fenomena kejadian pasien disuruh pulang karena RS sakit membatasi waktu perawatan merupakan hal yang kerap terjadi di era Jaminan Kesehatan Nasional.

RS, kata dia, kerap melakukan hal itu dengan modus mengakali paket biaya INA CBGs sehingga bisa mendapatkan keuntungan walau pasien JKN beresiko besar atas tindakan tersebut.

"Banyak pasien JKN yang pada akhirnya pulang dalam kondisi belum sembuh dan belum layak pulang karena pasien JKN tidak tahu tentang hak-haknyanya di RS. Dan pasien JKN tidak memiliki akses informasi dan bantuan dari BPJS Kesehatan," kata dia.

Padahal Pasal 15 dan 16 UU SJSN, lanjut dia, menyatakan peserta JKN berhak mendapat informasi tentang manfaat layanan JKN dan BPJS Kesehatan wajib menginformasikan dan membantu pasien JKN untuk hal itu.

"Walaupun dalam perjanjian kerja sama antara (PKS) BPJS Kesehatan dan RS tidak menyebut waktu perawatan maksimal 3-4 hari tapi RS kerap kali melanggar hak-hak pasien peserta JKN untuk mendapatkan perawatan yang mumpuni," kata dia.

Dia mengatakan fakta di lapangan banyak peserta JKN yang tidak mengetahui PKS antara BPJS Kesehatan dengan RS.

"Kalau memang PKS itu menjadi dokumen rahasia bagi BPJS Kesehatan dan RS, tidak boleh diketahui peserta JKN, maka sudah menjadi kewajiban bagi BPJS Kesehatan untuk melakukan edukasi tentang PKS tersebut ke pasien JKN dan tentunya BPJS kesehatan juga membantu pasien JKN yang terlanggar hak-haknya karena RS melanggar PKS yang ada," kata dia.

Oleh karena itu, Hikma menilai insiden "pengusiran" RS kepada ibu dan bayinya dalam kondisi belum sembuh dan layak pulang di Sulawesi Tenggara itu merupakan kesalahan RS dan kelalaian riil pihak BPJS Kesehatan sekaligus melanggar hak antidiskriminasi, juga kepentingan terbaik anak.

"Hal-hal seperti inilah yang mendorong KPAI untuk ikut peduli dalam membahas revisi Perpres JKN, karena perlakuan yang kurang baik pada ibu pascapersalinan, akan berdampak erat pada pola pengasuhan anak berikutnya. Yang terjadi saat ini harus jadi cerminan agar kejadian yang sama tidak perlu berulang dan adanya aturan yang tegas terhadap pelanggaran-pelanggaran yang terjadi," kata dia.

Tag: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, jaminan kesehatan nasional-jkn, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Andi Aliev

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5821.812 -0.521 587
2 Agriculture 1482.909 -8.990 19
3 Mining 1961.047 9.274 44
4 Basic Industry and Chemicals 792.719 -10.247 70
5 Miscellanous Industry 1192.511 -9.581 45
6 Consumer Goods 2334.240 -6.620 45
7 Cons., Property & Real Estate 448.980 -1.710 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1024.955 -10.483 65
9 Finance 1028.501 16.045 93
10 Trade & Service 878.674 -10.182 141
No Code Prev Close Change %
1 JKSW 89 120 31 34.83
2 SWAT 424 530 106 25.00
3 KPAL 326 406 80 24.54
4 BTON 254 316 62 24.41
5 SONA 2,710 3,290 580 21.40
6 CSIS 1,150 1,390 240 20.87
7 DSSA 21,000 25,200 4,200 20.00
8 PTIS 316 376 60 18.99
9 CITA 1,150 1,350 200 17.39
10 TGRA 426 498 72 16.90
No Code Prev Close Change %
1 SDMU 167 116 -51 -30.54
2 BBRM 63 52 -11 -17.46
3 MFMI 775 640 -135 -17.42
4 DNAR 310 260 -50 -16.13
5 KPIG 1,405 1,200 -205 -14.59
6 JKON 540 472 -68 -12.59
7 LEAD 107 94 -13 -12.15
8 CMPP 338 300 -38 -11.24
9 NELY 132 118 -14 -10.61
10 GLOB 278 250 -28 -10.07
No Code Prev Close Change %
1 SWAT 424 530 106 25.00
2 ERAA 2,660 2,980 320 12.03
3 BBRI 2,910 2,980 70 2.41
4 KREN 760 750 -10 -1.32
5 BMTR 570 540 -30 -5.26
6 INKP 20,025 19,250 -775 -3.87
7 BBCA 21,150 21,925 775 3.66
8 ADRO 2,010 1,930 -80 -3.98
9 BBTN 2,800 2,690 -110 -3.93
10 TLKM 3,610 3,580 -30 -0.83