Portal Berita Ekonomi Selasa, 18 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:07 WIB. Mandiri - Mandiri mengungkapkan, penggunaan kartu debitnya masih didominasi oleh transaksi melalui mesin ATM.
  • 20:04 WIB. Mandiri - Rata-rata kenaikan transaksi menggunakan kartu debit Bank Mandiri naik 15%-20% yoy.
  • 20:01 WIB. Garuda - Garuda masih enggan menjelaskan ihwal gugatannya yang dilayangkan kepada Rolls Royce.
  • 19:59 WIB. PLN - Stok batubara membaik, PLN kini memiliki cadangan batubara di atas 10 hari.
  • 17:52 WIB. KPU - Mantan kasus bandar narkoba dan penjahat seksual juga boleh nyaleg.
  • 17:48 WIB. Hukum - Setnov tagih piutang demi bayar uang pengganti KPK.
  • 17:48 WIB. Politik - Johan Budi bantah ada hubungan antara Istana-Asia Sentinel.
  • 17:47 WIB. Hukum - Setya Novanto akui terima US$3,8 juta AS.
  • 17:46 WIB. Politik - NasDem coret dua bacaleg mantan napi korupsi.
  • 17:46 WIB. Politik - Hasto: Kwik Kian Gie masih kader PDIP.
  • 17:46 WIB. Politik - Banggar DPR setujui asumsi kurs Rp14.500.
  • 17:45 WIB. Daerah - Polrestabes Bandung "diserbu" pemohon SKCK untuk CPNS.
  • 17:45 WIB. Nasional - Presiden Jokowi mengatakan aset terbesar Indonesia adalah persatuan dan kerukunan.
  • 17:44 WIB. Daerah - Alex Noerdin ucapkan perpisahan dengan meminta maaf kepada masyarakat Sumsel.
  • 17:44 WIB. Politik - Ma'ruf Amin: Saya masih muda dibandingkan Mahathir Mohamad.

Gubernur Syahrul Sambut Kehadiran Perusahaan Sekuritas di Sulsel

Foto Berita Gubernur Syahrul Sambut Kehadiran Perusahaan Sekuritas di Sulsel
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, menerima perwakilan PT MNC Sekuritas di ruang kerja gubernur, Selasa, 6 Maret. Dalam pertemuan tersebut, perusahaan sekuritas tersebut menjelaskan kehadirannya di Kota Makassar secara khusus dan Sulsel secara umum. PT MNC Sekuritas juga memperkenalkan produk investasi perbankan alias investment banking.
 
Ekspansi MNC Sekuritas ke seluruh wilayah Indonesia diketahui semakin gencar dilakukan. Di Sulsel, perusahaan di bawah naungan MNC Group itu telah meresmikan Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Makassar (STIEM) Bongaya.
 
Gubernur Syahrul menyambut antusias kehadiran perusahaan sekuritas ini di Sulsel. Ia berharap bisa bersaing dengan perusahaan sekuritas dunia lainnya yang ada di Indonesia. 
 
"Perusahaan inikan bersaing dengan lembaga sekuritas lainnya yang ada di Indonesia. Perusahaan ini kuat dan terpercaya. Mau masuk di Sulsel saya meresponnya," kata Gubernur Sulsel dua periode tersebut.
 
Presiden Direktur PT MNC Sekuritas, Susi Meilina, menjelaskan Sulsel adalah provinsi yang luar biasa. Utamanya pada sektor keuangan dan investasi. "Sulsel provinsi yang luar biasa, tetapi belum maksimal. Kami hadir, tadi mendapat arahan dari gubernur ke arah mana lebih berkonsentrasi di Sulsel," tutur dia.
 
Susi juga berterima kasih atas sambutan hangat Pemprov Sulsel. Ia menambahkan PT MNC Sekuritas juga menjadi agent untuk penjualan Sukuk Ritel (Sukri). Sukri adalah surat berharga syariah yang diterbitkan dan penjualannya diatur oleh negara yaitu departemen keuangan.
 
"Kami juga menjual Sukri dan menargetkan di Indonesia sebesar Rp250 miliar. Mulai dengan kelipatan Rp5 juta, ini juga akan membantu pemerintah membiaya pembangunan infrastruktur," jelas Susi. 
 
Ia menjelaskan produk ini banyak diminati oleh masyarakat walaupun dengan bunga 5,9 persen. Pemerintah menawaran sukuk ritel mulai 21 Februari hingga 16 Maret 2018.
 
Pemerintah menargetkan pembiayaan infrastruktur Rp30 triliun. Investasi ini dikeluarkan dalam empat instrumen yaitu Obligasi Negara Ritel (ORI), SBR, Sukuk Negara Ritel, dan Sukuk Negara Tabungan.

Tag: PT MNC Sekuritas, Syahrul Yasin Limpo

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,995.15 3,954.83
British Pound GBP 1.00 19,701.15 19,499.46
China Yuan CNY 1.00 2,185.58 2,163.70
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,983.00 14,833.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,745.81 10,632.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.90 1,890.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,914.99 10,799.42
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,497.15 17,319.01
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,614.72 3,575.94
Yen Jepang JPY 100.00 13,387.24 13,250.85

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5811.790 -12.467 602
2 Agriculture 1591.302 -14.202 20
3 Mining 1906.982 13.144 46
4 Basic Industry and Chemicals 779.933 -0.140 71
5 Miscellanous Industry 1202.124 8.921 45
6 Consumer Goods 2412.224 -29.669 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.063 -6.294 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1024.766 15.682 69
9 Finance 1049.012 -2.325 91
10 Trade & Service 813.453 -3.458 145
No Code Prev Close Change %
1 DIGI 200 340 140 70.00
2 PANI 108 183 75 69.44
3 SRSN 63 85 22 34.92
4 ABBA 145 195 50 34.48
5 TRIL 57 70 13 22.81
6 VIVA 139 163 24 17.27
7 MGNA 50 57 7 14.00
8 PNSE 765 850 85 11.11
9 MAMI 65 72 7 10.77
10 ALMI 320 350 30 9.38
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 252 189 -63 -25.00
2 COWL 630 515 -115 -18.25
3 GOLD 570 478 -92 -16.14
4 LCGP 140 119 -21 -15.00
5 PKPK 194 169 -25 -12.89
6 MOLI 1,265 1,105 -160 -12.65
7 CANI 204 180 -24 -11.76
8 KIOS 3,170 2,800 -370 -11.67
9 ERTX 140 124 -16 -11.43
10 FAST 1,745 1,555 -190 -10.89
No Code Prev Close Change %
1 PNLF 216 226 10 4.63
2 ABBA 145 195 50 34.48
3 BBRI 2,970 2,940 -30 -1.01
4 TLKM 3,470 3,570 100 2.88
5 KPIG 740 715 -25 -3.38
6 PTBA 3,930 4,130 200 5.09
7 BBCA 23,925 24,000 75 0.31
8 NUSA 252 189 -63 -25.00
9 PGAS 1,995 2,060 65 3.26
10 BMRI 6,450 6,375 -75 -1.16