Portal Berita Ekonomi Minggu, 23 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:47 WIB. PP Urban - PP Urban saat ini sedang menyiapkan satu proyek baru di Sudimara, Tangerang Selatan.
  • 20:44 WIB. PP Urban - PP Urban hanya akan fokus properti di segmen menengah bawah.
  • 20:42 WIB. PP Urban - PP Urban mengharapkan penjualan properti akan menyumbang 15% dari target.
  • 20:41 WIB. PP Urban - Target penjualan PP Urban sebesar Rp1,5 triliun akan didominasi oleh jasa konstruksi dan precast masing-masing 60% dan 25%.
  • 20:40 WIB. PP Urban - PP Urban akan genjot kontribusi pendapatan bisnis propertinya.
  • 17:05 WIB. SMGR -SMGR kembali gelar acara bertajuk Road to Semen Indonesia Trail Run di Hyatt Hotel Yogyakarta.
  • 13:19 WIB. Politik - KPU RI tunggu laporan awal dana kampanye peserta pemilu.

LPDB KUMKM Akan Batasi Bunga Koperasi kepada Anggota

Foto Berita LPDB KUMKM Akan Batasi Bunga Koperasi kepada Anggota
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Meski memberikan bunga murah kepada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) sebesar 7% per tahun sliding, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB KUMKM) kerap kali dari KSP menyalurkan kepada anggota tetap dengan bunga yang tinggi. Direktur Utama LPDB KUMKM Braman Setyo menegaskan bahwa ke depannya LPDB KUMKM akan menentukan batas maksimal pemberian bunga dalam penyaluran dana bergulir kepada anggota.

"Jika Koperasi Simpan Pinjam yang mendapat dana bergulir, akan kami batasi bunga maksimal yang akan disalurkan ke anggota meskipun bunga sudah ditentukan oleh RAT, tujuannya agar anggota tidak tercekik," kata Dirut LPDB-KUMKM dalam acara Forum Komunikasi Koperasi dan UMKM Pelaksanaan Forum SKPD Tahun 2018 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (6/3/2018).

Meski penentuan suku bunga kepada anggota ditetapkan melalui RAT, Braman menginginkan dengan dibatasinya bunga maksimal tidak akan mencekik anggotanya. Karena menurutnya, dari LPDB-KUMKM sudah diberikan bunga yang murah dan jangan malah sampai di anggota menjadi mahal dan mempersulit anggota itu sendiri.

"Dari LPDB sudah murah, sampai ke anggota juga harus murah supaya dapat membantu anggotanya tanpa harus memberatkan dengan bunga," lanjut Bram.

Dalam acara tersebut juga disampaikan ke depannya LPDB akan menurunkan batas minimal plafon pengajuan kepada UKM. Sebelumnya, LPDB menetapkan minimal plafon pengajuan sebesar Rp250 juta dan rencananya akan diturunkan sehingga dapat diakses oleh lebih banyak UMKM.

Braman juga berkomitmen akan memproses proposal pinjaman/pembiayaan yang masuk ke LPDB-KUMKM maksimal 21 hari kerja dengan syarat dokumen yang diterima LPDB-KUMKM sudah lengkap dan benar. Namun sebelum masuk ke LPDB, proposal akan dilakukan analisis oleh lembaga penjamin yang akan memakan waktu 10 hari kerja. 

"Kita menyalurkan 21 hari kerja dengan syarat dokumennya lengkap dan benar yang sebelumnya telah diproses oleh lembaga penjamin maksimal 10 hari kerja," jelas Braman.

Dana bergulir ke depannya telah bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi, Kabupaten, dan Kota serta Lembaga Penjamin Jamkrindo dan Jamkrida sehingga ke depannya diharapkan pemanfaatan dana bergulir lebih sesuai dengan peruntukannya.

"Inilah yang menjadi konsentrasi kami bahwa dana LPDB ini adalah dana APBN. Otomatis dengan menggunakan dana APBN tidak ada satu rupiah pun yang meleset, artinya tepat sasaran," ujar dia.

LPDB KUMKM selama periode tahun 2006 s/d 2018 telah menyalurkan Rp8,49 triliun yang telah membiayai 4.300 mitra dengan 1 juta lebih UKM dan telah menyerap 1,8 juta orang tenaga kerja. Sementara tahun ini LPDB KUMKM menargetkan penyaluran sebesar Rp1,2 triliun melalui skim konvensional sebesar Rp750 miliar dan skim syariah sebesar Rp450 miliar.

Tag: Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM), Braman Setyo, Koperasi

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Kemenkop UKM

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,972.48 3,932.70
British Pound GBP 1.00 19,766.67 19,568.83
China Yuan CNY 1.00 2,179.44 2,157.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,898.00 14,750.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,860.64 10,751.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.46 1,885.47
Dolar Singapura SGD 1.00 10,919.89 10,810.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,552.82 17,372.55
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,609.89 3,570.56
Yen Jepang JPY 100.00 13,234.43 13,099.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5957.744 26.478 602
2 Agriculture 1585.807 1.672 20
3 Mining 1954.048 17.971 46
4 Basic Industry and Chemicals 821.966 11.293 71
5 Miscellanous Industry 1239.096 -33.418 45
6 Consumer Goods 2491.409 13.779 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.972 -0.966 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1027.263 -2.237 69
9 Finance 1075.740 7.879 91
10 Trade & Service 829.850 7.907 145
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 900 1,125 225 25.00
2 PANI 306 382 76 24.84
3 LAND 1,155 1,440 285 24.68
4 DIGI 530 660 130 24.53
5 IIKP 236 280 44 18.64
6 FILM 1,135 1,285 150 13.22
7 RELI 234 260 26 11.11
8 PBSA 660 730 70 10.61
9 NIKL 2,060 2,270 210 10.19
10 ACES 1,420 1,560 140 9.86
No Code Prev Close Change %
1 AIMS 230 200 -30 -13.04
2 BIKA 200 175 -25 -12.50
3 TOPS 825 730 -95 -11.52
4 SIPD 1,065 955 -110 -10.33
5 MAPA 4,180 3,800 -380 -9.09
6 INTD 308 282 -26 -8.44
7 MMLP 575 530 -45 -7.83
8 WICO 645 595 -50 -7.75
9 LMSH 695 645 -50 -7.19
10 UNIT 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 690 680 -10 -1.45
2 BBRI 3,090 3,120 30 0.97
3 TRAM 260 254 -6 -2.31
4 ADRO 1,805 1,880 75 4.16
5 CPRO 50 50 0 0.00
6 BBCA 23,950 23,700 -250 -1.04
7 PNLF 232 238 6 2.59
8 LAND 1,155 1,440 285 24.68
9 TLKM 3,600 3,600 0 0.00
10 FILM 1,135 1,285 150 13.22