Portal Berita Ekonomi Kamis, 21 Juni 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:16 WIB. Jurnalis - Pasukan pro-UEA tahan seorang jurnalis d Yaman.
  • 18:13 WIB. FIFA - Piala Dunia: FIFA menghadapi kritik soal isu hak asasi manusia.
  • 18:11 WIB. Pengungsi - Irak tolak ide pemulangan pengungsi secara paksa.
  • 18:11 WIB. Pengungsi - Irak tolak ide pemulangan pengungsi secara paksa.
  • 17:56 WIB. Jepang - Indonesia siap sambut kapal Jepang untuk latihan bersama.
  • 17:55 WIB. Piala Dunia - Ronaldo pimpin top skor Piala Dunia 2018.
  • 17:53 WIB. Piala Dunia - Supporter Jepang lakukan 'sweeping' sampah di stadion.
  • 17:51 WIB. BBM - Mesir kembali naikkan harga bahan bakar.
  • 17:50 WIB. Migran - Trump tanda tangani perintah penghentian pemisahan keluarga migran.
  • 17:49 WIB. PBB - Inggris dan Jerman kecewa AS keluar dari Dewan HAM PBB.
  • 17:49 WIB. Bom - Nigeria: Bom bunuh diri di pangkalan militer melukai 15 orang.
  • 17:25 WIB. Siber -┬áKedekatan Google dan Huawei cemaskan pemerintah Amerika Serikat.

Empat Provinsi Sudah Terdaftar JKN

Foto Berita Empat Provinsi Sudah Terdaftar JKN
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sebanyak empat provinsi di Indonesia saat ini sudah tercakupi oleh program Jaminan Kesehatan Nasional dengan minimal 95 persen penduduknya sudah terdaftar sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Berdasarkan siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu, Provinsi Papua Barat menjadi wilayah yang sudah mencapai cakupan kesehatan semesta (UHC) setelah Aceh, Jakarta, dan Gorontalo.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Manokwari Florinsye Tamonob mengatakan bahwa saat ini sudah 97,07 persen dari jumlah penduduk Papua Barat yaitu 1.180.658 jiwa telah mengikuti program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

"Saat ini tercatat empat provinsi di Indonesia yaitu Aceh, Jakarta, Gorontalo dan Papua Barat yang telah memenuhi UHC pada 2018. Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu telah mengeluarkan intruksi khusus melalui Instruksi Presiden Nomor 8 tahun 2017 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program JKN kepada 11 pimpinan lembaga negara untuk mengambil tindakan sesuai dengan kewenangannya guna meberikan jaminan terhadap keberlangsungan dan peningkatan kualitas program JKN-KIS," kata Florinsye.

Dalam inpres tersebut Presiden menekankan agar gubernur di daerah meningkatkan pembinaan dan pengawasan kepada bupati dan wali kota mulai dari alokasi dana, pelaksanaan, pendaftaran, sarana dan prasarana.

Regulasi tentang optimalisasi pelaksanaan program JKN juga mengatur tentang pemberian sanksi administrasi berupa tidak mendapatkan pelayanan apabila peserta itu tidak patuh dalam pendaftaran keanggotaan hingga pembayaran iuran.

Pemerintah menargetkan minimal 95 persen penduduk Indonesia terdaftar sebagai peserta JKN yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan pada 1 Januari 2019.

Hingga saat ini kepesertaan BPJS Kesehatan sudah mencapai 190 juta lebih. BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri untuk memanfaatkan data penduduk dalam mengejar kekurangan peserta.

Tag: Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes)

Penulis: Redaksi

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Istimewa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10