Portal Berita Ekonomi Sabtu, 15 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

BSM Tekan Cost of Fund Lewat Peningkatan Dana Murah

Foto Berita BSM Tekan Cost of Fund Lewat Peningkatan Dana Murah
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Bank Syariah Mandiri (BSM) bakal terus menekan biaya dana atau cost of fund untuk meningkatkan profitabilitas kinerja keuangannya. Sebagai salah satu strateginya perseroan bakal menggenjot perolehan dana murah di tahun-tahun mendatang.

Sepanjang tahun lalu saja, perseroan berhasil menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) senilai Rp77,90 triliun. Capaian itu meningkat Rp7,95 triliun atau 11,37% dari posisi 2016 yang hanya sebesar Rp69,95 triliun.

Direktur Utama BSM Toni EB Subari mengatakan dari total dana tersebut sebesar 51,80% atau Rp40,36 triliun merupakan dana murah (low cost fund) yang tumbuh 16,36% dibandingkan periode yang sama pada Desember 2016 yang sebesar Rp34,68 triliun. Komposisi low cost fund meningkat dari 49,58% di Desember 2016 menjadi 51,80% di Desember 2017.

"Alhamdullilah, kami bersyukur atas pencapaian tersebut dan berterimakasih kepada stakeholders atas kepercayaannya kepada Mandiri Syariah," katanya di Jakarta, Kamis (8/3/2018).

Lebih lanjut dirinya mengatakan pertumbuhan dana murah ditopang oleh tabungan yang naik 13,13% menjadi Rp31,39 triliun dari sebelumnya Rp27,75 triliun. Giro juga ikut naik sebesar 29,31% (year on year) menjadi Rp8,96 triliun dari posisi 2016 Rp6,93 triliun.  

Posisi tabungan Mandiri Syariah berada di peringkat sembilan perbankan nasional yang menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap Mandiri Syariah. Hal itu berlangsung di tengah ketatnya kondisi ekonomi 2017 yang turut meningkatkan persaingan dalam penghimpunan dan penyaluran dana. 

Toni menjelaskan strategi penghimpunan dana ke depan adalah dengan terus meningkatkan komposisi dana murah yaitu tabungan dan giro untuk menekan cost of fund. Dengan peningkatan DPK tersebut berhasil mendorong posisi aset ke angka Rp87,94 triliun atau naik 11,55% dari posisi 2016 Rp78,83 triliun.

Tag: Toni Eko Boy Subari, PT Bank Syariah Mandiri (BSM)

Penulis: Gito Adiputro Wiratno

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00