Portal Berita Ekonomi Sabtu, 22 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:22 WIB. Ketum PBNU - Jabatan baru Ma'ruf Amin di PBNU ialah Mustasyar (Dewan Penasihat).
  • 20:31 WIB. Sandiaga - Semua partai pengusung harus menerapkan teletubbies effect di Pilpres 2019.
  • 20:07 WIB. Khofifah - Menangkan Jokowi-Ma'ruf, semua jaringan dimaksimalkan.
  • 20:06 WIB. Khofifah - Sejauh ini NU terus berkoordinasi dengan Jokowi-Ma'ruf.
  • 20:06 WIB. Khofifah - Kita tidak bisa pastikan 100% masyarakat NU mendukung Jokowi-Ma'ruf.
  • 19:58 WIB. Iran - 11 tentara Iran tewas dalam serangan terhadap parade militer.
  • 19:57 WIB. Republik Dominika - China membuka kedutaan di Republik Dominika.
  • 19:56 WIB. Al Jazeera - Festival Film Dokumenter Al Jazeera Balkan dimulai.
  • 19:56 WIB. Palestina - Mahmoud Abbas: Palestina siap memasuki pembicaraan damai dengan Israel.
  • 19:55 WIB. Nigeria - PBB: Wabah kolera di Nigeria tewaskan 97 orang.
  • 19:54 WIB. KIK - Akan lebih mengandalkan cara kampanye dengan gotong royong dan bukan sekadar modal finansial.
  • 19:54 WIB. KIK - Sumber dana kampanye Jokowi-Ma'ruf yakni perusahaan dan partai politik.
  • 19:54 WIB. NAFTA - Meksiko akan mencari kesepakatan dengan Kanada jika perundingan NAFTA gagal.
  • 19:53 WIB. Australia - Kamboja berikan pengampunan kepada sutradara asal Australia.
  • 19:53 WIB. KIK - Dana¬† kampanye Jokowi-Ma'ruf sebanyak Rp11,9 miliar.

BNI Bidik Perolehan DPK Remitansi di Singapura Rp1 Triliun

Foto Berita BNI Bidik Perolehan DPK Remitansi di Singapura Rp1 Triliun
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk atau BNI membidik perolehan dana pihak ketiga remitansi di Singapura sebesar Rp1 triliun di tahun 2018. Angka ini melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan perolehan DPK remitansi tahun lalu yang sebesar Rp400 miliar.

Untuk diketahui, saat ini jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Singapura sebanyak 150.789 PMI dimana 62 persennya bekerja sebagai asisten rumah tangga. Sementara jumlah nasabah BNI di Singapura sebesar 12 ribu nasabah.

General Manager Divisi Internasional BNI Henry Panjaitan mengatakan, untuk mencapai target tersebut BNI menargetkan dapat menambah jumlah nasabah sebanyak 15 ribu sehingga bila ditotal menjadi 27 ribu nasabah.

"Kita harapkan dapat mencapai Rp1 triliun dari sebelumnya Rp400 miliar," ujar Henry saat diskusi media di kantor pusat BNI, Jakarta, Kamis (8/3/2018).

Dikatakannya, pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mencapai target DPK dan jumlah nasabah. Pertama, BNI bersama perusahaan fintech lokal di sana akan meluncurkan aplikasi mobile remittance guna meningkatkan dan mempermudah nasabah maupun masyarakat dalam melakukan transaksi remitansi. Adapun peluncuran ini rencananya akan dilakukan pada 11 Maret mendatang di KBRI Singapura.

"Aplikasi mobile remittance ini berbasis e-wallet yang bekerja sama dengan fintech lokal yang punya bank lokal. Ini adalah inovasi digital BNI untuk melayani PMI di Singapura," ucapnya.

Lebih jauh dijelaskan, melalui aplikasi ini maka tarif transaksi remittance BNI dapat diturunkan menjadi SGD5 dari tarif sebelumnya yang sebesar SGD7,5-8.

"Kenapa bisa murah? Karena kita kerja sama dengan fintech tidak perlu lagi sewa gedung. Pengiriman juga cepat di bawah 5 menit sampai ke rekening penerima. Pengiriman bisa melalui Singapore Post, ATM lokal, dan Bank BNI. Maksimal pengiriman SGD5000 per bulan," ungkapnya.

Strategi selanjutnya, BNI bekerja sama dengan BNP2TKI akan masuk di kantong-kantong Tenaga Kerja Indonesia yang akan diberangkatkan ke luar negeri. Saat ini BNI memiliki 150 rumah edukasi di cabang-cabang yang menjadi kantong TKI.

"Di situ kita capture temen-temen TKI yang berangkat. Ada 200 ribu pemberangkatan setahun berarti logikanya gini kalau bisa capture setengah bisa 100 ribu new client. Memang tantangan teman PMI yang belum jalan belum punya uang. Jadi, kita bikin program pembukaan buku tabungan tanpa saldo," tandasnya.

Tag: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), Henry Panjaitan

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,972.48 3,932.70
British Pound GBP 1.00 19,766.67 19,568.83
China Yuan CNY 1.00 2,179.44 2,157.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,898.00 14,750.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,860.64 10,751.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.46 1,885.47
Dolar Singapura SGD 1.00 10,919.89 10,810.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,552.82 17,372.55
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,609.89 3,570.56
Yen Jepang JPY 100.00 13,234.43 13,099.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5957.744 26.478 602
2 Agriculture 1585.807 1.672 20
3 Mining 1954.048 17.971 46
4 Basic Industry and Chemicals 821.966 11.293 71
5 Miscellanous Industry 1239.096 -33.418 45
6 Consumer Goods 2491.409 13.779 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.972 -0.966 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1027.263 -2.237 69
9 Finance 1075.740 7.879 91
10 Trade & Service 829.850 7.907 145
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 900 1,125 225 25.00
2 PANI 306 382 76 24.84
3 LAND 1,155 1,440 285 24.68
4 DIGI 530 660 130 24.53
5 IIKP 236 280 44 18.64
6 FILM 1,135 1,285 150 13.22
7 RELI 234 260 26 11.11
8 PBSA 660 730 70 10.61
9 NIKL 2,060 2,270 210 10.19
10 ACES 1,420 1,560 140 9.86
No Code Prev Close Change %
1 AIMS 230 200 -30 -13.04
2 BIKA 200 175 -25 -12.50
3 TOPS 825 730 -95 -11.52
4 SIPD 1,065 955 -110 -10.33
5 MAPA 4,180 3,800 -380 -9.09
6 INTD 308 282 -26 -8.44
7 MMLP 575 530 -45 -7.83
8 WICO 645 595 -50 -7.75
9 LMSH 695 645 -50 -7.19
10 UNIT 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 690 680 -10 -1.45
2 BBRI 3,090 3,120 30 0.97
3 TRAM 260 254 -6 -2.31
4 ADRO 1,805 1,880 75 4.16
5 CPRO 50 50 0 0.00
6 BBCA 23,950 23,700 -250 -1.04
7 PNLF 232 238 6 2.59
8 LAND 1,155 1,440 285 24.68
9 TLKM 3,600 3,600 0 0.00
10 FILM 1,135 1,285 150 13.22