Portal Berita Ekonomi Rabu, 20 Juni 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:23 WIB. DanaBijak - DanaBijak membidik pendanaan sebesar US$1,5 juta pada tahun ini.
  • 19:22 WIB. UKM - Presiden Jokowi akan meluncurkan kebijakan baru tarif PPh final untuk UKM jadi 0,5% di Surabaya, Jumat (22/6).
  • 19:21 WIB. AP I - Angkasa Pura I menganggarkan Rp2,2 triliun untuk pengembangan Bandara Ngurah Rai.
  • 19:20 WIB. NISP - OCBC NISP menyalurkan pinjaman kepada Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara senilai Rp100 miliar.
  • 19:18 WIB. Sea Limited - Sea Limited mengumumkan penambahan modal agregat senilai US$575 juta.
  • 19:17 WIB. DuitHape - DuitHape mengincar pendanaan sebesar US$500.000 hingga akhir Juni 2018.
  • 19:14 WIB. Bitcoin - Bursa kripto asal Korea Selatan, Bithumb, kebobolan lebih dari US$30 juta akibat serangan cyber
  • 19:12 WIB. SIS - Suzuki Indomobil Sales menargetkan penjualan NEX II sebanyak 1.500 unit di Pekanbaru dan Riau pada 2018.
  • 19:09 WIB. Grab - Grab berencana mengembangkan layanan mobil terhubung dalam Toyota Mobility Service Platform.
  • 19:11 WIB. SIS - Suzuki Indomobil Sales memperkirakan distribusi NEX II akan mengalami penurunan menjadi 2.000 unit pada Juni.
  • 19:07 WIB. ASDP - Kemenhub akan menata ulang manajemen lima dermaga di wilayah Danau Toba untuk dilimpahkan ke ASDP.
  • 19:03 WIB. IHSG - Investor asing mencatatkan aksi jual bersih sebesar lebih dari Rp2 triliun pada akhir perdagangan hari Rabu (20/6).
  • 17:49 WIB. Cryptocurrency - Dua platform pertukaran cryptocurrency global, Bithumb dan Coinrail, jadi korban dari serangan hacker.
  • 17:48 WIB. Mendekor.com - Mendekor Anugerah Indonesia mencatat peningkatan penjualan 30% selama periode Lebaran 2018.
  • 17:47 WIB. Korea Selatan - LS Cable & System akan membangun pabrik kabel listrik senilai US$50 juta di Karawang Barat.

Tol Cikande Segera Dibuka, ModernCikande Kian Prospektif

Foto Berita Tol Cikande Segera Dibuka, ModernCikande Kian Prospektif
Warta Ekonomi.co.id, Serang -

Kawasan industri menjadi hal penting dalam mendukung investasi,  mampu mendorong terbukanya lapangan pekerjaan yang lebih luas. Seperti halnya dengan  kawasan industri ModernCikande, sebuah kawasan industri terbesar dan terlengkap di Cikande, Serang Banten.

Perkembangan pesat ModernCikande sebagai salah satu kawasan industri terbesar di barat Jakarta tidak lepas dari lokasinya yang strategis. Secara geografis, kawasan industri ini terletak di antara Balaraja dan Serang yang dapat diakses melalui tol Jakarta- Merak dan dilanjutkan melalui pintu tol Ciujung

Presiden Direktur PT Modern Industrial Estat, Pascall Wilson mengatakan kawasan industri ModernCikande didukung dengan akses kemudahan menuju tiga pelabuhan besar, Ciwandan, Cigading dan Merak Mas. Berbagai industri telah hadir di kawasan ini seperti industri baja, kimia dan makanan dan minuman. Setidaknya  ada 250 perusahaan aktif yang membangun usahanya di Kawasan Industri Modern Cikande.

"Kurang lebih 250 perusahaan yang memilih kawasan kami untuk investasi (terutama) di sektor manufaktur," ungkap Presiden Direktur PT Modern Industrial Estate, Pascall Wilson Cikande, Serang, Kamis (8/3).

Menurut Pascal, dari 250 perusahaan yang membangun pabriknya di sana, 61% adalah perusahaan nasional. Sisanya  merupakan perusahaan asing yang datang dari berbagai negara seperti China, Singapura, Taiwan, Malaysia, Eropa dan Amerika.

Dia merinci, terdapat 6 kategori perusahaan manufaktur yang mendirikan pabriknya di Cikande, yaitu industri makanan dan minuman dengan porsi 40%, industri baja dan turunan dengan porsi 15%, industri otomotif dengan porsi 2%, serta industri kimia dan beberapa jenis industri lainnya seperti kertas, bahan pakan ternak, bahan bangunan dengan porsi 43%.

Pascall menambahkan dari 3.175 hektare total luas lahan yang ada di kawasan industri Cikande, baru 1.775 hektare yang sudah dikembangkan. Masih ada 1.400 hektare berupa tanah lowong yang ada di kawasan industri Cikande. "Kawasan Cikande salah satu kawasan paling tua dan paling besar di barat Jakarta," katanya.

Terus Bertumbuh di Tahun Politik

Meskipun tahun ini merupakan periode tahun politik, di mana investor biasanya white and see pihaknya tetap optimis penjualan lahan di Modern Cikande Industrial Estate akan tumbuh signifikan dengan  target marketing sales mencapai Rp 1 triliun, dimana tahun sebelumnya perusahaan hanya mampu menjual sebesar Rp 700 miliar.

Erwin Wijaya, Sales & Marketing General Manager PT Modern Industrial Estate menambahkan,  yang menjadi unggulan perusahaan dalam meningkatkan penjualan lahan di Modern Cikande Industrial Estate ini menurut Erwin adalah hadirnya Pintu tol Cikande yang akan segera diresmikan penggunaannya untuk umum.

"Pintu keluar tol ini jaraknya nanti tidak lebih dari 1km dari pintu masuk kawasan industri Cikande. Kurang dari 3 menit sudah sampai ke kawasan kita. Ini akan menjadi kawasan pilihan utama di barat Jakarta. Karena waktu tempuhnya tidak sampai 1 jam. Dan di barat Jakarta cenderung tol nya lancar dibandingkan kita mau ke Cikarang macetnya minta ampun," tutur dia.

Setelah dibukanya pintu tol Cikande ini, Erwin memprediksi lonjakan demand untuk pembelian lahan di Modern Cikande Industrial Estate ini akan melonjak secara signifikan.

"Produk yang kami tawarkan adalah lahan industri siap bangun. Tidak ada ukuran yang standar tapi disesuaikan dengan kebutuhan investor. Dan di kawasan kami juga ada zoning seperti makanan dan minuman ini akan kita satukan menjadi kategori clean industri, tidak sama dengan peleburan baja karena mereka lebih polutif," tandasnya

 

Tag: PT Modernland Realty Tbk, ModernCikande

Penulis/Editor: Sufri Yuliardi

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5993.627 -113.071 587
2 Agriculture 1535.417 -16.568 19
3 Mining 1950.048 -19.774 44
4 Basic Industry and Chemicals 810.011 -8.507 70
5 Miscellanous Industry 1230.258 -8.573 45
6 Consumer Goods 2439.310 -39.956 45
7 Cons., Property & Real Estate 473.172 -5.498 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1040.501 -26.112 65
9 Finance 1059.149 -33.106 93
10 Trade & Service 902.658 -6.794 141
No Code Prev Close Change %
1 KPAL 195 262 67 34.36
2 GDST 198 266 68 34.34
3 MYTX 160 204 44 27.50
4 SWAT 272 340 68 25.00
5 JPRS 266 332 66 24.81
6 CITA 875 1,090 215 24.57
7 ATIC 735 915 180 24.49
8 CSIS 980 1,180 200 20.41
9 ASJT 290 328 38 13.10
10 DSSA 15,500 17,500 2,000 12.90
No Code Prev Close Change %
1 BNBR 104 70 -34 -32.69
2 DFAM 1,205 905 -300 -24.90
3 SDMU 282 222 -60 -21.28
4 FORU 144 126 -18 -12.50
5 JKSW 74 66 -8 -10.81
6 SAME 560 500 -60 -10.71
7 MNCN 1,180 1,070 -110 -9.32
8 ERTX 132 120 -12 -9.09
9 IIKP 230 212 -18 -7.83
10 SMRA 995 920 -75 -7.54
No Code Prev Close Change %
1 SWAT 272 340 68 25.00
2 BBRI 3,140 2,960 -180 -5.73
3 TLKM 3,610 3,710 100 2.77
4 BBCA 22,250 21,500 -750 -3.37
5 BBNI 8,050 7,525 -525 -6.52
6 BMRI 6,950 6,700 -250 -3.60
7 ADRO 1,935 2,000 65 3.36
8 UNTR 34,800 33,500 -1,300 -3.74
9 ASII 6,900 6,950 50 0.72
10 PGAS 2,080 2,040 -40 -1.92