Portal Berita Ekonomi Jum'at, 22 Juni 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:00 WIB. Google - Messages, aplikasi pesan instan milik Google, bakal bisa diakses pengguna lewat web.
  • 20:59 WIB. Samsung - Samsung kembangkan GPU untuk ponsel murah.
  • 20:59 WIB. Vivo - Usung RAM 6 GB, Vivo V9 terbaru dibanderol Rp 4.299.000.
  • 20:57 WIB. Google - Tingkatkan keamanan data pengguna, Google perbarui privasi.
  • 20:56 WIB. Mark ZuckerbergCEO Facebook, Mark Zuckerberg, diketahui memiliki kekayaan setara Warren Buffet senilai US$81,6 miliar. 
  • 18:29 WIB. Mandiri - Bank Mandiri kian mantap untuk pidanakan SNP Finance karena dugaan penyalahgunaan kredit senilai Rp1,4 triliun.
  • 18:28 WIB. Pertamina - Pertamina sebut ada 4 perusahaan multinasional yang tertarik jadi mitranya di Blok Mahakam.
  • 18:27 WIB. BTN - Ekonom BTN katakan target pertumbuhan kredit perbankan Indonesia 10%-12% tak perlu direvisi.
  • 18:27 WIB. BBCA - BCA menyiapkan dana Rp4,5 triliun untuk mengakuisisi bank kecil pada tahun 2018.
  • 18:27 WIB. BUMN - Hutama Karya kucurkan Rp564,3 miliar untuk proses konstruksi 6 sesi proyek Tol Pekanbaru-Dumai.
  • 18:27 WIB. KAI - PT KAI siagakan KA tambahan dalam rangka arus mudik dan arus balik Lebaran 2018 hingga 26 Juni 2018.
  • 18:26 WIB. IPO - Mahkota Group akan fokus membangun pabrik refinery dan kernel crushing plant usai melakukan IPO.
  • 18:26 WIB. PLN - PLN apresiasi Pemkab Kuansing Riau yang telah terapkan pembayaran tagihan listrik secara nontunai.
  • 18:25 WIB. LPG - Konsumsi LPG nasional tercatat meningkat hingga 11% pada hari-hari terakhir libur Lebaran 2018.
  • 18:25 WIB. Inalum - Dirut Inalum pastikan valuasi saham PTFI akan menguntungkan Tanah Air.

Elsam Sayangkan Hak Perempuan Kurang Terlindungi TIK

Foto Berita Elsam Sayangkan Hak Perempuan Kurang Terlindungi TIK
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Peneliti ELSAM Lintang Setianti menyatakan arsitektur hukum positif teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di Indonesia tidak memberikan jaminan perlindungan hak perempuan.

Meskipun kebijakan pembatasan akses internet seperti pemblokiran dan sensor kerap kali didasari pada moralitas dan melindungi perempuan atas tindakan kekerasan, aturan tersebut justru menjadi sumber kekerasan dan diskriminasi terhadap hak perempuan di ranah online (daring), kata Lintang dalam siaran pers ELSAM, Kamis.

Dia mengungkapkan salah satunya Undang-Undang Pornografi Nomor 44 tahun 2008 yang digadang sebagai salah satu bentuk upaya melindungi hak perempuan dan anak, namun kenyataannya menjadi salah satu regulasi diskriminatif yang dengan terang mengkriminalisasi perempuan.

Lintang menyebut dalam Pasal 34 memuat ancaman pidana bagi pihak yang menjadi objek atau model dengan muatan pornografi, padahal dari sejumlah kasus beredarnya video hubungan seksual, dilakukan tanpa konsen (consent) untuk disebarkan ke publik dan perempuan telah diancam terlebih dahulu.

Menurut dia, pasal ini justru mengakomodasi perubahan status perempuan yang semula menjadi korban, justru dianggap sebagai pelaku pornografi.

Relasi kuasa yang tidak seimbang antara diantara pelaku dan korban tidak diproyeksikan oleh para pembuat kebijakan sehingga pada akhirnya perempuan mengalami diskriminasi.

Selain kriminalisasi korban, kebijakan sensor dan pemblokiran dengan tujuan memberantas pornografi justru menghambat hak atas informasi bagi perempuan.

Dia mengungkapkan bahwa alat organ reproduksi perempuan acapkali digunakan sebagai kata kunci untuk memblokir akses pornografi.sehingga menutup akses atas informasi mengenai kesehatan reproduksi, seperti siklus haid, penanggulangan kanker payudara dan serviks, atau menyusui untuk ibu hamil.

Untuk itu, ELSAM merekomendasikan kepada Pemerintah dan DPR untuk merevisi UU No. 44 tahun 2008 tentang Pornografi, untuk memberikan ruang lingkup terkait definisi pornografi yang tidak diskriminatif dan melindungi hak perempuan sehingga mengurangi kasus kriminalisasi korban yang kebanyakan perempuan.

ELSAM juga meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika memperbaiki tata kelola konten internet, termasuk ketentuan mengenai pemblokiran yang mengedepankan pendekatan gender sehingga dalam kebijakan pembatasan hak tidak mereduksi hak informasi perempuan.

DPR dan Pemerintah juga diminta segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Kekereasan Seksual dengan memasukan ketentuan kekerasan daring (online) menjadi salah satu bentuk kejahatan yang diakui dan ditindaklanjuti kepada penegak hukum.

ELSAM juga mendorong pemerintah dan DPR serta korporasi sebagai multi pengambil kebijakan yang berperan aktif dalam membuat regulasi mengenai aktivitas siber (daring) menjadi ekosistem yang ramah dan melindungi dan memberdayakan perempuan.

 

Tag: Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (Elsam), Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Alex Mulya

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5821.812 -0.521 587
2 Agriculture 1482.909 -8.990 19
3 Mining 1961.047 9.274 44
4 Basic Industry and Chemicals 792.719 -10.247 70
5 Miscellanous Industry 1192.511 -9.581 45
6 Consumer Goods 2334.240 -6.620 45
7 Cons., Property & Real Estate 448.980 -1.710 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1024.955 -10.483 65
9 Finance 1028.501 16.045 93
10 Trade & Service 878.674 -10.182 141
No Code Prev Close Change %
1 JKSW 89 120 31 34.83
2 SWAT 424 530 106 25.00
3 KPAL 326 406 80 24.54
4 BTON 254 316 62 24.41
5 SONA 2,710 3,290 580 21.40
6 CSIS 1,150 1,390 240 20.87
7 DSSA 21,000 25,200 4,200 20.00
8 PTIS 316 376 60 18.99
9 CITA 1,150 1,350 200 17.39
10 TGRA 426 498 72 16.90
No Code Prev Close Change %
1 SDMU 167 116 -51 -30.54
2 BBRM 63 52 -11 -17.46
3 MFMI 775 640 -135 -17.42
4 DNAR 310 260 -50 -16.13
5 KPIG 1,405 1,200 -205 -14.59
6 JKON 540 472 -68 -12.59
7 LEAD 107 94 -13 -12.15
8 CMPP 338 300 -38 -11.24
9 NELY 132 118 -14 -10.61
10 GLOB 278 250 -28 -10.07
No Code Prev Close Change %
1 SWAT 424 530 106 25.00
2 ERAA 2,660 2,980 320 12.03
3 BBRI 2,910 2,980 70 2.41
4 KREN 760 750 -10 -1.32
5 BMTR 570 540 -30 -5.26
6 INKP 20,025 19,250 -775 -3.87
7 BBCA 21,150 21,925 775 3.66
8 ADRO 2,010 1,930 -80 -3.98
9 BBTN 2,800 2,690 -110 -3.93
10 TLKM 3,610 3,580 -30 -0.83

Recommended Reading