Portal Berita Ekonomi Rabu, 19 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:49 WIB. NASA - NASA: Cincin Saturnus akan hilang.
  • 19:46 WIB. Facebook - Facebook Messenger tambah fitur Boomerang di kamera.
  • 19:45 WIB. Qualcomm - Qualcomm tuding Apple langgar larangan jual iPhone di China.
  • 19:44 WIB. Mobil - Penjualan mobil 2018 diprediksi tembus 1,1 juta unit.
  • 19:42 WIB. Facebook - Facebook ketahuan masih kuntit pengguna.
  • 16:21 WIB. AP I  - AP I menargetkan kapasitas bandara hingga 2023 akan naik dua kali lipat.
  • 16:18 WIB. AP II - AP II resmi mengelola bandara Tjilik Riwut Palangkaraya.
  • 16:16 WIB. KAI - Tiket KA Daop V untuk momen Nataru tersisa 20%.
  • 16:15 WIB. KAI - PT KAI Daop IV Semarang memprediksi kenaikan penumpang pada Nataru mencapai 4,8%.

Indonesia Tempatkan Wakil di Dewan Eksekutif di APNIC

Foto Berita Indonesia Tempatkan Wakil di Dewan Eksekutif di APNIC
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Setelah menunggu lebih dari 21 tahun, Indonesia akhirnya dapat menempatkan wakilnya di Dewan Eksekutif Asia Pacific Network Information Centre (APNIC) dalam acara APNIC 45 di Kathmandu, Nepal, akhir Februari lalu. Benyamin P Naibaho, Ketua Bidang National Internet Registry (NIR) APJII, menjadi orang Indonesia pertama yang duduk di dewan eksekutif APNIC dalam 21 tahun terakhir.

Terpilihnya Benyamin P Naibaho pada 28 Februari itu berkat dukungan dari seluruh komunitas internet Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan dukungan negara-negara sahabat di APNIC. Keberhasilan ini didapat dengan tidak mudah. Hal ini karena negara-negara lain seperti India, Cina, Jepang, Taiwan, Korea, dan Australia juga berjuang untuk memiliki wakil di Dewan Eksekutif APNIC tersebut.

Jamalul Izza, Ketua Umum APJII, mengungkapkan Dewan Eksekutif APNIC beranggotakan tujuh pengurus dan direktur APNIC sebagai anggota eks-officio. Dewan ini bekerja selama dua tahun dan mendapat kuasa penuh dari seluruh anggota untuk mengelola kegiatan, fungsi, dan urusan APNIC. Serta melakukan semua tindakan atau hal-hal penting yang diperlukan baik dalam kegiatan rutin pengelolaan IP regional maupun hal-hal khusus yang diputuskan anggota dalam Annual General Meeting (AGM).

"Dewan ini juga menentukan jabatan direktur APNIC, sekretariat APNIC, dan memutuskan kegiatan-kegiatan yang dilakukan APNIC terkait penomoran IP dan ASN, seperti resource distribution and management, resource registry and certification, policy development, training, information services, developing community, and capacity," kata Jamalul dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (9/3/2018).

Dengan adanya wakil Indonesia dalam pengaturan tata kelola internet regional ini, mudah-mudahan makin mengharumkan nama Indonesia dalam kancah pengelolaan internet dunia.

"Selamat untuk Pengurus APJII dan komunitas internet Indonesia yang mengukir prestasi dalam sejarah internet dunia, yang ditunggu-tunggu selama 21 tahun lebih. Serta selamat untuk internet Indonesia, semoga pertumbuhan internet indonesia semakin maju dan banyak membawa manfaat bagi masyarakat Indonesia," ujar Jamal.

APNIC yang berdiri sejak 1996 adalah Regional Internet Registry alias badan yang mengatur pengelolaan Internet Protocol (IP) untuk wilayah Asia Pasifik (IPv4, IPv6, dan ASN). Badan ini beranggotakan 56 negara, mulai dari Australia, New Zealand, Asia, Micronesia, Polynesia, Malanesia hingga Antartika.

Penomoran IP merupakan bagian dari sebuah sistem komunikasi yang sangat dibutuhkan dalam komunikasi internet dunia. Apalagi, saat ini seluruh komunikasi yang bersifat tradisional atau analog mulai beralih ke sistem IP Based. Akibatnya, komunikasi video conference, telepon, transaksi bisnis, update informasi/berita, pelacakan lokasi, dan lain-lain kini mudah dan murah dilakukan berkat adanya internet.

Bahkan, terjadi perubahan perilaku pengguna internet yang sangat dahsyat, tanpa mengenal batas wilayah. Di mana, kapan pun, dan siapa pun, mulai dari anak-anak hingga orang tua, sangat membutuhkan komunikasi internet. Di Indonesia juga demikian. Berdasarkan hasil survei APJII 2017, saat ini pengguna internet di Indonesia smencapai 143,26 juta atau 54,68 persen dari populasi Indonesia.

Tag: Asia Pacific Network Information Centre (APNIC), Benyamin P Naibaho, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Jamalul Izza

Penulis: Dina Kusumaningrum

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: APJII

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6176.094 94.227 621
2 Agriculture 1553.700 23.242 20
3 Mining 1722.517 2.450 47
4 Basic Industry and Chemicals 851.540 22.282 71
5 Miscellanous Industry 1417.163 9.966 46
6 Consumer Goods 2555.083 70.002 49
7 Cons., Property & Real Estate 445.761 3.264 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1065.619 14.971 71
9 Finance 1174.737 17.417 91
10 Trade & Service 781.950 -0.798 153
No Code Prev Close Change %
1 TIRA 133 179 46 34.59
2 SAFE 192 250 58 30.21
3 GLOB 352 440 88 25.00
4 AGRS 286 356 70 24.48
5 ARTA 625 750 125 20.00
6 POLY 137 160 23 16.79
7 PCAR 3,230 3,770 540 16.72
8 SHIP 865 990 125 14.45
9 SDRA 750 850 100 13.33
10 RELI 176 198 22 12.50
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 296 248 -48 -16.22
2 TRUS 322 276 -46 -14.29
3 INRU 600 525 -75 -12.50
4 ARTO 194 174 -20 -10.31
5 FILM 780 705 -75 -9.62
6 FMII 695 630 -65 -9.35
7 LUCK 770 700 -70 -9.09
8 MFMI 620 570 -50 -8.06
9 MPOW 118 109 -9 -7.63
10 INAI 410 380 -30 -7.32
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 362 366 4 1.10
2 BBRI 3,630 3,670 40 1.10
3 BBCA 25,325 26,150 825 3.26
4 TLKM 3,740 3,810 70 1.87
5 WSBP 358 384 26 7.26
6 UNTR 29,125 28,650 -475 -1.63
7 PTBA 4,230 4,220 -10 -0.24
8 PGAS 2,070 2,080 10 0.48
9 ADRO 1,240 1,245 5 0.40
10 INKP 12,000 12,000 0 0.00