Portal Berita Ekonomi Rabu, 12 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:15 WIB. Indra Karya - Indra Karya memperkirakan meraih laba sebesar Rp11,2 miliar tahun ini.
  • 23:14 WIB. BNI Syariah - BNI Syariah menyalurkan pembiayaan sindikasi jalan tol sebesar Rp1,4 triliun sepanjang 2018.
  • 23:14 WIB. BUMN - Utang BUMN kini menembus Rp5,271 triliun.
  • 23:09 WIB. WEGE - WEGE targetkan kenaikkan 40% kontrak baru tahun depan.
  • 22:02 WIB. Telkomsel - Telkomsel meluncurkan aplikasi mBanking.
  • 22:02 WIB. WKR - Waskita Realty menganggarkan capex Rp1,03 triliun di tahun depan.
  • 22:01 WIB. PGE - PGE sedang mengerjakan 14 WKP dengan total kapasitas sebesar 617 MW.
  • 21:59 WIB. BNI - BNI dan Kemtan memperluas cakupan ke Kalimantan.
  • 21:50 WIB. Mandiri - Hadapi Nataru 2019, Mandiri siapkan uang tunai Rp13,73 triliun.
  • 21:50 WIB. WIKA - Profil finansial WIKA dianggap masih dapat diimbangi penghasilan arus kas yang lebih baik.
  • 21:49 WIB. WIKA - Rating utang WIKA tetap di level BB.
  • 21:49 WIB. WIKA - Fitch Ratings memangkas outlook WIKA dari stabil menjadi negatif.
  • 21:49 WIB. AP II - AP II menerapkan konsep transformasi digital dalam pengelolaan bandara.

Lampaui Target, Produksi Sapi dan Kerbau Sulsel Tembus 2,5 Juta Ekor

Foto Berita Lampaui Target, Produksi Sapi dan Kerbau Sulsel Tembus 2,5 Juta Ekor
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, mengapresiasi kinerja Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan atas produksi sapi dan kerbau Sulsel pada 2017 yang melampaui target yang ditetapkan. Tercatat, pencapaian produksi (populasi, pengeluaran dan pemotongan) sebanyak 2,52 juta ekor. Torehan tersebut jauh di atas target sebesar 2 juta ekor. 

Berdasarkan data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, produksi 2,52 juta ekor sapi dan kerbau terdiri atas 2,28 juta ekor sapi potong, 1.874 ekor sapi perah, dan 234 ribu ekor kerbau. "Saya senang sekali, produksi kita sudah di atas 2,5 juta ekor," ujar Gubernur Syahrul saat meresmikan Gedung Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel di Makassar. 

Gubernur Syahrul kemudian bercerita sekitar 10 tahun lalu tatkala mencanangkan peternakan sebagai program strategis, ada pihak yang ragu. Padahal, kala itu, target awalnya hanya 1 juta ekor sapi dan kerbau. 

"Demi Allah dan Rasulullah saya tidak bohong. Orang bilang sama saya, itu sapi, bukan pembibitan sayur. Harus ada kawin dulu itu sapi, baru ada anaknya, memangnya Pak Gubernur mau kawini itu satu juta (sapi dan kerbau). Saya tidak bisa lupa itu mukanya orang," tutur Gubernur Syahrul dengan nada bercanda yang disambut tawa oleh hadirin. 

Ketika mencanangkan di periode pertama satu juta ekor sapi dan kerbau, Gubernur Syahrul juga diminta untuk tidak terlalu ambisius dengan angka tersebut. Ia disarankan hanya setengah juta ekor. Sedangkan pada periode kedua tatkala mencanangkan dua juta ekor sapi dan kerbau, kembali lagi disarankan untuk setengah dari target saja, yaitu satu juta ekor. 

Gubernur Syahrul menyebut saran tersebut sangat berkesan. Pasalnya, orang yang memberinya saran dan pertimbangan adakah sosok yang dirinya kagumi, sayangi, dan hormati. Namun, Gubernur Syahrul tetap percaya dengan mimpi menjadikan Sulsel sebagai lumbung sapi dan kerbau. 

"Hari ini, satu bulan terakhir saya menjabat, saya mendengarkan ini sangat bahagia. Dream, believe, and make it happen, believe your dreams. Saya dengan hormat mengucapkan terima kasih," ucap Gubernur Sulsel dua periode itu. 

Selama kurang lebih 10 tahun, mulai 2008 sampai saat ini, pembangunan pertanian termasuk di dalamnya pembangunan subsektor peternakan mengalami peningkatan. Berdasarkan capaian tersebut, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulsel mampu memenuhi permintaan sapi potong maupun sapi bibit pada beberapa provinsi yang ada di Kawasan Timur Indonesia. 

"Kita sudah mencapai 2,5 juta ekor sapi dan kerbau. Kita telah suplai pada 14 provinsi di kawasan Timur Indonesia, bahkan Kawasan Barat Indonesia, seperti Provinsi Riau," pungkas Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel Abdul Azis.

Tag: Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6115.577 38.990 621
2 Agriculture 1505.088 -1.455 20
3 Mining 1755.401 7.640 47
4 Basic Industry and Chemicals 834.495 13.819 71
5 Miscellanous Industry 1393.243 11.184 46
6 Consumer Goods 2499.289 15.900 49
7 Cons., Property & Real Estate 451.558 6.736 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1041.077 9.161 71
9 Finance 1164.990 2.978 91
10 Trade & Service 792.381 1.998 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 298 446 148 49.66
2 SOTS 350 436 86 24.57
3 AKSI 286 344 58 20.28
4 KPAS 600 710 110 18.33
5 ESSA 272 314 42 15.44
6 PNSE 650 750 100 15.38
7 SSTM 450 510 60 13.33
8 TRAM 144 163 19 13.19
9 IBFN 246 278 32 13.01
10 YPAS 570 640 70 12.28
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 740 555 -185 -25.00
2 TFCO 780 610 -170 -21.79
3 OCAP 306 244 -62 -20.26
4 PDES 1,700 1,445 -255 -15.00
5 APEX 1,400 1,210 -190 -13.57
6 RIMO 162 142 -20 -12.35
7 RDTX 6,150 5,550 -600 -9.76
8 HDTX 140 127 -13 -9.29
9 YULE 220 200 -20 -9.09
10 MDKI 298 274 -24 -8.05
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 370 372 2 0.54
2 RIMO 162 142 -20 -12.35
3 KPAS 600 710 110 18.33
4 PTBA 4,280 4,310 30 0.70
5 ADRO 1,285 1,255 -30 -2.33
6 TLKM 3,620 3,650 30 0.83
7 TRAM 144 163 19 13.19
8 PTPP 1,900 2,020 120 6.32
9 WSKT 1,795 1,855 60 3.34
10 PGAS 2,060 2,130 70 3.40