Portal Berita Ekonomi Kamis, 21 Juni 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:21 WIB. Pertamina -  Konsumsi BBM pada Lebaran tahun ini? naik 200 ribu kl atau 17% dibanding tahun lalu.
  • 21:20 WIB. Pertamina - Pertamina tunggu masa Lebaran usai untuk bahas rencana kenaikan harga BBM nonsubsidi.
  • 18:16 WIB. Jurnalis - Pasukan pro-UEA tahan seorang jurnalis d Yaman.
  • 18:13 WIB. FIFA - Piala Dunia: FIFA menghadapi kritik soal isu hak asasi manusia.
  • 18:11 WIB. Pengungsi - Irak tolak ide pemulangan pengungsi secara paksa.
  • 18:11 WIB. Pengungsi - Irak tolak ide pemulangan pengungsi secara paksa.
  • 17:56 WIB. Jepang - Indonesia siap sambut kapal Jepang untuk latihan bersama.
  • 17:55 WIB. Piala Dunia - Ronaldo pimpin top skor Piala Dunia 2018.
  • 17:53 WIB. Piala Dunia - Supporter Jepang lakukan 'sweeping' sampah di stadion.
  • 17:51 WIB. BBM - Mesir kembali naikkan harga bahan bakar.
  • 17:50 WIB. Migran - Trump tanda tangani perintah penghentian pemisahan keluarga migran.
  • 17:49 WIB. PBB - Inggris dan Jerman kecewa AS keluar dari Dewan HAM PBB.
  • 17:49 WIB. Bom - Nigeria: Bom bunuh diri di pangkalan militer melukai 15 orang.

Hari Pertama Aturan Ganjil-Genap di Jalan Tol, Sukses?

Foto Berita Hari Pertama Aturan Ganjil-Genap di Jalan Tol, Sukses?
Warta Ekonomi.co.id, Bekasi -

Pemberlakuan perdana larangan melintas bagi kendaraan berpelat nomor ganjil di tiga gerbang tol Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin pagi, memicu pergerakan kendaraan lebih pagi, sebelum penerapan aturan pukul 06.00 WIB.

"Pergerakan penumpang dan barang saat ini ada perubahan. Mereka lebih pagi keluar dari rumah dan ada percepatan pergerakan hingga terjadi penumpukan pada pukul 05.00-06.00 WIB," kata Kepala Badan Penyelenggara Transportasi Jabodetabek Bambang Prihantono di Bekasi, Senin.

Penumpukan kendaraan terjadi di GT Bekasi Barat 1 dan Bekasi Barat 2 serta Tol Bekasi Timur menjelang larangan melintas kendaraan dengan pelat nomor ganjil.

Bahkan, kendaraan yang berpelat genap pun ada yang urung melalui jalan tol karena kepadatan di pintu masuk.

"Jalur masuknya padat, mending saya putar lewat jalan lain," kata salah satu pengendara.

Namun 45 menit setelah pemberlakuan, situasi kepadatan mulai terurai, tidak hanya menjelang pintu masuk tol, namun juga di lintasan Tol Jakarta-Cikampek mulai dari KM 16 hingga KM18 arah Jakarta.

Namun demikian, saat pemberlakuan larangan, masih ada sejumlah pengendara yang kebingungan dengan aturan ganjil-genap.

Puluhan personel gabungan dari Dinas Perhubungan, PT Jasa Marga, dan kepolisian nampak disiagakan tepat di depan GT Bekasi Barat untuk memilah pelat nomor pengendara.

Petugas juga telah menyiapkan titik putar yang berjarak sekitar 200 meter menjelang gerbang tol, sehingga kendaraan berpelat ganjil yang dilarang melintas, diarahkan untuk berputar kembali masuk ke jalur arteri Kota Bekasi.

Pemberlakuan ganjil-genap pun nampak efektif mengurai simpul kemacetan di sekitar Jalan Ahmad Yani Bekasi Selatan yang selama ini disergap kemacetan pada jam sibuk.

Tag: Jalan Tol, Bekasi

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Raisan Al Farisi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10