Portal Berita Ekonomi Rabu, 12 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:37 WIB. Tokopedia - Valuasi Tokopedia naik menjadi US$7 miliar. 
  • 13:37 WIB. Tokopedia - Tokopedia dapat suntikan dana US$1,1 miliar dari SoftBank Vision Fund dan Alibaba Group.
  • 12:59 WIB. Bank Indonesia - Dalam rangkaian ISEF 2018, Bank Indonesia menerbitkan dua buku ekonomi keuangan syariah.
  • 12:14 WIB. IHSG - IHSH menutup perdagangan sesi I dengan penguatan 0,52% ke level 6.108,26. 
  • 11:27 WIB. Perusahaan Pembiayaan - PT Sejahtera Pertama Multifinance resmi dibekukan oleh OJK. 
  • 11:26 WIB. Perusahaan Asuransi - OJK batasi kegiatan usaha PT Trust Insurance Broker dan PT Futura Finansial Prosperindo. 
  • 11:15 WIB. Rupiah - Pukul 11.15: Rupiah masih menguat 0,16% meskipun sentuh Rp14.600 per dolar AS.
  • 11:14 WIB. APBN - Ada Rp10,25 triliun dana APBN digunakan untuk menambal defisit keuangan BPJS Kesehatan.
  • 10:47 WIB. Saham - Saham PT Mega Perintis Tbk resmi tercatat sebagai emiten ke-56 di BEI dengan kode ZONE.
  • 08:39 WIB. Tri - Tri sebut pelanggannya sudah teregistrasi sesuai aturan.
  • 08:28 WIB. Harbolnas - Harbolnas target cetak transaksi Rp7 triliun.
  • 08:27 WIB. Tri - Tri akan gelar 8 ribu BTS di daerah yang belum mereka sentuh.

Laba Bersih PP Presisi Melonjak 498%

Foto Berita Laba Bersih PP Presisi Melonjak 498%
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Perusahaan konstruksi berbasis alat berat PT PP Presisi Tbk (PPRE) berhasil mencatatkan laba bersih senilai Rp245 miliar pada 31 Desember 2017. Jumlah tersebut meningkat 498% dari Rp41 miliar pada akhir 2016.

Direktur Utama PP Presisi Iswanto Amperawan mengatakan, pertumbuhan laba bersih tersebut didorong meningkatnya pendapatan konsolidasi perseroan. Hingga akhir 2017 perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp1,8 triliun atau naik 389% dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp371 miliar.

"Kami bangga terhadap pencapaian perusahaan di tahun 2017. Transformasi bisnis yang dilakukan sejak tahun 2014 telah membuahkan hasil, tercermin dari peningkatan pendapatan dan laba bersih secara signifikan," kata Iswanto di Jakarta, Jumat (9/3/2018).

Lebih lanjut dikatakan peningkatan signifikan pendapatan konsolidasian tersebut didukung oleh peningkatan pendapatan civil work sebesar 617% dari Rp197 miliar di 2016 menjadi Rp1,4 triliun pada 2017.

Beberapa proyek yang mendorongnya di antaranya proyek tol Bakauheni-Sidomulyo, proyek tol Pandaan–Malang, proyek tol Manado–Bitung, proyek bendungan Way Sekampung, proyek bendungan Leuwi Keris, proyek pengendalian lahar Sinabung, dan beberapa proyek carry over dari tahun sebelumnya.

Selain pendapatan civil work yang berkontribusi sebesar 78%, peningkatan pendapatan konsolidasian perseroan juga disebabkan oleh peningkatan signifikan pendapatan ready mix/batching plant sebesar 138% dari Rp69 miliar di 2016 meningkat menjadi Rp163 miliar pada 2017.

"Peningkatan pendapatan ready mix/batching plant secara signifikan tersebut seiring dengan peningkatan pendapatan civil work karena model bisnis ready mix/batching plant merupakan business-to-business (B2B) yang biasanya terkait langsung dengan civil work," tambahnya.

Pendapatan ready mix/batching plant ini, lanjut dia, berkontribusi sebesar 9% terhadap total pendapatan konsolidasian. Kontributor lainnya terhadap pendapatan konsolidasian adalah formwork dan penyewaan alat berat sebesar 13%.

Peningkatan pendapatan yang signifikan tersebut diikuti oleh keberhasilan perseroan mengelola beban pokok penjualan dan biaya operasional secara simultan sehingga perseroan juga berhasil membukukan peningkatan laba kotor dan laba operasi secara signifikan masing-masing sebesar 369% dan 379%.

Laba kotor meningkat dari Rp95 miliar di 2016 menjadi Rp446 miliar pada 2017. Sementara laba operasi meningkat dari Rp81 miliar di 2016 menjadi Rp389 miliar pada 2017. Profitabilitas juga meningkat yang  tercermin dari peningkatan margin laba bersih menjadi 13%.

Tag: Iswanto Amperawan, PT PP Presisi Tbk (PP Presisi)

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6076.587 -34.773 620
2 Agriculture 1506.543 8.473 20
3 Mining 1747.761 9.817 47
4 Basic Industry and Chemicals 820.676 -23.288 71
5 Miscellanous Industry 1382.059 4.150 45
6 Consumer Goods 2483.389 -20.063 49
7 Cons., Property & Real Estate 444.822 -4.105 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1031.916 -11.848 71
9 Finance 1162.012 -1.035 91
10 Trade & Service 790.383 -0.185 153
No Code Prev Close Change %
1 SOTS 280 350 70 25.00
2 DEAL 394 492 98 24.87
3 OASA 246 298 52 21.14
4 TFCO 650 780 130 20.00
5 MERK 6,475 7,725 1,250 19.31
6 KPAS 505 600 95 18.81
7 RODA 388 450 62 15.98
8 PTSN 805 920 115 14.29
9 PDES 1,500 1,700 200 13.33
10 ARTA 406 458 52 12.81
No Code Prev Close Change %
1 TRIO 290 220 -70 -24.14
2 YPAS 725 570 -155 -21.38
3 NUSA 158 136 -22 -13.92
4 RIMO 186 162 -24 -12.90
5 LUCK 705 615 -90 -12.77
6 MPOW 120 105 -15 -12.50
7 KPAL 338 300 -38 -11.24
8 CPIN 7,000 6,300 -700 -10.00
9 SILO 3,850 3,500 -350 -9.09
10 LPIN 950 865 -85 -8.95
No Code Prev Close Change %
1 RIMO 186 162 -24 -12.90
2 SRIL 366 370 4 1.09
3 KPAS 505 600 95 18.81
4 NUSA 158 136 -22 -13.92
5 PTBA 4,020 4,280 260 6.47
6 TLKM 3,680 3,620 -60 -1.63
7 WSKT 1,845 1,795 -50 -2.71
8 BHIT 57 60 3 5.26
9 BBRI 3,610 3,620 10 0.28
10 DEAL 394 492 98 24.87