Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 April 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:23 WIB. Copa del Rey - Sevilla 0-5 Barcelona.
  • 06:22 WIB. LaLiga Santander - Celta Vigo 1-1 Valencia.
  • 06:21 WIB. LaLiga Santander - Eibar 0-1 Getafe.
  • 06:21 WIB. Serie A - AC Milan 0-1 Benevento.
  • 06:20 WIB. Serie A - Sassuolo 1-0 Fiorentina.
  • 06:20 WIB. Serie A - SPAL 2013 0-3 Roma.
  • 06:19 WIB. FA Cup - Manchester United 2-1 Tottenham Hotspur.
  • 06:18 WIB. Premier League - Watford 0-0 Crystal Palace.
  • 06:18 WIB. Premier League - West Bromwich Albion 2-2 Liverpool.
  • 06:16 WIB. Accor - Accor Hotels meluncurkan program daur ulang sabun sisa.
  • 06:15 WIB. REI - REI menargetkan sedikitnya 50.000 orang akan berkunjung selama 10 hari pelaksanaan REI Mega Expo 2018.

Harga Batubara Tembus US$100, PGN: Gas Bisa Jadi Pilihan

Foto Berita Harga Batubara Tembus US$100, PGN: Gas Bisa Jadi Pilihan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sektretaris Perusahaan  PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Rachmat Hutama menyatakan bahan bakar gas bumi menjadi alternatif pascakenaikan harga batubara hingga menembus US$100 per ton belakangan ini.

Ia mengatakan pihaknya siap memenuhi peningkatan kebutuhan pasokan gas untuk pembangkit listrik di tengah meningkatnya harga batubara.

Harga batubara terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir seiring tingginya permintaan negara-negara Asia seperti Tiongkok, India, dan Vietnam.

Sesuai Keputusan Menteri ESDM No 1320 K/32/MEM/2018, harga batubara acuan (HBA) untuk Maret 2018 ditetapkan 101,86 dolar AS per ton.

Rachmat mengatakan kenaikan harga batubara akan membuka peluang perusahaan pembangkitan listrik untuk beralih menggunakan gas bumi.

PGN, lanjutnya, saat ini terus meningkatkan kerja sama dengan PT PLN (Persero) dalam hal penyediaan kebutuhan pasokan gas untuk pembangkit listrik.

"Seperti kita tahu, harga batubara di pasar terus meningkat tajam dalam beberapa waktu terakhir. Tentunya, gas bumi sebagai pilihan bahan bakar pembangkit listrik akan menjadi solusi yang menarik. Karenanya, kami terus mendorong PLN dan anak usahanya untuk beralih menggunakan gas bumi yang lebih murah dan lebih bersih untuk lingkungan," katanya, Senin (12/3/2018).

Saat ini, PGN sudah memasok gas untuk kebutuhan pembangkit PLN seperti PLTGU Tanjung Priok dan PLTGU Muara Karang.

Di Tanjung Priok, penyaluran gas PGN sudah berjalan sejak awal 2010.

PGN dan PLN sudah menandatangani kontrak penyaluran gas ke PLTGU Priok sebesar 30-36 BBTUD dan interruptible 64 BBTUD, sehingga total 100 BBTUD atau setara daya pembangkitan 500 MW.

"PGN berkomitmen untuk tetap menjaga keberlangsungan penyaluran gas setelah berakhirnya kontrak nantinya," ujar Rahmat.

Pada Juni 2017, PGN telah menyelesaikan peningkatan infrastruktur penyaluran gas di PLTGU Priok berupa peningkatan tekanan gas sesuai dengan kebutuhan turbin dan kapasitas infrastruktur, sehingga dapat memberikan efisiensi pembangkitan.

Kapasitas pembangkit Priok terpasang sekitar 1.300 MW (Blok 1, 2 dan 3) dan rencana Blok 4 sebesar 740 MW yang diperkirakan beroperasi semester kedua 2018, sehingga total 2.100 MW.

Pasokan gas PLTGU Priok berasal dari Nusantara Regas dengan volume 60-80 BBTUD dan PGN 60-90 BBTUD.

Sedangkan, untuk PLTGU Muara Karang, PGN dan PLN telah menandatangani kontrak jual beli gas pada Februari 2018 untuk jangka waktu selama satu tahun dengan volume kontrak lima BBTUD dan interruptible 55 BBTUD atau setara 280 MW.

Saat ini, kapasitas terpasang pembangkit Muara Karang sekitar 1.700 MW (Blok 1, 2 dan serta PLTU 4-5) dan rencana Blok 3 sebesar 500 MW yang diperkirakan beroperasi pada 2020, sehingga total nantinya 2.200 MW.

Pasokan gas Muara Karang didapat dari Nusantara Regas 100-150 BBTUD dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) 30-60 BBTUD.

"Untuk penyaluran gas PGN ke Muara Karang, saat ini PGN dalam tahap pembangunan infrastruktur yang akan selesai semester pertama 2018. Dengan masuknya gas PGN ke Muara Karang, diharapkan dapat lebih memberikan keandalan pasokan bahan bakar pembangkit di Muara Karang," kata Rachmat.

Tag: PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Rachmat Hutama, Batubara

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Nova Wahyudi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6337.695 -18.206 575
2 Agriculture 1721.541 -3.312 19
3 Mining 1958.128 -0.646 44
4 Basic Industry and Chemicals 794.507 -3.199 70
5 Miscellanous Industry 1293.151 -17.847 44
6 Consumer Goods 2633.301 -33.845 45
7 Cons., Property & Real Estate 510.814 0.450 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1076.189 -0.378 64
9 Finance 1148.751 1.106 90
10 Trade & Service 942.468 5.729 134
No Code Prev Close Change %
1 INPS 2,430 3,030 600 24.69
2 RELI 330 400 70 21.21
3 IBST 7,200 8,600 1,400 19.44
4 TRIL 83 99 16 19.28
5 PDES 1,125 1,320 195 17.33
6 AKPI 750 850 100 13.33
7 YPAS 795 900 105 13.21
8 CENT 110 124 14 12.73
9 KICI 198 218 20 10.10
10 GEMA 1,245 1,350 105 8.43
No Code Prev Close Change %
1 TIFA 266 212 -54 -20.30
2 PBSA 1,280 1,080 -200 -15.62
3 TRUS 250 218 -32 -12.80
4 INAI 490 434 -56 -11.43
5 BINA 775 705 -70 -9.03
6 FINN 145 132 -13 -8.97
7 ABBA 74 68 -6 -8.11
8 ALMI 324 298 -26 -8.02
9 DPNS 458 424 -34 -7.42
10 GOLD 472 440 -32 -6.78
No Code Prev Close Change %
1 TIFA 266 212 -54 -20.30
2 SRIL 356 356 0 0.00
3 MNCN 1,405 1,445 40 2.85
4 BHIT 106 110 4 3.77
5 HELI 300 280 -20 -6.67
6 PGAS 2,190 2,320 130 5.94
7 BMTR 565 580 15 2.65
8 IKAI 610 615 5 0.82
9 CENT 110 124 14 12.73
10 TRIL 83 99 16 19.28

Recommended Reading

Minggu, 22/04/2018 00:28 WIB

BI Nilai Ekonomi RI Tetap Solid

Sabtu, 21/04/2018 13:39 WIB

DPR Sebut Manajemen Telkom Bobrok, Kenapa Ya?

Sabtu, 21/04/2018 08:59 WIB

Kemenkominfo Kembali Surati Facebook

Sabtu, 21/04/2018 06:06 WIB

AFS: Habis Turun, Terbitlah Kenaikan Laba

Jum'at, 20/04/2018 20:00 WIB

10 Manfaat Internet Marketing bagi Bisnis

Jum'at, 20/04/2018 18:42 WIB

Ini Daftar Nama Direksi Pertamina yang Dicopot