Portal Berita Ekonomi Jum'at, 14 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:07 WIB. ADRO - Adaro Power berencana mengembangkan PLTS berdaya 100 MW di Sumatra.
  • 20:05 WIB. ADRO - Pengerjaan proyek PLTU di Batang ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada 2020.
  • 20:00 WIB. Waskita - Waskita menerima pembayaran senilai Rp1,9 triliun dari proyek Ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung.
  • 19:59 WIB. Pelindo II - Pelindo II bersinergi dengan Pelindo III dan IV mengoptimalkan pelayanan jasa kepelabuhan.
  • 19:08 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo pelajari penerapan eSIM di Indonesia.
  • 19:06 WIB. Apple - Teknologi eSIM milik iPhone tak bisa dipakai di Indonesia.
  • 19:04 WIB. Indosat - Jaringan 4G Plus Indosat Ooredoo di Sumut akan meliputi 586 spot baru.
  • 19:01 WIB. Apple - Apple Watch 4 resmi dijual di Indonesia seharga Rp8 juta.
  • 18:57 WIB. Apple - Apple buka blokir Tumblr yang mulai bersih-bersih konten porno.
  • 18:55 WIB. MediaTek - MediaTek rilis Helios P90.
  • 18:53 WIB. Huawei - Huawei P30 Pro bakal pakai layar OLED.

Tampil di Boston, BUMN Perikanan Ini Catat Transaksi Ekspor Rp300 Miliar

Foto Berita Tampil di Boston, BUMN Perikanan Ini Catat Transaksi Ekspor Rp300 Miliar
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Perum Perikanan Indonesia (Perindo) mendapat hasil nyata dari mengikuti pameran Seafood Expo North America (SENA) di Boston, 11-13 Maret 2018. BUMN Perikanan ini langsung mencatat transaksi kontrak ekspor senilai US$21,9 atau sekitar Rp300 miliar. 

Transaksi ekspor itu diwujudkan dalam bentuk penandatanganan kontrak antara Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia Risyanto Suanda dan wakil dari dua perusahaan importir seafood dari Amerika Serikat, Harbor Seafood Inc senilai US$16,5 juta dan North Atlantic Inc (US$5,4 juta). 

Penandatanganan kontrak dilakukan di booth Perum Perindo pada hari pertama pameran, Minggu (11/3/2018) waktu AS, dan disaksikan langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti dan Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan Nilanto Perbowo yang juga hadir dalam SENA kali ini. 

Dirut Perum Perindo Risyanto Suanda mengaku bersyukur bisa mendapat kontrak ekspor dengan nilai relatif besar itu. Hal itu, lanjut dia, sejalan dengan komitmen Perum Perindo untuk meningkatkan kontribusi dalam ekspor produk perikanan.

"Nilai ekspor kami akan meningkat 30 kali lipat lebih dibanding 2017 lalu,"’ jelasnya dalam keterangan yang diterima, Senin (12/3/2018). 

Dia menjelaskan, sejak 2016 lalu Perum Perindo sudah ekspor produk olahan ikan ke negeri Paman Sam ini. Namun, nilainya masih kecil yaitu Rp5 miliar, lalu 2017 Rp10 miliar. Ekspor ke AS itu berupa produk olahan ikan kakap, kerapu dan mahi-mahi, serta rajungan hasil produksi Perum Perindo bersama mitranya PT Kemilau Bintang Timur (KBT) di Cirebon dan Makassar. 

Meningkatnya nilai ekspor itu, menurut Risyanto, disebabkan oleh beberapa hal. Antara lain akibat meningkatnya pasokan bahan mentah bernilai tinggi yang bisa diperoleh Perum Perindo. "Ditambah lagi, upaya kami untuk meningkatkan kualitas produk direspons positif buyer di luar negeri," jelasnya. 

Risyanto menambahkan, selain ekspor ke AS, Perum Perindo juga sudah mulai rutin ekspor produk olahan tuna ka Jepang yakni Marine Ltc, perusahaan yang berkantor di Osaka, dengan volume rata-rata 1,75 ton per hari dalam bentuk loin tuna. Sejak mulai ekspor pada Oktober 2017 (dengan jumlah rata-rata 500 kg loin), hingga 9 Maret, tercatat sudah ekspor 72 ton dengan nilai Rp14 miliar. 

Ekspor loin ke Jepang itu, jelas  Risyanto, dilakukan Perum Perindo dengan mitra kerja samanya, CV Tuna Kieraha Utama di Ternate. Dengan perkiraan ekspor 1,75 per ton lon per hari, hingga akhir tahun volume ekspor bisa mencapai 500 ton pada 2018 ini senilai Rp100 miliar. 

"Untuk ekspor tuna, menyusul akan ditambah dengan siap beroperasinya unit penangkapan dan pengolahan tuna kami di Sorong. Kami membangun lima rumpon di sana, mempekerjakan 50 pemancing, dengan produksi rata-rata 2 ton tuna utuh, atau sekitar 1 ton tuna dalam bentuk loin per hari. Targetnya, ekspor ke Jepang, Vietnam, dan Thailand," paparnya. 

Dia menambahkan, awal Maret lalu, tuna dari Sorong itu sudah ikut lelang di Tsukiji, Jepang, dengan hasil bagus. Di luar ekspor olahan ikan dan rajungan ke AS, olahan tuna ke Jepang, Perum Perindo menurut Risyanto juga sudah melakukan ekspor beberapa produk lain. Antara lain cakalang beku ke Jepang (baru dua kali, pada November 2017 dan Maret 2018, masing-masing 2 kontainer, senilai total Rp1,3 miliar) dan ikan hidup ke Hongkong sebanyak 20 ton senilai Rp2,75 miliar, juga ekspor bandeng ke Srilanka. 

Tag: Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Risyanto Suanda

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00