Portal Berita Ekonomi Jum'at, 14 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:15 WIB. Google - Google prediksi pemilu dan tokoh politik bakal jadi trending di 2019.
  • 07:02 WIB. California - California berencana kenakan pajak untuk SMS. 
  • 07:00 WIB. Fintech - Kemenkominfo telah blokir 400 Fintech ilegal dari OJK. 
  • 06:58 WIB. YLKI - YLKI sebut perlindungan konsumen belanja online rendah. 
  • 06:54 WIB. Apple - Apple investasikan Rp14,5 triliun untuk kampus di Texas. 

Jepang Desak G20 Bahas Cryptocurrency Agar Tidak Disalahgunakan

Foto Berita Jepang Desak G20 Bahas Cryptocurrency Agar Tidak Disalahgunakan
Warta Ekonomi.co.id, Tokyo -

Jepang akan mendesak rekan-rekan G20 pada sebuah pertemuan Minggu depan untuk meningkatkan upaya pencegahan cryptocurrency dari penggunaan ilegal seperti upaya pencucian uang, pejabat pemerintah yang mengetahui langsung masalah tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Namun, prospek para pemimpin keuangan G20 untuk menyetujui peraturan global tertentu dan menyebutkannya dalam sebuah komunike gabungan cenderung rendah, mengingat perbedaan dalam pendekatan masing-masing negara, ujar pejabat tersebut, sebuah pernyataan yang disuarakan oleh pejabat lain yang terlibat dalam perundingan G20.

"Diskusi akan berfokus pada langkah-langkah anti-pencucian uang dan perlindungan konsumen, bukan bagaimana perdagangan cryptocurrency dapat mempengaruhi sistem perbankan," tutur salah satu pejabat tersebut, sebagaimana dikutip dari Reuters, Selasa (13/3/2018).

"Pendapat umum di antara anggota G20 adalah bahwa menerapkan peraturan yang terlalu ketat tidak akan baik," ungkapnya.

Para menteri keuangan dan bankir sentral dari Kelompok 20 negara besar akan bertemu di Buenos Aires pada 19-20 Maret, dengan isu cryptocurrency berada dalam agenda pertemuan tersebut.

Satuan Tugas Aksi Keuangan atau Financial Action Task Force (FATF) yang berbasis di Paris, sebuah kelompok 37 negara yang dibentuk oleh kekuatan industri G7 untuk memerangi keuangan gelap, akan melaporkan kepada G20 temuannya mengenai cara-cara untuk mencegah agar cryptocurrency tidak digunakan untuk aksi pencucian uang.

"Pembuat kebijakan Jepang khawatir bahwa sementara ada konsensus yang luas di antara negara-negara G20 mengenai perlunya langkah-langkah tersebut, beberapa negara memiliki peraturan yang lebih longgar daripada yang lain, yang meninggalkan celah untuk aksi pencucian uang," ungkap pejabat tersebut.

Jepang adalah negara pertama yang mengadopsi sistem nasional untuk mengawasi perdagangan cryptocurrency, walaupun harus melakukan sidak pada beberapa bursa tahun ini setelah pencurian $530 juta dari satu bursa, Coincheck Inc.

Perancis dan Jerman telah mengatakan bahwa mereka akan membuat proposal bersama untuk mengatur pasar cryptocurrency bitcoin. Seorang kepala badan pengawas Uni Eropa mengatakan sebuah strategi jangka pendek dapat berfokus pada penerapan peraturan anti pencucian uang dan pendanaan teroris, memperingatkan konsumen akan risiko perdagangan cryptocurrency dan mencegah bank menahan mereka.

"Caranya adalah dengan menerapkan peraturan untuk melindungi konsumen dan mencegah aktivitas terlarang, tanpa inovasi yang mencekik di sektor cryptocurrency dan fintech yang berkembang pesat," pungkas pejabat Jepang.

 

Tag: Bitcoin, Bitcoin Cash, Cryptocurrency, kurs mata uang, Mata Uang Digital, Initial Coin Offering, Coinbase, Coincheck, Coindesk, G20, Jepang, Uni Eropa, Financial Technology (FinTech)

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/Ludovic Marin

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6177.720 62.143 621
2 Agriculture 1516.070 10.982 20
3 Mining 1776.514 21.113 47
4 Basic Industry and Chemicals 846.848 12.353 71
5 Miscellanous Industry 1420.317 27.074 46
6 Consumer Goods 2515.883 16.594 49
7 Cons., Property & Real Estate 455.102 3.544 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.130 21.053 71
9 Finance 1176.328 11.338 91
10 Trade & Service 791.531 -0.850 153
No Code Prev Close Change %
1 AKSI 344 430 86 25.00
2 SOTS 436 545 109 25.00
3 PNSE 750 935 185 24.67
4 ZONE 446 555 109 24.44
5 KICI 212 260 48 22.64
6 SAFE 171 206 35 20.47
7 JKSW 60 68 8 13.33
8 KAEF 2,550 2,850 300 11.76
9 TRAM 163 180 17 10.43
10 OASA 318 350 32 10.06
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 555 418 -137 -24.68
2 INPP 605 480 -125 -20.66
3 GMTD 14,900 13,425 -1,475 -9.90
4 BTEK 137 125 -12 -8.76
5 SMDM 152 139 -13 -8.55
6 DSSA 14,725 13,500 -1,225 -8.32
7 BBLD 492 454 -38 -7.72
8 AKPI 780 720 -60 -7.69
9 ETWA 78 72 -6 -7.69
10 OCAP 244 226 -18 -7.38
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 372 360 -12 -3.23
2 KPAS 710 705 -5 -0.70
3 RIMO 142 151 9 6.34
4 TLKM 3,650 3,750 100 2.74
5 TRAM 163 180 17 10.43
6 PGAS 2,130 2,150 20 0.94
7 PTBA 4,310 4,500 190 4.41
8 BBRI 3,620 3,680 60 1.66
9 CPIN 6,500 6,950 450 6.92
10 UNTR 29,300 29,300 0 0.00