Portal Berita Ekonomi Senin, 18 Juni 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:45 WIB. Osaka - Osaka Gas Co membutuhkan waktu 12 hari untuk memulai kembali pasokan gas ke pelanggan di wilayah Osaka.
  • 16:43 WIB. ASDP - ASDP mencatat 125.194 orang pemudik bergerak meninggalkan Pulau Sumatera kembali ke Jawa.
  • 16:42 WIB. Volvo - Volvo Cars berkomitmen 25% penggunaan plastik pada mobil keluaran 2025 akan menggunakan bahan daur ulang.
  • 16:41 WIB. Mudik - Menhub Budi Karya memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada Selasa sampai Rabu.
  • 16:40 WIB. HOKI - Buyung Poetra Sembada tak berencana untuk mengikuti penawaran divestasi pabrik beras milik Tiga Pilar Sejahtera Food.
  • 16:39 WIB. Bandara - Menpar Arief Yahya mendorong pengembangan Bandara Banyuwangi digabungkan dengan konsep pariwisata.
  • 16:21 WIB. AP II - AP II mencatat telah melayani 388 extra flight sejak hingga 18 Juni 2018 di Bandara Soekarno-Hatta.
  • 16:21 WIB. DIY - Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta telah menindak 13 pelaku parkir liar yang menaikkan tarif secara tak wajar.
  • 08:48 WIB. KAI - Hadapi arus balik Lebaran, PT KAI Divre III Palembang siapakan 30 ribu tiket.
  • 08:50 WIB. Pertamina - Pertamina jamin kecukupan BBM dan elpiji untuk kebutuhan arus balik Lebaran 2018.
  • 10:36 WIB. LNG - ExxonMobil mempertimbangkan rencana impor LNG untuk mengantisipasi kekurangan pasokan gas pada 2021.
  • 09:01 WIB. BI - BI perlu naikkan bunga acuan 25 bps di bulan Juli atau Agustus.
  • 09:03 WIB. Pegadaian - Pegadaian alami penurunan outstanding pembiayaan pada 1 minggu jelang Lebaran.

3 Bank Besar Adopsi SWIFT gpi dalam Pembayaran Lintas Negara

Foto Berita 3 Bank Besar Adopsi SWIFT gpi dalam Pembayaran Lintas Negara
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

SWIFT mengumumkan bahwa Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Sinarmas bergabung dengan SWIFT gpi, suatu inisiatif inovasi pembayaran global.

Ketiga bank tersebut bergabung dengan lebih dari 145 bank di seluruh dunia yang telah terlebih dahulu berkomitmen terhadap inisiatif perubahan terbesar di segmen layanan pembayaran lintas negara (cross-border payment) dalam 30 tahun terakhir ini.

Dengan bergabungnya ketiga bank tersebut, Indonesia sebagai negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di kawasan ASEAN, bergabung dengan negara-negara dengan perekonomian yang kuat lainnya di wilayah ini seperti Thailand dan Singapura yang telah terlebih dahulu menerapkan layanan ini. 

"Merupakan komitmen kami untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para pelanggan kami dalam hal pembayaran lintas batas. Pemberitahuan informasi dan biaya yang lebih cepat dan transparan, serta data pengiriman uang yang dapat dilacak dan ditampilkan secara menyeluruh merupakan keunggulan lebih dari SWIFT gpi yang akan dibagikan oleh BNI kepada para pelanggan guna meningkatkan tingkat layanan kami," ujar General Manager of International Division Henry Panjaitan di Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Untuk diketahui, SWIFT gpi menghadirkan sebuah dunia baru bagi kegiatan finansial perusahaan dengan memadukan layanan pelacakan pembayaran secara real-time, transparansi biaya, dan penyelesaian di hari yang sama.

Lebih dari 9 juta pesan telah dikirimkan oleh lebih dari 35 bank yang telah bergabung dengan layanan ini dan sebagian besar transaksinya diselesaikan dalam hitungan jam, dan bahkan menit.

"Kami sangat percaya bahwa kemajuan teknologi dapat tumbuh bersamaan dengan pengembangan bisnis BRI sehingga inovasi teknologi akan selalu ada di dalam sistem kami. Dengan menerapkan SWIFT gpi, kami yakin kami mampu memberikan pengalaman pembayaran terbaru bagi para pelanggan kami," tambah SEVP Treasury & Global Services BRI Hexana Tri Sasongko.

Sementara itu, President Director Bank Sinarmas Frenky Tirtowijoyo mengungkapkan, inisiatif inovasi pembayaran global ini sesuai dengan tujuan bank Sinarmas, yaitu menjadi bank pembayaran dan transaksi yang memberikan solusi keuangan digital bagi semua nasabah.

"Melalui SWIFT gpi, Bank Sinarmas senantiasa menghadirkan pengalaman pelayanan terbaik bagi semua pelanggan yang memungkinkan mereka untuk melakukan pembayaran lintas batas secara real-time, andal dan transparan," kata Frenky.

Head of ASEAN Region SWIFT Sharon Toh menuturkan, Indonesia merupakan salah satu negara ASEAN dengan kekuatan ekonomi terbesar dan Indonesia-Singapura merupakan koridor pembayaran lintas batas terbesar di kawasan ASEAN.

"Kami memperkirakan bahwa SWIFT gpi akan sangat mendukung pertumbuhan perusahaan-perusahaan di Indonesia dan memberikan efisiensi lebih lanjut kepada mereka karena transaksi pembayaran mereka dapat diproses hanya dalam hitungan menit, dan bukan hari," tutupnya.

Tag: PT Bank Sinarmas Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication (SWIFT), Frenky Tirtowijoyo, Henry Panjaitan, Hexana Tri Sasongko

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: SWIFT gpi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5993.627 -113.071 587
2 Agriculture 1535.417 -16.568 19
3 Mining 1950.048 -19.774 44
4 Basic Industry and Chemicals 810.011 -8.507 70
5 Miscellanous Industry 1230.258 -8.573 45
6 Consumer Goods 2439.310 -39.956 45
7 Cons., Property & Real Estate 473.172 -5.498 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1040.501 -26.112 65
9 Finance 1059.149 -33.106 93
10 Trade & Service 902.658 -6.794 141
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10