Portal Berita Ekonomi Minggu, 16 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 01:03 WIB. Hasto Kristiyanto - PDIP adalah partai yang junjung tinggi kedisiplinan.
  • 01:03 WIB. Hasto Kristiyanto - Tak ada untungnya merusak atribut partai lain.
  • 01:02 WIB. Hasto Kristiyanto - PDIP tak pernah main sembunyi-sembunyi.
  • 01:02 WIB. PDIP - SBY itu bukan rival Jokowi, jadi tak ada untungnya.
  • 01:02 WIB. PDIP - Tudingan perusak baliho SBY di Riau tak masuk akal.
  • 00:34 WIB. Jokowi - Jika pengenalan dari hati ke hati dimaksimalkan, maka target kemenangan dapat diraih.
  • 00:33 WIB. Jokowi - Pengenalan diri lewat baliho perlu, namun lebih baik door to door.
  • 00:04 WIB. Ketua KPU - Ini bakal diputuskan pada 19 Desember 2018.
  • 00:00 WIB. Ketua KPU - Dua timses agak riskan jika debat capres dilakukan di Surabaya dan Jakarta.
  • 00:00 WIB. Ketua KPU - Kemungkinan debat capres-cawapres 2019 hanya di Jakarta.
  • 23:50 WIB. Ketua Bawaslu - Jika masuk pidana umun bakal ditangani kepolisian.
  • 23:49 WIB. Ketua Bawaslu - Pengrusakan baliho SBY di Riau masih dikaji.
  • 23:40 WIB. Hasto Kristiyanto - Perjuangan bukan kepentingan Jokowi-Ma'ruf, tapi untuk jutaan rakyat.
  • 23:40 WIB. Hasto Kristiyanto - Djarot harus gelorakan semangat menangkan Jokowi-Ma'ruf.
  • 23:40 WIB. Ketua Bawaslu - Kami akan koordinasi dengan Bawaslu Riau soal pengrusakan baliho SBY.

Pengusaha: Insentif Pajak Bantu Tarik Investor

Foto Berita Pengusaha: Insentif Pajak Bantu Tarik Investor
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pengusaha Sofjan Wanandi meyakini kebijakan insentif pajak yang akan diterbitkan oleh pemerintah pada April akan membantu meningkatkan jumlah investasi yang masuk ke Indonesia.

"Kebijakan ini sangat kami dukung karena insentif pajak yang diharapkan selesai bulan ini dan bulan depan sudah bisa berlaku, sangat membantu 'investment' yang akan masuk ke sini," kata Sofjan saat ditemui usai acara apresiasi dan penghargaan kepada para Wajib Pajak besar di Kanwil DJP Wajib Pajak Besar, Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Pemerintah tengah mendesain ulang insentif pajak dalam bentuk 'tax holiday' dan 'tax allowance'. 'Tax holiday' adalah pembebasan pajak yang diberikan kepada perusahaan yang baru dibangun di sebuah negara dalam periode tertentu, sedangkan 'tax allowance' adalah pengurangan pajak yang dihitung berdasarkan besar jumlah investasi yang ditanamkan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya menyebutkan, batasan investasi yang mendapat tax holiday akan diturunkan menjadi Rp500 miliar dari sebelumnya Rp1 triliun dan revisi peraturannya akan diterbitkan dalam bentuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

Selain itu, ia juga memastikan 'single rate' untuk tax holiday yaitu 100 persen, tidak lagi dalam bentuk kisaran (range).

Revisi peraturan untuk "tax allowance" akan diterbitkan dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP) yang juga masih dalam pembahasan untuk kelompok bidang usaha yang bisa menerima insentif pajak.

"Kan disebut akan ada tax holiday dan tax allowance dengan syarat yang lebih ringan, dulu kan syaratnya panjang sekali jadi malas orang minta. Sekarang syaratnya diperingan dan saya rasa banyak yang mau, termasuk investasi-investasi yang lama yang mau ekspansi lagi juga ingin mendapatkan insentif yang sama," kata Sofjan.

Tax holiday dan tax allowance merupakan dua dari insentif perpajakan yang aturannya akan direvisi oleh pemerintah untuk mendorong pertumbuhan investasi dan ditargetkan berlaku pada awal April 2018.

Dua insentif lain yaitu penurunan PPh Final UMKM dan insentif "research and development" bagi perusahaan yang memberikan pendidikan vokasi yang masing-masing disiapkan dalam bentuk peraturan pemerintah (PP).

Tag: Pajak, Sofjan Wanandi

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00