Portal Berita Ekonomi Selasa, 16 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:55 WIB. Jamal Khashoggi - Kasus wartawan Saudi yang hilang menciptakan kekhawatiran besar di pasar minyak.
  • 05:53 WIB. Minyak - Minyak mentah AS naik 44 sen, menetap di $71,78 per barel, di tengah ketegangan Saudi.
  • 05:53 WIB. Saudi - Raja Saudi memerintahkan penyelidikan dalam kasus Khashoggi.
  • 05:52 WIB. United States - Defisit anggaran Amerika melonjak 17% karena lonjakan belanja.
  • 05:52 WIB. Riyadh - Arab Saudi tetap mengadakan forum investasi meskipun para pembicara utama menarik diri.
  • 05:51 WIB. Korea Utara - Perancis siap membantu Korea Utara untuk upaya denuklirisasi.
  • 05:50 WIB. JP Morgan - JP Morgan dan Ford membatalkan rencana untuk hadir dalam acara investor oleh Saudi.
  • 05:50 WIB. Bahrain - Bahrain lakukan boikot terhadap Uber karena menolak hadir dalam konferensi investor di Riyadh.
  • 05:48 WIB. Microsoft - Co-founder Microsoft, Paul Allen, meninggal pada usia 65 tahun.
  • 05:47 WIB. GOOGL - Google ikut memboikot konferensi Saudi 'Davos in the desert' atas hilangnya jurnalis.
  • 05:22 WIB. UEFA Nations League - Bosnia dan Herzegovina 2 vs 0 Irlandia Utara
  • 05:19 WIB. UEFA Nations League - Spanyol 2 vs 3 Inggris
  • 05:18 WIB. UEFA Nations League - Islandia 1 vs 2 Swiss
  • 22:31 WIB. BTN - Para atlet Indonesia yang terdaftar dan mendapatkan referensi dari KOI bisa mendapatkan program khusus KPR dan KPA.
  • 22:30 WIB. BTN - BTN menggelar kemitraan dengan KOI dalam program khusus KPR.

Sektor Pertanian Miliki Potensi Kembangkan Agripreneur

Foto Berita Sektor Pertanian Miliki Potensi Kembangkan Agripreneur
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta mengakui sektor pertanian memiliki potensi besar dalam mengembangkan pelaku usaha (agripreneur). Peluang tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh lulusan perguruan tinggi. 

"Mahasiswa itu setelah lulus, ke depan jangan hanya mencari kerja, tapi menciptakan pekerjaan," kata Wayan dalam talkshow Nasional Wirausaha di Denpasar, Bali, Senin (13/3/2018).

Talkshow yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Udayana  dengan tema "Let’s Be Young Agripreneur" ini dihadiri sejumlah narasumber. Wayan Dipta dalam kesempatan itu mewakili Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga. 

Hadir pula Wakil Rektor III Prof. Dr. Ir Made Sudarma, I Ketut Kariyasa dari Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, Causa Iman Karana dari BI, Komang Sukarsana selaku pemilik Bali Kopi Arabika, dan Orin Hardy, pemilik The Kul-Kul Farm.

Menurut Wayan, ke depan sektor pertanian harus diproduksi menjadi produk-produk olahan supaya memberikan nilai tambah tinggi bagi seorang agripreneur. Wayan ingin mengubah mindset karena masih ada agripreneur yang mengekspor bahan mentah ke luar negeri. 

"Saya mendorong mereka (perguruan tinggi) olah produk-produk pertanian menjadi produk olahan. Jangan hanya bahan mentah sehingga nilai tambah jadi tinggi yang bisa dinikmati oleh pelaku usaha," katanya.

Ia mencontohkan dengan mengolah sabuk kelapa menjadi jok mobil, daging kelapa menjadi santan, minyak, juga CPO, maupun mengolah biji kopi menjadi serbuk kopi yang bisa dipasarkan dengan kemasan yang menarik melalui kafe anak-anak muda, serta diekspor. 

Dikemukakan bahwa potensi dan kekuatan SDM anak bangsa sebenarnya tidak terlalu kalah dengan negara-negara lain, tinggal bagaimana menggarap peluang-peluang yang ada untuk direalisasikan menjadi suatu hal yang memiliki nilai tambah.

"Berbagai produk pertanian lain seperti kopi yang sudah terkenal, yang sudah jadi serbuk bahkan kalau bisa agripreneur dibikin kafe sendiri yang punya keunikan," tutur dia.

Tag: Pertanian, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM), I Wayan Dipta, Agripreneur

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: REUTERS/Yusuf Ahmad

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,071.78 4,031.14
British Pound GBP 1.00 20,215.95 20,005.65
China Yuan CNY 1.00 2,209.20 2,187.21
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,270.00 15,118.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,875.29 10,764.02
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,948.90 1,929.37
Dolar Singapura SGD 1.00 11,118.39 11,003.71
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,722.36 17,544.44
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,677.75 3,637.63
Yen Jepang JPY 100.00 13,605.99 13,469.35

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5727.256 -29.234 610
2 Agriculture 1509.830 -12.368 20
3 Mining 1893.607 -32.593 47
4 Basic Industry and Chemicals 722.721 -27.621 70
5 Miscellanous Industry 1188.324 -0.762 45
6 Consumer Goods 2415.354 -13.287 49
7 Cons., Property & Real Estate 400.482 -4.050 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1024.524 -8.265 70
9 Finance 1048.064 10.116 91
10 Trade & Service 788.569 -6.051 147
No Code Prev Close Change %
1 SURE 785 970 185 23.57
2 RBMS 144 174 30 20.83
3 SMCB 1,570 1,850 280 17.83
4 APEX 1,510 1,760 250 16.56
5 VRNA 109 127 18 16.51
6 MFMI 680 770 90 13.24
7 GMFI 272 304 32 11.76
8 TMPO 126 140 14 11.11
9 SONA 4,950 5,500 550 11.11
10 TIRA 138 153 15 10.87
No Code Prev Close Change %
1 INKP 14,300 11,700 -2,600 -18.18
2 PANI 248 210 -38 -15.32
3 ASJT 392 332 -60 -15.31
4 LPCK 1,625 1,385 -240 -14.77
5 DIGI 930 805 -125 -13.44
6 TKIM 11,600 10,050 -1,550 -13.36
7 KONI 238 210 -28 -11.76
8 AKPI 930 825 -105 -11.29
9 MLPT 890 790 -100 -11.24
10 LPIN 1,005 900 -105 -10.45
No Code Prev Close Change %
1 SKRN 1,310 1,185 -125 -9.54
2 TKIM 11,600 10,050 -1,550 -13.36
3 INKP 14,300 11,700 -2,600 -18.18
4 SMCB 1,570 1,850 280 17.83
5 RBMS 144 174 30 20.83
6 PGAS 2,120 2,040 -80 -3.77
7 KPIG 131 133 2 1.53
8 MNCN 755 745 -10 -1.32
9 BBRI 2,950 3,000 50 1.69
10 TLKM 3,680 3,660 -20 -0.54