Portal Berita Ekonomi Sabtu, 23 Juni 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:00 WIB. Google - Messages, aplikasi pesan instan milik Google, bakal bisa diakses pengguna lewat web.
  • 20:59 WIB. Samsung - Samsung kembangkan GPU untuk ponsel murah.
  • 20:59 WIB. Vivo - Usung RAM 6 GB, Vivo V9 terbaru dibanderol Rp 4.299.000.
  • 20:57 WIB. Google - Tingkatkan keamanan data pengguna, Google perbarui privasi.
  • 20:56 WIB. Mark ZuckerbergCEO Facebook, Mark Zuckerberg, diketahui memiliki kekayaan setara Warren Buffet senilai US$81,6 miliar. 
  • 18:29 WIB. Mandiri - Bank Mandiri kian mantap untuk pidanakan SNP Finance karena dugaan penyalahgunaan kredit senilai Rp1,4 triliun.
  • 18:28 WIB. Pertamina - Pertamina sebut ada 4 perusahaan multinasional yang tertarik jadi mitranya di Blok Mahakam.
  • 18:27 WIB. BTN - Ekonom BTN katakan target pertumbuhan kredit perbankan Indonesia 10%-12% tak perlu direvisi.
  • 18:27 WIB. BBCA - BCA menyiapkan dana Rp4,5 triliun untuk mengakuisisi bank kecil pada tahun 2018.
  • 18:27 WIB. BUMN - Hutama Karya kucurkan Rp564,3 miliar untuk proses konstruksi 6 sesi proyek Tol Pekanbaru-Dumai.
  • 18:27 WIB. KAI - PT KAI siagakan KA tambahan dalam rangka arus mudik dan arus balik Lebaran 2018 hingga 26 Juni 2018.
  • 18:26 WIB. IPO - Mahkota Group akan fokus membangun pabrik refinery dan kernel crushing plant usai melakukan IPO.
  • 18:26 WIB. PLN - PLN apresiasi Pemkab Kuansing Riau yang telah terapkan pembayaran tagihan listrik secara nontunai.
  • 18:25 WIB. LPG - Konsumsi LPG nasional tercatat meningkat hingga 11% pada hari-hari terakhir libur Lebaran 2018.
  • 18:25 WIB. Inalum - Dirut Inalum pastikan valuasi saham PTFI akan menguntungkan Tanah Air.

Cetak Rekor Baru, Laba Bersih Wika Tembus Rp1,2 Triliun

Foto Berita Cetak Rekor Baru, Laba Bersih Wika Tembus Rp1,2 Triliun
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Wijaya Karya Tbk (Wika) membukukan laba sebesar Rp1,2 triliun selama 2017. Capaian tersebut mencatatkan rekor baru laba perseroan sepanjang sejarah.

Catatan positif tersebut didukung oleh penjualan perseroan pada 2017 yang mencapai Rp26,18 triliun atau meningkat 67,06% dibandingkan 2016.

"Kami bersyukur dan berbangga bahwa sejak tahun 2016 kami sudah menembus bahkan melampaui besaran laba Rp1 triliun," kata Direktur Utama Wika Bintang Perbowo dalam di Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Ia menyebut, pencapaian laba tahun 2017 ini hampir dua kali lipat dari laba tahun 2015 yang hanya berada pada kisaran Rp675 miliar dan melonjak signifikan dari laba tahun 2017 yang mencapai Rp1,06 triliun.

Bintang menegaskan bahwa untuk meningkatkan kinerja di tahun 2018, perseroan menganggarkan capital expenditure sebesar Rp12,05 triliun dengan rincian 58,7% untuk penyertaan modal, 36,3% untuk pengembangan usaha, dan 5% akan dipergunakan untuk investasi aset tetap.

"Sejalan dengan performa positif yang dicapai, Wika berhasil memperoleh kontrak baru sebesar Rp10,45 triliun hingga minggu kedua Maret 2018. Sektor infrastruktur menyumbangkan kontrak terbesar senilai Rp7,55 triliun," ujar dia.

Adapun perolehan kontrak baru di sektor industri mencapai Rp2,05 triliun, sektor energi dan industrial plant berhasil menyumbang kontrak sebesar Rp662 miliar sementara perolehan kontrak di sektor realti dan properti mencapai Rp196 miliar.

Direktur Keuangan Wika A.N.S. Kosasih menambahkan kontribusi penjualan terbesar datang dari sektor infrastruktur dan bangunan gedung sebesar 62,25%. Sektor industri penunjang infrastruktur berkontribusi sebesar 17,92%, Sektor energi dan industrial plant sebesar 14,41% serta sektor realti dan properti berkontribusi sebesar 5,41%.

"Bukan hanya laba yang kita bukukan terbesar sepanjang sejarah Wika, kesehatan keuangan Wika pun mencapai yang terbaik sepanjang sejarah," Jelas dia.

Posisi kas dan setara kas Wika juga mencapai posisi tertinggi sepanjang sejarah sebesar Rp11,25 triliun. Posisi utang berbunga sebesar Rp9,01 triliun dan total ekuitas sebesar Rp14,63 triliun menghasilkan rasio utang gross gearing dan net gearing masing-masing hanya sebesar 0,62 kali dan -0,15 kali.

"Hal itu menunjukan bahwa Wika amat sangat sehat secara keuangan dan memiliki kemampuan finansial yang sangat tinggi untuk mendanai proyek-proyek infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat dan ditargetkan pemerintah," ujar Kosasih.

Pada 2017, Wika juga berhasil membukukan arus kas operasi positif sebesar Rp1,87 triliun atau meningkat sebesar 233,62% dibandingkan tahun 2016. "Salah satu yang tertinggi dan terbaik di industri konstruksi tanah air dimana banyak perusahaan konstruksi membukukan arus kas operasional negatif," pungkasnya.

Tag: PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (Wika), Bintang Perbowo

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Aprillio Akbar

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5821.812 -0.521 587
2 Agriculture 1482.909 -8.990 19
3 Mining 1961.047 9.274 44
4 Basic Industry and Chemicals 792.719 -10.247 70
5 Miscellanous Industry 1192.511 -9.581 45
6 Consumer Goods 2334.240 -6.620 45
7 Cons., Property & Real Estate 448.980 -1.710 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1024.955 -10.483 65
9 Finance 1028.501 16.045 93
10 Trade & Service 878.674 -10.182 141
No Code Prev Close Change %
1 JKSW 89 120 31 34.83
2 SWAT 424 530 106 25.00
3 KPAL 326 406 80 24.54
4 BTON 254 316 62 24.41
5 SONA 2,710 3,290 580 21.40
6 CSIS 1,150 1,390 240 20.87
7 DSSA 21,000 25,200 4,200 20.00
8 PTIS 316 376 60 18.99
9 CITA 1,150 1,350 200 17.39
10 TGRA 426 498 72 16.90
No Code Prev Close Change %
1 SDMU 167 116 -51 -30.54
2 BBRM 63 52 -11 -17.46
3 MFMI 775 640 -135 -17.42
4 DNAR 310 260 -50 -16.13
5 KPIG 1,405 1,200 -205 -14.59
6 JKON 540 472 -68 -12.59
7 LEAD 107 94 -13 -12.15
8 CMPP 338 300 -38 -11.24
9 NELY 132 118 -14 -10.61
10 GLOB 278 250 -28 -10.07
No Code Prev Close Change %
1 SWAT 424 530 106 25.00
2 ERAA 2,660 2,980 320 12.03
3 BBRI 2,910 2,980 70 2.41
4 KREN 760 750 -10 -1.32
5 BMTR 570 540 -30 -5.26
6 INKP 20,025 19,250 -775 -3.87
7 BBCA 21,150 21,925 775 3.66
8 ADRO 2,010 1,930 -80 -3.98
9 BBTN 2,800 2,690 -110 -3.93
10 TLKM 3,610 3,580 -30 -0.83

Recommended Reading