Portal Berita Ekonomi Senin, 22 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:23 WIB. WTON - WIKA Beton masih menahan ekspansi pengembangan pabrik baru.
  • 09:57 WIB. BNI - BNI menaikkan anggaran pembentukan modal ventura jadi dua kali lipat.
  • 09:16 WIB. Syariah Mandiri - Bank Syariah Mandiri menargetkan 173 ribu pendaftar haji di tahun ini.
  • 08:57 WIB. IHSG - IHSG dibuka hijau 0,08% di awal sesi I.
  • 07:29 WIB. BRI - BRI telah menjual SBR007 sekitar Rp195 Miliar.
  • 07:08 WIB. BPJS Kesehatan - Kemenkes memproyeksikan defisit BPJS Kesehatan dapat meningkat hingga Rp28 triliun.
  • 06:40 WIB. China¬†- Importir China sudah merencanakan membeli produk pertanian AS.
  • 06:38 WIB. KRAS - Krakatau Steel berencana melepas saham tiga anak usahanya ke bursa.
  • 06:26 WIB. WIKA - WIKA berencana menghimpun dana Rp5 triliun untuk pengerjaan proyek CPF.
  • 06:20 WIB. Pertamina¬†- Pertamina Patra Niaga lakukan investigasi atas kebakaran truk.
  • 05:52 WIB. KAEF - Kimia Farma menyiapkan dana untuk menyerap right issue Phapros pada semester II/2019.
  • 23:08 WIB. Perikanan¬†- Pemerintah tebar 2.000 kakap putih di perairan Anambas.
  • 21:25 WIB. Bank Asing - OJK: Indonesia sangat terbuka terhadap kehadiran kalangan perbankan Asean

Shriya Artha Nusantara Ekspor 180 Ton Biji Kopi ke Iran

Shriya Artha Nusantara Ekspor 180 Ton Biji Kopi ke Iran - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Perubahan gaya hidup masyarakat di negara Timur Tengah dari semula penikmat teh, dan saat ini lebih banyak menikmati kopi menjadikan wilayah ini  potensi pasar kopi  yang menjanjikan bagi distributor lokal. Salah satunya adalah PT Shriya Artha Nusantara yang mampu menagkap peluang itu.

Baru-baru ini PT Shriya Artha Nusantara telah menandatangani kerja sama dengan investor asal Iran untuk pemesanan 180 ton biji kopi (green bean) yang akan dipasarkan ke sejumlah negara di Timur Tengah seperti Iran dan Turki.

CEO Shriya Artha Nusantara, Emma Ratih mengatakan kerja sama dengan investor asal Iran tersebut menambah negara tujuan ekspor perusahaan. Sebelumnya, perusahaan distributor biji kopi tersebut telah melakukan ekspor ke wilayah Malaysia, Singapura dan Belanda.

Menurut Emma, kerja sama dengan investor Iran ini akan berlangsung dalam lima tahun, atau hingga 2023 mendatang, Melalui penandatangan kerja sama ini, Shriya Artha Nusantara akan mengirim 180 ton biji kopi dalam 10 kontainer, selanjutnya biji kopi tersebut akan dipasarkan ke sejumlah negara di Timur Tengah seperti Iran dan Turki.

"Selain ke Turki dan Iran, pada tahun ini kami juga menjajaki sejumlah negara baru di Timur Tengah seperti Qatar dan Kuwait . Fokus kita memang di Timur Tengah, pasarnya lebih bagus dan banyak permintaan disana, dan kami adalah distributor pertama yang mengekspor biji kopi ke Iran," ujar Emma.

Saat ini kapasitas produksi PT Shriya Artha Nusantara sebanyak 500 ton biji kopi per tahun. Dari jumlah tersebut, sekitar 80%  dipasarkan ke wilayah domestik, sedangkan sisanya 20% di distribusikan melalui ekspor ke sejumlah negara. "Memang dalam dua tahun belakangan produksi sedikit menurun  yang disebabkan  faktor cuaca, tapi tahun ini kami harapkan produksinya tumbuh 15-20%," harap dia.

Tag: Kopi, Iran, Perdagangan

Penulis/Editor: Sufri Yuliardi

Foto: We

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,728.00 3,690.58
British Pound GBP 1.00 17,543.07 17,366.04
China Yuan CNY 1.00 2,037.30 2,016.90
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,983.00 13,843.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,884.58 9,784.23
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,789.94 1,771.79
Dolar Singapura SGD 1.00 10,307.39 10,202.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,750.45 15,588.60
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,403.02 3,366.49
Yen Jepang JPY 100.00 13,003.81 12,872.42

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6456.539 53.245 652
2 Agriculture 1359.948 0.169 21
3 Mining 1656.555 1.125 49
4 Basic Industry and Chemicals 836.222 20.201 72
5 Miscellanous Industry 1262.035 -2.850 49
6 Consumer Goods 2419.754 33.936 53
7 Cons., Property & Real Estate 497.831 2.310 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1241.954 8.326 74
9 Finance 1325.581 8.757 91
10 Trade & Service 819.503 2.647 163
No Code Prev Close Change %
1 POLU 1,260 1,575 315 25.00
2 PAMG 416 520 104 25.00
3 GLOB 505 630 125 24.75
4 PICO 486 605 119 24.49
5 KIOS 520 630 110 21.15
6 FUJI 123 143 20 16.26
7 ASBI 340 384 44 12.94
8 ARKA 1,035 1,165 130 12.56
9 TMPO 162 180 18 11.11
10 IKBI 274 298 24 8.76
No Code Prev Close Change %
1 KBLV 436 390 -46 -10.55
2 KAYU 498 448 -50 -10.04
3 IIKP 62 57 -5 -8.06
4 SRAJ 310 286 -24 -7.74
5 SAPX 745 690 -55 -7.38
6 MINA 1,400 1,300 -100 -7.14
7 NICK 266 248 -18 -6.77
8 PBSA 760 710 -50 -6.58
9 TNCA 324 304 -20 -6.17
10 DSFI 135 127 -8 -5.93
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 350 352 2 0.57
2 BHIT 81 85 4 4.94
3 MNCN 1,365 1,435 70 5.13
4 IPTV 242 248 6 2.48
5 BPTR 97 104 7 7.22
6 POSA 214 204 -10 -4.67
7 BDMN 4,840 5,100 260 5.37
8 ANTM 950 940 -10 -1.05
9 LPKR 278 284 6 2.16
10 BBRI 4,450 4,480 30 0.67