Portal Berita Ekonomi Rabu, 20 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:42 WIB. Facebook - Pendiri WhatsApp Brian Acton kembali ajak hapus Facebook.
  • 16:41 WIB. Penjualan - Mandom Indonesia catat penjualan bersih turun 2,1% menjadi Rp2,65 trliun. 
  • 14:52 WIB. PUBG - Dalam setahun, PUBG Mobile gaet 30 juta pengguna aktif harian.
  • 14:50 WIB. Facebook - Kemeenkominfo panggil Facebook soal video penembakan Selandia Baru.

Gandeng UKM, Startup Lemonilo Usung "Healthy Lifestyle Ecosystem"

Gandeng UKM, Startup Lemonilo Usung
WE Online, Jakarta -

Gaya hidup tentunya memiliki kaitan yang erat dengan kesehatan seseorang. Kendati demikian, masih banyak masyarakat Indonesia yang memiliki gaya hidup tidak sehat. Di tahun 2017, BPJS mengalami defisit sekitar Rp9 triliun akibat besarnya tanggungan pemerintah terhadap klaim pengguna BPJS, terutama penyakit yang berhubungan dengan gaya hidup: hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung.

Kenyataan ini menarik perhatian Shinta Nurfauzia, Johannes Ardiant, dan Ronald Wijaya. Setelah sekitar setahun membangun startup kesehatan, ketiga lulusan universitas Amerika terkemuka ini meneliti pandangan masyarakat terhadap gaya hidup sehat. Setelah melakukan survei pasar terhadap 300 responden, ditemukan fakta bahwa masyarakat sudah memiliki kesadaran pentingnya gaya hidup sehat. Masyarakat sudah siap mengubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan catatan adanya produk-produk yang pas dengan selera masyarakat, harga yang terjangkau, dan mudah didapatkan.

Menyadari adanya kebutuhan yang begitu besar untuk melakukan perubahan positif di sektor kesehatan dari segi lifestyle, Shinta, Jo, dan Ronald, begitu sapaan akrab mereka, memutuskan membangun "Lemonilo".

Berdasarkan keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (15/3/2018), Lemonilo bermitra dengan berbagai UKM dari seluruh Indonesia. Lemonilo muncul sebagai healthy lifestyle ecosystem yang menyediakan berbagai produk alami terjangkau untuk segala kebutuhan dengan jaminan bebas dari 100+ bahan sintetis berbahaya, melalui curated marketplace. Dengan melakukan proses kurasi yang ketat, Lemonilo memastikan semua produk yang dijual alami dan sehat untuk dikonsumsi.

Selain menjual produk-produk UKM yang lolos kurasi, lebih dalam lagi, Lemonilo turut membantu mitra UKM melakukan optimalisasi produksi. Inilah yang menjadi core business Lemonilo. Dengan menggabungkan teknologi big data untuk melakukan sales forecast, Lemonilo dapat memprediksi produk yang akan laku di pasaran. Kemudian dari hasil analisis data, tim Lemonilo yang terdiri dari food technologist dan nutritionist merekonstruksi ulang formula produk yang diinginkan untuk nantinya diproduksi oleh mitra UKM di bawah bendera Lemonilo.

Langkah ini dilakukan agar produk alami yang dihasilkan UKM dapat ditawarkan dengan harga terjangkau. Lemonilo menargetkan harga produk alami keluaran mereka maksimal 30% lebih mahal dari produk serupa yang tidak sehat.

Saat ini di Indonesia, harga produk alami yang ada di pasaran dapat mencapai hingga 200% lebih mahal dari produk serupa yang tidak sehat. Itulah mengapa kategori produk alami sebelumnya belum bisa diserap secara optimal oleh sebagian besar masyarakat.

Tag: Lemonilo, Startup, startup kesehatan

Penulis/Editor: Ratih Rahayu

Foto: Lemonilo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,813.97 3,775.19
British Pound GBP 1.00 18,965.88 18,770.50
China Yuan CNY 1.00 2,131.41 2,110.25
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,302.00 14,160.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,112.94 10,011.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.93 1,803.82
Dolar Singapura SGD 1.00 10,577.62 10,471.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,228.48 16,065.94
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,511.42 3,473.14
Yen Jepang JPY 100.00 12,814.26 12,685.90

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6482.710 2.434 629
2 Agriculture 1498.343 -4.886 21
3 Mining 1882.238 9.191 47
4 Basic Industry and Chemicals 893.733 0.232 71
5 Miscellanous Industry 1285.573 -3.740 46
6 Consumer Goods 2667.555 5.523 52
7 Cons., Property & Real Estate 460.673 -0.670 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1164.648 -9.651 72
9 Finance 1248.066 3.719 91
10 Trade & Service 828.180 -0.981 155
No Code Prev Close Change %
1 COCO 198 336 138 69.70
2 CAKK 160 216 56 35.00
3 JSKY 1,245 1,460 215 17.27
4 TFCO 580 680 100 17.24
5 INCI 560 640 80 14.29
6 URBN 1,795 2,030 235 13.09
7 TALF 308 340 32 10.39
8 MDIA 136 150 14 10.29
9 VIVA 153 168 15 9.80
10 DART 280 300 20 7.14
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 396 298 -98 -24.75
2 JAYA 202 165 -37 -18.32
3 TRIS 236 206 -30 -12.71
4 KPAL 312 274 -38 -12.18
5 LPLI 146 130 -16 -10.96
6 AKPI 675 605 -70 -10.37
7 HERO 990 900 -90 -9.09
8 FREN 348 324 -24 -6.90
9 ABMM 2,200 2,050 -150 -6.82
10 TCPI 4,880 4,550 -330 -6.76
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 100 101 1 1.00
2 VIVA 153 168 15 9.80
3 SIMA 396 298 -98 -24.75
4 JAYA 202 165 -37 -18.32
5 MYRX 103 104 1 0.97
6 TLKM 3,780 3,780 0 0.00
7 FREN 348 324 -24 -6.90
8 STAR 84 88 4 4.76
9 UNTR 27,500 27,825 325 1.18
10 LPPF 4,010 4,140 130 3.24