Portal Berita Ekonomi Senin, 25 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:54 WIB. BRI - BRI targetkan bisnis kartu kredit tumbuh 40% di tahun ini.
  • 05:53 WIB. GPN - BI menargetkan 30% kartu debit GPN sudah tersebar di masyarakat tahun ini.
  • 05:52 WIB. BNI Syariah - BNI Syariah pastikan masuk BUKU 3 tahun ini.
  • 05:50 WIB. PTBA - Geliat harga batu bara kalori rendah diyakini PTBA akan turut mengerek kinerja keuangan perseroan.
  • 05:49 WIB. Mandiri - Bank Mandiri optimis mencapai target ahun ini.
  • 05:48 WIB. Pelni - Pelni menyiapkan capex 2019 senilai Rp322 miliar .

BNI Syariah: Dana Segar untuk Kembangankan Infrastruktur IT

BNI Syariah: Dana Segar untuk Kembangankan Infrastruktur IT - Warta Ekonomi
WE Online, Medan -
Kepercayaan atas kinerja BNI Syariah diwujudkan oleh BNI Induk yang telah melakukan penambahan modal di tahun 2017 sebesar Rp1 triliun. Suntikan modal tersebut bertujuan untuk meningkatkan rasio permodalan BNI Syariah menjadi 20,14 persen, menopang pertumbuhan bisnis pembiayaan serta untuk pengembangan infrastruktur IT termasuk digital banking.
 
Saat ini, jumlah customer BNI Syariah lebih dari 2,4 juta dan jaringan sebanyak 349 outlet yang tersebar diseluruh Indonesia ditambah lebih dari 1.400 Syariah Channeling Office (SCO) Kantor Cabang BNI yang dapat melayani pembukaan rekening BNI Syariah.
   
Pimpinan Cabang BNI Syariah Medan Mohammad Yasyfien menambahkan BNI Syariah hadir sejak tahun 2002. Saat ini memiliki 3 Kantor Cabang Pembantu (KCP) dan 1 Payment Point. Kantor Cabang BNI Syariah Medan berlokasi di Jalan Adam Malik dan untuk meningkatkan layanan, dalam waktu dekat akan melakukan pembukaan Kantor Cabang Pembantu di Pematang Siantar.
   
"BNI Syariah senantiasa menjadi mitra yang Hasanah (Hasanah Banking Partner) dengan mendampingi seluruh nasabah melalui layanan dan produk unggulan sejak lahir sampai mempersiapkan kehidupan di akhirat kelak yang kami namakan dengan Hasanah Way seperti tabungan BNI iB Hasanah, BNI Griya iB Hasanah, BNI iB Hasanah Card dan produk unggulan lainnya," katanya, Kamis (15/3/2018).
 
Saat ini perkembangan era digital dan financial technologi, mendorong BNI Syariah untuk terus ber-inovasi dengan meluncurkan aplikasi Wakaf Hasanah, Hasanah Personal, dan Tapcash untuk pembayaran tol, kereta, commuter line, busway, parkir dan pembayaran lainnya yang bekerjasama dengan BNI. Berkat kepercayaan dari seluruh mitra stakeholders inilah sampai dengan akhir 2017 BNI Syariah telah memperoleh 50 penghargaan dari media dan berbagai institusi.
   
"BNI Syariah bermula sebagai Unit Bisnis Strategis bagian dari BNI yang mulai beroperasi sejak 29 April 2000. Pada 19 Juni 2010 status BNI Syariah meningkat menjadi Bank Umum Syariah (BUS). Komposisi kepemilikan saham BNI Syariah adalah 99,9 persen dimiliki oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan sisanya dimiliki oleh PT BNI Life," ujarnya.
 
BNI Syariah senantiasa mendapatkan dukungan teknologi informasi dan penggunaan jaringan saluran distribusi infrastruktur BNI Induk diataranya memiliki lebih dari 16.000 ATM BNI, ditambah ribuan jaringan ATM Bersama, ATM Prima serta ATM berlogo Maestro dan Cirrus di seluruh dunia, fasilitas 24 jam BNI Call (021-1500046), SMS Banking, dan BNI Internet Banking. 
 
"Saat ini BNI Syariah telah didukung oleh jaringan yang cukup luas di seluruh Indonesia yaitu 323 outlet syariah yang tersebar di seluruh Indonesia, serta didukung oleh lebih dari 1.490 Kantor Cabang BNI yang melayani pembukaan rekening syariah." Tukasnya.

Tag: PT Bank BNI Syariah

Penulis: Khairunnisak Lubis

Editor: Vicky Fadil

Foto: Khairunnisak Lubis

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,794.23 3,755.47
British Pound GBP 1.00 18,692.75 18,500.55
China Yuan CNY 1.00 2,125.36 2,104.15
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,228.00 14,086.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,103.30 10,001.06
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,813.38 1,795.26
Dolar Singapura SGD 1.00 10,546.29 10,439.49
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,182.93 16,018.60
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,506.16 3,466.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,850.43 12,718.74

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6525.274 23.498 629
2 Agriculture 1490.781 9.164 21
3 Mining 1887.862 3.129 47
4 Basic Industry and Chemicals 910.367 -5.244 71
5 Miscellanous Industry 1284.891 0.529 46
6 Consumer Goods 2663.462 4.407 52
7 Cons., Property & Real Estate 465.570 -1.138 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1170.915 5.940 72
9 Finance 1263.236 12.361 91
10 Trade & Service 828.467 0.865 155
No Code Prev Close Change %
1 COCO 420 525 105 25.00
2 GLOB 352 440 88 25.00
3 CAKK 270 326 56 20.74
4 ECII 825 990 165 20.00
5 SMMA 7,700 9,000 1,300 16.88
6 TGKA 3,010 3,500 490 16.28
7 ANDI 1,605 1,805 200 12.46
8 FISH 3,400 3,760 360 10.59
9 LPLI 135 149 14 10.37
10 BKSW 175 193 18 10.29
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 224 168 -56 -25.00
2 KICI 310 260 -50 -16.13
3 IDPR 735 640 -95 -12.93
4 PYFA 198 177 -21 -10.61
5 ATIC 990 895 -95 -9.60
6 JMAS 895 810 -85 -9.50
7 LAND 1,085 1,010 -75 -6.91
8 MTSM 240 224 -16 -6.67
9 UNIT 242 226 -16 -6.61
10 AKSI 400 374 -26 -6.50
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 101 97 -4 -3.96
2 HOME 102 102 0 0.00
3 GGRM 88,000 85,900 -2,100 -2.39
4 BBRI 3,980 4,060 80 2.01
5 TLKM 3,800 3,820 20 0.53
6 INKP 10,200 9,800 -400 -3.92
7 FREN 308 328 20 6.49
8 CTRA 975 1,030 55 5.64
9 UNTR 27,800 28,000 200 0.72
10 GIAA 555 555 0 0.00