Portal Berita Ekonomi Jum'at, 18 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:42 WIB. BPPT - BPPT ingatkan desain teknologi LRT perlu uji coba lapangan. 
  • 18:29 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo akan uji coba 700 Mhz untuk mitigasi bencana alam.
  • 18:27 WIB. Twitter - Twitter catat 1,3 juta cuitan saat Debat Pilpres 2019.
  • 18:25 WIB. Xiaomi - Xiaomi rilis gim pesaing PUBG dan Fortnite.
  • 18:24 WIB. Asus - Asus tunda penjualan smartphone gaming ROG di Indonesia.
  • 18:23 WIB. Oppo - Oppo R17 pro sudah bisa pakai fitur kamera 3D.
  • 16:01 WIB. IHSG - Akhir pekan ini, IHSG ditutup menguat 0,38% ke level 6.448,16.
  • 14:28 WIB. KIMA - Kemenperin dorong perluasan kawasan industri Makassar hingga 1.000 ha.
  • 14:27 WIB. Pajak - Babel terapkan pembayaran pajak melalui aplikasi Bukalapak.com.
  • 14:26 WIB. Pengusaha - Pengusaha di NTT kesulitan mendapatkan akses pengankutan barang dengan menggunakan kapal tol laut.
  • 14:23 WIB. PNM - Setibanya di Garut, Jokowi langsung menemui ibu-ibu pelaku wirausaha mikro binaan program Mekaar dari PNM.
  • 14:22 WIB. Dili - Pemda NTT segera membuka kantor perwakilan perdagangan di Dili guna mendukung pembangunan kerja sama trilateral.
  • 14:20 WIB. Investasi - BI: investasi di NTT mengalami pertumbuhan sekitar 4,78 persen hingga triwulan III/2018.
  • 14:19 WIB. AS - Mendag: perusahaan asal AS telah banyak melihat potensi Indonesia menjadi hub regional.
  • 14:18 WIB. Proyek - Menteri BUMN dijadwalkan meninjau sejumlah proyek di Garut: reaktivasi rel hingga elektrifikasi.

Waspada, BMKG Ingatkan Potensi Karhutla di 2018

Foto Berita Waspada, BMKG Ingatkan Potensi Karhutla di 2018
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tahun ini sehingga perlu diantisipasi sejak dini.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati pada Munas Ke 10 Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) di Jakarta, Kamis (15/3/2018) mengatakan, pada Mei-Agustus 2018, Indonesia memasuki musim kering namun tidak merata. Sementara itu, hingga Mei, cuaca dikategorikan dalam kondisi "weak" La Nina.

"Potensi kebakaran hutan dan lahan tetap ada dan harus diantisipasi sejak dini," katanya dalam Munas bertema "Kemitraan dengan petani sawit Demi kesejahteraan bangsa" yang berlangsung 14-16 Maret 2018 itu.

Menurut Rita, sebagian wilayah di Sumatera, Jawa dan Kalimantan, pada bulan Maret telah memasuki puncak musim kering, karena itu, potensi hutan terbakar tetap ada dan harus diantisipasi.

"Pada saat bersamaan, ada juga wilayah mengalami puncak musim hujan seperti pantai barat Sumatera. sebaliknya di pantai timur justru kering," kata mantan Rektor Universitas Gajah Mada (UGM) tersebut.

Sementara itu Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono Prabowo menambahkan, kondisi cuaca tahun ini yang diprediksi normal, merupakan momentum yang baik untuk produksi sawit.

"Saat ini ada 'weak' La Nina hingga Mei. cuacanya lebih basah dibandingkan 2015. Prediksi kami pada Maret-April hujan meski tidak merata," katanya.

Potensi karhutla masih ada, tambahnya, namun BMKG telah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) untuk antisipasi pencegahan.

"Antisipasi dini harus tetap ada, sehingga saat memasuki kemarau, kebakaran tidak meluas," kata dia.

Ketua bidang Agraria dan Tata Ruang Gapki Eddy Martono memperkirakan, produksi minyak sawit (CPO/ crude palm oil) nasional tahun 2018 meningkat dibandingkan 2017.

Naiknya produksi, tambahnya, didukung kondisi cuaca tahun 2018 yang cenderung normal.

"Efek cuaca tahun ini tidak terlalu bagus, namun juga tidak buruk. Panen tidak akan terganggu seperti yang terjadi pada tahun 2017," katanya.

Eddy memperkirakan, cuaca yang normal seperti itu akan berdampak baik bagi produksi. Dampak El Nino tahun 2015 dipastikan tidak lagi.

Oleh karena itu, produksi CPO nasional tahun ini diperkirakan bisa naik lebih dari 38 juta ton.

Selama tidak terjadi banjir berlebihan atau kebakaran, menurut dia, panen tidak terganggu. Begitu memasuki musim hujan, jika tidak terjadi banjir dalam jangka waktu lama, efeknya tidak terlalu signifikan.

Dampaknya, ujar Eddy, hanya pada masalah pengangkutan hasil panen dari kebun.

"Sebaliknya jika terjadi kebakaran cukup besar, butuh minimal satu tahun untuk mengembalikan kondisi kebun," katanya.

Pihaknya juga memastikan, korporasi anggota Gapki siap mengantisipasi dampak musim kering dengan perlengkapan yang dibutuhan dalam pencegahan karhutla.

"Tahun ini, kami lebih siap, setelah belajar dari pengalaman tahun 2015. Korporasi sawit juga berkomitmen untuk membantu pemerintah dan masyarat mencegah karhutla. Terbukti, pada tahun 2016-2017 kebakaran berhasl ditangani sehingga tidak meluas," katanya.

Tag: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Karhutla

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Vicky Fadil

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56