Portal Berita Ekonomi Jum'at, 17 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:53 WIB. BUMN - BUMN harap program SMN dapat memupuk rasa persatuan seluruh siswa di Indonesia.
  • 14:22 WIB. Jokowi - Jokowi siapkan Rp2.439,7 T untuk belanja tahun depan.
  • 14:21 WIB. Gaji - Sri Mulyani mewajarkan kenaikan gaji PNS sebesar 5%.
  • 14:19 WIB. Ekspor - Hasilkan divisa, ekspor jagung hibrida ke Srilanka dioptimalkan.
  • 14:10 WIB. GIIAS - Honda Forza laris manis di GIIAS.
  • 14:08 WIB. Timses - Djoko Santoso: Insya Allah saya timses Prabowo.
  • 13:19 WIB. Kenaikan Dolar - Waskita: kenaikan dolar pengaruhi harga proyek.
  • 13:18 WIB. SBY - SBY hadiri perayaan HUT RI di Singapura.
  • 13:17 WIB. Saipul Jamil - Bang Ipul, 1 dari 1.141 napi yang dapat remisi HUT RI.
  • 13:16 WIB. Ahok - Ahok dapat remisi saat HUT RI.
  • 11:57 WIB. GIIAS - Isuzu berhasil jual 451 mobil selama GIIAS.
  • 11:54 WIB. HUT RI - KJRI-WNI rayakan HUT RI dengan menggelar bazaar.
  • 11:54 WIB. Asian Games - asian games juga jadi ajang promosikan budaya.
  • 11:46 WIB. Novel - Novel Baswedan ingin presiden memperhatikan kasusnya lagi.
  • 11:41 WIB. Pajak - Pengamat: Target penerimaan pajak 2019 lebih realistis.

Trump Lagi-lagi Buat China Geram, Ini Sebabnya

Foto Berita Trump Lagi-lagi Buat China Geram, Ini Sebabnya
Warta Ekonomi.co.id, Washington -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat (16/3/2018) menandatangani undang-undang yang mendorong Amerika Serikat untuk mengirim pejabat senior ke Taiwan bertemu rekan-rekan Taiwan dan sebaliknya.

Keputusan tersebut sontak membuat geram pihak China, yang memandang pulau yang memiliki pemerintahan sendiri terdebut sebagai pembangkang. Rancangan undang-undang, yang tidak mengikat, akan mulai berlaku pada Sabtu pagi, bahkan jika Trump tidak menandatanganinya, demikian Gedung Putih. Langkah tersebut menambah ketegangan antara kedua negara pada perdagangan, karena Trump telah memberlakukan tarif dan meminta China untuk mengurangi ketidakseimbangan perdagangannya yang besar dengan AS, bahkan saat Washington bergantung pada Beijing untuk membantu menyelesaikan ketegangan dengan Korea Utara.

Pada Jumat pagi, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lu Kang mengulangi pernyataan bahwa Beijing menentang undang-undang tersebut dan mendesak AS mematuhi kebijakan "satu China", yang menetapkan bahwa Taiwan adalah bagian dari China, dan menghentikan pertukaran resmi dengan Taiwan.

Dalam sebuah pernyataan setelah Trump menandatangani rancangan undang-undang tersebut, kedutaan besar China mengatakan bahwa pasal-pasal undang-undang tersebut "sangat melanggar prinsip satu-China, landasan politik hubungan China-AS." "China sangat tidak puas dengan hal itu dan dengan tegas menentangnya," demikian pernyataan tersebut, menambahkan bahwa AS harus "berhenti mengejar hubungan resmi dengan Taiwan atau memperbaiki hubungan saat ini dengan Taiwan secara substantif." Kementerian Luar Negeri Taiwan mengucapkan terima kasih atas "langkah ramah" pemerintah Trump, dengan mengatakan bahwa pemerintah akan terus memperdalam kerja sama dan kemitraannya dengan AS di semua tingkat.

AS tidak memiliki hubungan formal dengan Taiwan, namun diwajibkan oleh undang-undang untuk membantunya dalam pertahanan negaranya dan menjadi sumber utama senjata di pulau itu. Douglas Paal, yang bertugas sebagai perwakilan AS untuk Taiwan dari 2002 hingga 2006, mengatakan bahwa undang-undang tersebut tidak mengubah apapun secara nyata karena tidak mengikat. Pemerintahan AS sudah memiliki wewenang untuk mengizinkan kunjungan pejabat senior Taiwan dan kunjungan pejabat senior AS serta perwira militer ke Taiwan, tuturnya.

"Mereka tidak mengizinkan perjalanan ini karena keputusan kebijakannya adalah bahwa biaya dalam hubungan dengan China akan lebih besar daripada manfaatnya dalam hubungan dengan Taiwan," pungkas Paal.

Rancangan undang-undang tersebut, yang disahkan oleh Kongres bulan lalu, mengatakan bahwa seharusnya menjadi kebijakan AS untuk mengizinkan kunjungan di semua tingkat. Pejabat tinggi Taiwan harus diizinkan memasuki AS "di bawah persyaratan yang terhormat" untuk bertemu dengan pejabat AS, sementara perwakilan ekonomi dan budaya Taiwan harus didorong untuk melakukan bisnis di AS. Permusuhan China terhadap Taiwan telah meningkat sejak terpilihnya Presiden Tsai Ing-wen, dari Partai Progresif Demokratik pro-kemerdekaan, pada 2016.

China mencurigai Tsai ingin mendorong kemerdekaan formal, yang akan melewati garis merah bagi pemimpin Partai Komunis di Beijing, meskipun Tsai telah mengatakan bahwa dia ingin mempertahankan status "quo" dan berkomitmen untuk menjamin perdamaian. Pasukan Nasionalis yang terkalahkan melarikan diri ke Taiwan pada 1949, setelah kalah terhadap pasukan Komunis pada perang sipil China. (HYS/Ant)

Tag: China (Tiongkok), Donald John Trump, Xi Jinping, Taiwan

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/Jonathan Ernst

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5783.798 -32.792 599
2 Agriculture 1584.193 -7.884 20
3 Mining 1965.865 -31.513 46
4 Basic Industry and Chemicals 782.004 7.938 70
5 Miscellanous Industry 1220.194 17.296 45
6 Consumer Goods 2331.314 16.429 46
7 Cons., Property & Real Estate 433.212 -4.440 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 998.106 -18.088 70
9 Finance 1041.203 -17.449 91
10 Trade & Service 831.450 -1.637 144
No Code Prev Close Change %
1 ANDI 200 340 140 70.00
2 MDIA 157 210 53 33.76
3 CANI 154 197 43 27.92
4 BGTG 77 93 16 20.78
5 FILM 935 1,100 165 17.65
6 TIRA 127 149 22 17.32
7 BBHI 155 180 25 16.13
8 GLOB 172 198 26 15.12
9 AGRS 228 260 32 14.04
10 PALM 302 344 42 13.91
No Code Prev Close Change %
1 PNSE 1,275 960 -315 -24.71
2 ABMM 2,170 1,820 -350 -16.13
3 JPRS 248 214 -34 -13.71
4 ERTX 138 121 -17 -12.32
5 SKYB 372 330 -42 -11.29
6 CNTX 670 600 -70 -10.45
7 TALF 320 292 -28 -8.75
8 MAPA 3,670 3,350 -320 -8.72
9 AMIN 348 318 -30 -8.62
10 PSDN 280 256 -24 -8.57
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,210 3,050 -160 -4.98
2 PTBA 4,030 4,120 90 2.23
3 FILM 935 1,100 165 17.65
4 TLKM 3,430 3,350 -80 -2.33
5 BGTG 77 93 16 20.78
6 ADRO 1,855 1,780 -75 -4.04
7 UNTR 34,000 33,400 -600 -1.76
8 BBNI 7,375 7,075 -300 -4.07
9 LSIP 1,325 1,320 -5 -0.38
10 BBCA 23,450 23,375 -75 -0.32

Recommended Reading

Kamis, 16/08/2018 17:17 WIB

Pemerintah Targetkan Defisit APBN 2019 1,8%

Kamis, 16/08/2018 11:00 WIB

"Startup Ramping" Versi Eric Ries

Rabu, 15/08/2018 18:33 WIB

Triwulan II-2018, Rupiah Melemah 3,94%

Rabu, 15/08/2018 18:16 WIB

IHSG Diramal Bakal Menguat Lagi, Kenapa?