Portal Berita Ekonomi Jum'at, 20 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:06 WIB. Australia - Pesawat Tigerair Australia tersambar petir.
  • 15:04 WIB. Putin - Trump tolak keinginan Putin interogasi warga AS.
  • 15:03 WIB. Myanmar - Pengungsi Rohingya ungkap kekerasan berlanjut di Myanmar.
  • 15:03 WIB. Uni Eropa - Uni Eropa akui tunggu pencabutan status darurat Turki.
  • 15:02 WIB. BTN - BTN tetap berkomitmen perbaiki efisiensi menuju CIR di bawah 50% .
  • 15:02 WIB. Malaysia - Polisi Malaysia pantau 3 WNI sebelum penangkapan.
  • 15:01 WIB. BNI -┬áDorong ekspor, BNI beri pinjaman berdenominasi yen.
  • 15:01 WIB. Korea Utara - Korut belum tepati janji kembalikan jenazah tentara AS.
  • 15:00 WIB. Turki - Juru bicara kepresidenan Turki kecam undang-undang 'negara Yahudi'.
  • 14:59 WIB. ASEAN - Indonesia tegaskan ASEAN-India harus lakukan kerja sama maritim.
  • 14:58 WIB. Putin - Donald Trump undang Putin ke Gedung Putih.
  • 14:57 WIB. Arab - Liga Arab kutuk pengesahan UU Negara Yahudi.
  • 14:57 WIB. Mandiri - Bank Mandiri persilakan bank asing untuk biayai divestasi PT Freeport oleh Inalum.
  • 14:56 WIB. Microsoft - Bisnis gaming Microsoft berhasil mencetak pendapatan hingga US$10,35 miliar (sekitar Rp150,3 triliun) selama satu tahun fiskal.
  • 14:54 WIB. Xiaomi - Gelang pintar Mi Band 3┬ádibanderol sekira US$30 atau Rp420.000.

Haruskah Jokowi Gandeng Tokoh Islam di Pilpres?

Foto Berita Haruskah Jokowi Gandeng Tokoh Islam di Pilpres?
Warta Ekonomi.co.id, Jombang -

Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang, Jawa Timur, KH Salahuddin Wahid mengatakan Joko Widodo (Jokowi) harus menggandeng tokoh Islam dalam Pemilihan Presiden 2019.

"Saya kira begitu. Kalau bukan dari Islam pemilih Pak Jokowi bisa jauh berkurang," kata Gus Sholah, sapaan akrab adik kandung Gus Dur itu di Jombang, Sabtu (17/3/2018).

Menurut rektor Universitas Hasyim Asyari itu, Jokowi bisa memilih tokoh Islam dari kalangan partai politik maupun nonparpol.

"Banyak pilihan. Dari parpol misalnya Rommy (ketua umum PPP M Romahurmuziy, red), ia calon yang baik. Dari luar parpol misalnya Pak Mahfud MD, juga calon yang baik," katanya.

Menurut mantan ketua PBNU itu, pemilihan calon wakil presiden yang tepat akan turut menentukan kemenangan pasangan capres-cawapres mendatang karena capresnya hampir pasti hanya dua, yakni Jokowi dan Prabowo Subianto.

"Calon ketiga sulit untuk diwujudkan. Jadi tinggal siapa yang jadi pendamping dua calon itu. Masih ada waktu beberapa bulan untuk menentukan," katanya.

Mantan wakil ketua Komnas HAM itu pun tak setuju seandainya Pilpres 2019 hanya diikuti satu calon.

"Calon tunggal kurang bagus bagi demokrasi," kata cawapres pada Pilpres 2004 berpasangan dengan Wiranto itu.

Sementara itu, Ketua Umum PPP M Romahurmuziy mengatakan partainya terus berkomunikasi dengan partai-partai yang berkomitmen mengusung Jokowi pada Pilpres 2019 untuk memberikan cawapres terbaik sesuai kebutuhan Jokowi.

"Kami PPP berfokus pada apa-apa yang dibutuhkan presiden ke depan karena tugas wakil itu mendampingi presiden," katanya.

Tag: Salahuddin Wahid, Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Wahyu Putro A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Jun
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10