Portal Berita Ekonomi Senin, 20 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:27 WIB. ADHI - Adhi Karya berkongsi dengan Gama Group dalam pengerjaan ruas tol Solo - Yogyakarta.
  • 20:24 WIB. ADHI - Adhi Karya menargetkan bisa memulai konstruksi ruas tol Solo - Yogyakarta pada tahun depan.
  • 20:20 WIB. Djakarta Lloyd - Djakarta Lloyd melakukan perluasan jasa dengan melayani kebutuhan on/offshore minyak dan gas.
  • 20:16 WIB. Djakarta Lloyd - Djakarta Lloyd meningkatkan volume angkutan curah kering serta curah cair.
  • 20:15 WIB. Pertamina - Pertamina alokasikan tambahan 148.720 tabung elpiji 3 Kg di wilayah Soloraya.
  • 19:14 WIB. PAN -  Pemanggilan dugaan mahar Sandiaga harus ada bukti otentik.
  • 19:13 WIB. Politik - PAN bakal mempertanyakan, jika Bawaslu RI memanggil untuk pemeriksaan dugaan mahar Sandiaga Uno.
  • 19:13 WIB. PAN - Pemeriksaan saksi atas dugaan mahar Sadiaga Uno di Bawaslu RI, hanya lucu-lucuan.
  • 19:08 WIB. Gempa Lombok - Jokowi tengah menyiapkan Inpres terkait status bencana di Lombok.
  • 19:09 WIB. Jokowi - Terpenting saat ini adalah bantuan dan penanganan dari pemerintah pusat ke NTB.
  • 18:50 WIB. Pertamina - Pertamina segera mengambil alih pengelolaan kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI).
  • 18:49 WIB. Pertamina - Pertamina segera mengambil alih pengelolaan kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI).
  • 18:41 WIB. Pelindo - PT Pelindo II menyiapkan investasi awal untuk proyek CBL Rp3,2 triliun.
  • 18:40 WIB. Pelindo - PT Pelindo II menyiapkan proyek pembangunan Kanal Cikarang Bekasi Laut (CBL).
  • 17:58 WIB. Iran - AS-Israel bahas ancaman nuklir Iran.

Semen Mortar Bangun Pabrik di Cikande Tangerang

Foto Berita Semen Mortar Bangun Pabrik di Cikande Tangerang
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Produsen mortar PT Cipta Mortar Utama mulai mengoperasikan pabrik keempat yang berlokasi di Kawasan Industri Cikande, Tangerang dengan kapasitas produksi 180.000 ton/tahun. Pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 5 hektare ini sekaligus melengkapi tiga unit pabrik Cipta Mortar Utama lainnya yang berada di Cibitung, Gresik, dan Medan. 

Presiden Direktur PT Cipta Mortar Utama Jose Martos mengatakan, Indonesia memang masih potensial untuk tempat berinvestasi karena memiliki sumber daya alam dan pasar. Dia mengatakan, pabrik keempat ini dibangun dengan nilai investasi sebesar 8 juta Euro diharapkan dapat semakin mendorong industri mortar terus berkembang dan mengubah perilaku membangun yang lebih efisien di Indonesia.

"Kami sangat serius dan berkomitmen untuk turut berkontribusi menghadirkan material bangunan yang lebih inovatif, lebih ramah lingkungan, dan membantu produktivitas di proyek," kata Jose dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (19/3/2018).

Ia mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan kapasitas produksi di Indonesia serta memiliki rencana pembangunan pabrik berikutnya di beberapa lokasi hingga tahun 2020 seiring dengan besarnya keinginan konsumen menggunakan produk mortar instan.

"Hal ini juga dapat menjadi salah satu indikasi bahwa Indonesai adalah negara yang menjanjikan untuk investasi serta pasar yang sangat potensial," pungkasnya. 

Tag: PT Cipta Mortar Utama, Jose Martos

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Boyke P. Siregar

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5892.192 108.394 599
2 Agriculture 1588.944 4.751 20
3 Mining 2014.336 48.471 46
4 Basic Industry and Chemicals 803.050 21.046 70
5 Miscellanous Industry 1263.593 43.399 45
6 Consumer Goods 2363.210 31.896 46
7 Cons., Property & Real Estate 439.284 6.072 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1012.787 14.681 70
9 Finance 1060.303 19.100 91
10 Trade & Service 846.847 15.397 144
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Senin, 20/08/2018 15:20 WIB

Kemenkeu Yakin Tak Bakal Gagal Bayar Utang

Senin, 20/08/2018 03:42 WIB

Minyak Tumpah di Ambon, Apa Kata Pertamina?

Minggu, 19/08/2018 23:04 WIB

Rex Marindo: Jangan Jadi Pengusaha

Minggu, 19/08/2018 22:20 WIB

Google Hapus Layanan Pencarian Gambar

Minggu, 19/08/2018 18:28 WIB

DPR Akan Panggil OJK Soal Regulasi Fintech

Minggu, 19/08/2018 08:58 WIB

Apa Itu Merdeka Finansial?

Jum'at, 17/08/2018 17:08 WIB

Indeks Merosot 4,83% Sepanjang Pekan Ini