Portal Berita Ekonomi Kamis, 26 April 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:51 WIB. Pilpres - Fadli Zon sebut Jokowi-Prabowo tidak Cocok dipasangkan di Pilpres 2019.
  • 09:50 WIB. Pilpres - Jokowi buka peluang gandeng Prabowo di Pilpres 2019.
  • 09:50 WIB. Politik - Fadli Zon: Menolak Perpres TKA bukan berarti menggoreng isu.
  • 09:49 WIB. Pilpres - Jokowi akui pernah bicarakan Pilpres dengan PKS.
  • 09:49 WIB. Politik - PA 212 tegaskan tidak akan dukung Jokowi.
  • 09:48 WIB. Politik - Gatot Nurmantyo respons positif pertemuan Jokowi-PA 212.
  • 09:48 WIB. Pilpres - Fadli Zon: Politik identitas sangat halal.
  • 09:47 WIB. Pilpres - Akbar Tandjung sebut Cak Imin cocok duet dengan Jokowi.
  • 09:47 WIB. Politik - Jokowi tantang pengkritik utang adu data dengan Sri Mulyani.
  • 09:46 WIB. Pilpres - Gatot Nurmantyo mengaku tak kenal dengan relawan pendukungnya.
  • 09:46 WIB. Nasional - Gatot mengatakan dirinya ttak risaukan soal Perpres TKA.
  • 09:42 WIB. Pilpres - Gatot sebut partai di Indonesia sudah tutup pintu untuk dirinya.
  • 09:33 WIB. Eropa - Jepang incar proyek pesawat maritim Eropa.
  • 09:33 WIB. Minyak - Minyak naik 35 sen, menetap di $68,05 per barel, seiring meningkatnya stok minyak mentah AS dan kenaikan 'cap output'.
  • 09:31 WIB. Yerusalem - Presiden Ceko pertimbangkan pindahkan kedutaannya ke Yerusalem.

Parlemen Australia Sambut Aung San Suu Kyi

Foto Berita Parlemen Australia Sambut Aung San Suu Kyi
Warta Ekonomi.co.id, Canberra, Australia -

Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi disambut di Gedung Parlemen Australia pada hari Senin (19/3/2018) untuk dimulainya kunjungan kenegaraan di tengah protes atas tanggapannya yang pasif terhadap tindakan keras militer terhadap Muslim Rohingya.

Peraih Nobel Perdamaian tiba di Sydney pada akhir pekan lalu untuk menghadiri pertemuan puncak para pemimpin Asia Tenggara. Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull mengatakan pada hari Minggu (19/3/2018) bahwa Suu Kyi telah mencari bantuan kemanusiaan dari sesama anggota Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara dan Australia untuk menghadapi krisis tersebut.

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak juga mengatakan pada KTT bahwa krisis pengungsi tidak lagi menjadi masalah domestik bagi Myanmar, karena insiden melarikan diri dari Rohingya bisa menjadi target utama radikalisasi oleh para teroris.

Sekitar 700.000 pengungsi Rohingya telah melarikan diri dari Myanmar ke Bangladesh sejak akhir Agustus, ketika pasukan keamanan Myanmar memulai "operasi pembersihan" besar-besaran setelah kelompok gerilyawan Rohingya Arakan menyerang pos keamanan pasukan Myanmar.

Myanmar dengan tegas membantah bahwa pasukan keamanannya telah menargetkan warga sipil di negara bagian Rakhine. Suu Kyi juga telah mendapatkan kritik internasional. Namun, penolakan Myanmar telah nampak semakin lemah karena rekening mengerikan dari pengungsi telah terakumulasi dan citra satelit dan bukti lain dari desa Rohingya yang hancur telah dikumpulkan.

Associated Press bulan lalu mendokumentasikan sebuah kejadian mengerikan yang menimpa warga Rohingya di mana melalui video dan keterangan saksi setidaknya ada lima kuburan massal warga sipil Rohingya. Saksi mata mengatakan militer menggunakan asam untuk menghapus identitas korban. Pemerintah Myanmar langsung menolaknya, dengan mempertahankan bahwa hanya "teroris" yang terbunuh yang kemudian "dikubur dengan hati-hati".

Suu Kyi berada di bawah tahanan rumah selama hampir 15 tahun sebelum dia dibebaskan pada tahun 2010. Dia terakhir mengunjungi Canberra pada tahun 2013 dalam tur lima hari di Australia, sebelum dia diizinkan untuk mencalonkan diri sebagai pemimpin Myanmar.

Perdana Menteri saat itu Tony Abbott menggambarkannya sebagai "ikon demokrasi" dan Menteri Luar Negeri Julie Bishop juga mengatakan bahwa Suu Kyi telah menginspirasinya untuk memasuki dunia politik.

Tag: Australia, Myanmar, Malcolm Bligh Turnbull, Julie Bishop, Aung San Suu Kyi, Muslim Rohingya, Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA), Rohingya, Krisis Kemanusiaan Rohingya

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/Athit Perawongmetha

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6079.850 -149.785 575
2 Agriculture 1691.011 -31.360 19
3 Mining 1877.346 -42.097 44
4 Basic Industry and Chemicals 781.433 -8.162 70
5 Miscellanous Industry 1242.763 -22.004 44
6 Consumer Goods 2488.443 -60.680 45
7 Cons., Property & Real Estate 491.788 -8.964 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1073.061 -14.195 64
9 Finance 1074.721 -45.611 90
10 Trade & Service 933.441 -9.438 134
No Code Prev Close Change %
1 KOBX 189 254 65 34.39
2 ABBA 64 81 17 26.56
3 SHID 1,310 1,550 240 18.32
4 MTSM 274 324 50 18.25
5 PEGE 322 370 48 14.91
6 AUTO 1,640 1,860 220 13.41
7 BBRM 91 100 9 9.89
8 KBLV 484 530 46 9.50
9 ARTO 160 174 14 8.75
10 BSSR 2,580 2,800 220 8.53
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 145 123 -22 -15.17
2 CITA 700 600 -100 -14.29
3 DPNS 450 388 -62 -13.78
4 LCGP 81 70 -11 -13.58
5 BIMA 118 102 -16 -13.56
6 GHON 1,400 1,215 -185 -13.21
7 MLPT 800 700 -100 -12.50
8 PTIS 394 346 -48 -12.18
9 BINA 630 560 -70 -11.11
10 BWPT 296 270 -26 -8.78
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,490 3,310 -180 -5.16
2 AUTO 1,640 1,860 220 13.41
3 BBCA 22,925 21,750 -1,175 -5.13
4 BMRI 7,725 7,150 -575 -7.44
5 IKAI 575 565 -10 -1.74
6 TAXI 132 133 1 0.76
7 TLKM 3,830 3,780 -50 -1.31
8 BHIT 107 105 -2 -1.87
9 BMTR 565 560 -5 -0.88
10 AISA 605 590 -15 -2.48