Portal Berita Ekonomi Senin, 24 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:37 WIB. Bekraf - Bekraf: jejaring tersebut bertujuan membuka akses kerja sama dan peluang kolaborasi antarkomunitas.
  • 16:36 WIB. Bekraf - Bekraf: perlu peningkatan jejaring dari pelaku usaha atau komunitas kreatif khususnya di Kota Malang,
  • 16:34 WIB. Investor - 250 perusahaan berhasil menarik para investor lokal maupun internasional untuk mengembangkan sektor kelistrikan Indonesia.
  • 16:33 WIB. Investor - Ratusan investor tertarik untuk jajaki peluang kerja sama pengembangan listrik Indonesia.
  • 16:32 WIB. Kadin - Ketua Kadin: ini merupakan wadah bagi seluruh pelaku usaha termasuk juga pelaku usaha kecil dan menengah.
  • 16:30 WIB. Pengusaha - Kadin Kab.Kotawaringin mengajak seluruh pelaku usaha di daerah itu bergabung menjadi anggota organisasi.
  • 16:29 WIB. UKM - Rektor IPB: UKM harus diperkuat pada era digital untuk memperkuat nasionalisme ekonomi.
  • 16:05 WIB. Mandiri - Dalam penerbitan obligasi kali ini Mandiri mengalami oversubscribed 1,36 kali.
  • 16:02 WIB. Mandiri - Mandiri menyelesaikan proses penerbitan obligasi dalam skema PUB I Tahap III 2018 senilai Rp3 triliun.
  • 16:01 WIB. BNI - BNI akan mengembangkan teknologi QR code baik transaksi statis maupun dinamis.
  • 16:00 WIB. BTN - BTN optimis kredit modal kerja diproyeksi akan tetap tumbuh meskipun ada kenaikan dari sisi bunga kredit.
  • 15:58 WIB. BTN - BTN memproyeksi pertumbuhan kredit modal kerja sampai akhir 2018 bisa naik lebih dari 18% yoy.
  • 14:32 WIB. Microsoft - Microsoft cegah pengguna Windows 10 install Chrome dan Firefox.
  • 14:29 WIB. Honor - Honor akan buka toko penjualan offline bernama Experience Zone di beberapa kota di Indoensia.
  • 14:28 WIB. Indosat - Indosat bangun 4G LTE ke seluruh Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan.

DPR: Pemerintah Perlu Waspadai Pelemahan Rupiah

Foto Berita DPR: Pemerintah Perlu Waspadai Pelemahan Rupiah
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pemerintah dinilai perlu mewaspadai pelemahan nilai mata uang rupiah agar tidak terdepresiasi lebih dalam lagi akibat beragam faktor global, kata Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan.

"Pelemahan nilai rupiah ini harus diwaspadai banyak pihak. Tak dipungkiri, pengaruh global, khususnya kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS sangat besar," kata Taufik Kurniawan dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/3/2018).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga berpendapat bahwa situasi saat ini menunjukkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia sekarang tidak terlalu kuat.

Untuk itu, ujar dia, diperlukan adanya langkah strategis mencegah pelemahan rupiah dan juga sekaligus memperkuat fundamental ekonomi nasional.

Hal tersebut, lanjutnya, dapat dilakukan antara lain dengan benar-benar mengevaluasi beragam paket kebijakan ekonomi yang telah dicetuskan pemerintah.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sejak awal tahun lebih banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal.

Ia mengatakan fundamental ekonomi saat ini masih dalam keadaan baik sehingga penyebab pergerakan rupiah belum mengkhawatirkan, apalagi IHSG masih dalam keadaan stabil.

Tag: Taufik Kurniawan, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Rupiah

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,983.31 3,943.74
British Pound GBP 1.00 19,541.71 19,346.63
China Yuan CNY 1.00 2,185.44 2,163.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,939.00 14,791.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,865.13 10,756.02
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,913.10 1,894.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,936.31 10,826.38
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,538.39 17,361.68
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,614.57 3,575.30
Yen Jepang JPY 100.00 13,268.50 13,135.88

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5957.744 26.478 602
2 Agriculture 1585.807 1.672 20
3 Mining 1954.048 17.971 46
4 Basic Industry and Chemicals 821.966 11.293 71
5 Miscellanous Industry 1239.096 -33.418 45
6 Consumer Goods 2491.409 13.779 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.972 -0.966 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1027.263 -2.237 69
9 Finance 1075.740 7.879 91
10 Trade & Service 829.850 7.907 145
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 900 1,125 225 25.00
2 PANI 306 382 76 24.84
3 LAND 1,155 1,440 285 24.68
4 DIGI 530 660 130 24.53
5 IIKP 236 280 44 18.64
6 FILM 1,135 1,285 150 13.22
7 RELI 234 260 26 11.11
8 PBSA 660 730 70 10.61
9 NIKL 2,060 2,270 210 10.19
10 ACES 1,420 1,560 140 9.86
No Code Prev Close Change %
1 AIMS 230 200 -30 -13.04
2 BIKA 200 175 -25 -12.50
3 TOPS 825 730 -95 -11.52
4 SIPD 1,065 955 -110 -10.33
5 MAPA 4,180 3,800 -380 -9.09
6 INTD 308 282 -26 -8.44
7 MMLP 575 530 -45 -7.83
8 WICO 645 595 -50 -7.75
9 LMSH 695 645 -50 -7.19
10 UNIT 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 690 680 -10 -1.45
2 BBRI 3,090 3,120 30 0.97
3 TRAM 260 254 -6 -2.31
4 ADRO 1,805 1,880 75 4.16
5 CPRO 50 50 0 0.00
6 BBCA 23,950 23,700 -250 -1.04
7 PNLF 232 238 6 2.59
8 LAND 1,155 1,440 285 24.68
9 TLKM 3,600 3,600 0 0.00
10 FILM 1,135 1,285 150 13.22

Recommended Reading

Senin, 24/09/2018 13:13 WIB

Friksi Perdagangan AS-China Memanas

Senin, 24/09/2018 11:56 WIB

5 Keuntungan Jadi Anak Seorang Pengusaha

Senin, 24/09/2018 10:40 WIB

Transaksi E-Commerce Ditarget US$130 Miliar

Minggu, 23/09/2018 20:30 WIB

Investasi Singapura di Indonesia Naik 38%

Minggu, 23/09/2018 16:10 WIB

Menhub Berencana Terapkan Ganjil Genap di Bali

Minggu, 23/09/2018 13:20 WIB

Dua Strategi Tingkatkan Pariwisata Indonesia

Sabtu, 22/09/2018 13:50 WIB

Kartu GPN dari BI Resmi Luncur di NTT