Portal Berita Ekonomi Kamis, 19 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:29 WIB. Bulog - Pemerintah tugaskan Perum Bulog untuk bisa serap seluruh produksi gula petani.
  • 16:28 WIB. Pertamina - ESDM nilai rencana share down aset hulu dan hilir migas Pertamina berpotensi beri dampak positif. 
  • 16:27 WIB. Bulog - Bulog Kediri jual 200 saset beras premium 200 gram.
  • 16:25 WIB. Pertamina - Pemerintah minta Pertamina perbaiki tata kelola keuangan, tingkatkan efisiensi, dan hilangkan korupsi.
  • 16:21 WIB. BUMN - Ratusan BUMN bakal pamer produk unggulan di gelaran IBD Expo, di Surabaya pada 3-6 Oktober 2018.
  • 16:19 WIB. BUMN - Menteri PUPR imbau BUMN Karya tidak kerjakan proyek konstruksi bernilai di bawah Rp100 miliar.
  • 15:03 WIB. BI - Bank Indonesia mempertahankan suku bunga di angka 5,25%.
  • 14:58 WIB. BTN Syariah - Aset UUS BTN Rp24,38 triliun per semester I 2018, naik 26,12% YoY dari Rp19,33 triliun.
  • 14:57 WIB. BTN Syariah - 70% pembiayaan UUS BTN pada semester 1 disokong oleh pembiayaan kepemilikan rumah.
  • 14:55 WIB. BTN Syariah - Pada semester I 2018, UUS BTN catat kenaikan laba bersih 15,02% YoY jadi Rp226,28 miliar.
  • 14:54 WIB. BRI - T-Cash siap menjadi mitra penyalur KUR BRI.
  • 14:53 WIB. BTN - Pada semester 1 2018, BTN himpun DPK Rp189,63 triliun naik 19,17% YoY.
  • 14:51 WIB. Apple - Tunduk pada China, Apple manut iCloud dikelola pemerintah.
  • 14:51 WIB. Vivo - Varian tertinggi NEX S dibanderol 4.998 yuan (sekitar Rp10,8 juta), sedangkan versi termurahnya dijual 3.898 yuan (sekitar Rp8,5 juta).
  • 14:49 WIB. Instagram - Instagram uji coba fitur remove follower.

Laba Bersih Indofood di 2017 Naik Tipis

Foto Berita Laba Bersih Indofood di 2017 Naik Tipis
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) menyatakan bahwa di sepajang tahun 2017 lalu perseroan per akhir Desember 2017 membukukan pendapatan sebesar Rp70,19 triliun naik 5,3% dari Rp66,66 triliun di tahun 2016.

"Kelompok usaha strategis produksi bermerek berkontribusi paling besar mencapai sebesar 50%, bogasari menyumbang 22%, agribisnis 20%, dan distribusi hanya 8%," kata Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood Anthoni Salim dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (20/3/2018).

Perseroan pun mencatatkan kenaikan tipis atau sebesar 0,6% pada pos laba bersih perseroan dari Rp4,14 triliun menjadi Rp4,17 triliun. Akan tetapi, margin laba bersih turun menjadi 5,9% dari 6,2% yang disebabkan oleh tidak adanya laba tahun berjalan dari operasi yang dihentikan. 

Meski laba bersih turun, laba usaha perseroan naik 5,6% menjadi Rp8,75 triliun dari Rp8,29 triliun, sedangkan margin laba usaha relatif stabil di kisaran 12,5%. Dengan tidak memperhitungkan akun non-recurring dan selisih kurs, core profit, yang mencerminkan kinerja operasional naik 7,7% menjadi Rp4,3 triliun dari Rp3,99 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

"Di tengah kondisi ekonomi makro yang stabil, tahun 2017 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi industri FMCG karena melemahnya tingkat permintaan. Namun, kami berhasil menatatkan pertumbuhan kinerja operasional. Kami harap perekonomian di dalam negeri tahun ini akan lebih baik. Kami juga akan terus mengembangkan diri secara dinamis guna menghadapi tantangan ke depannya," tandasnya.

Tag: Anthoni Salim, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Wahyu Putro A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5890.731 29.223 597
2 Agriculture 1448.636 18.709 19
3 Mining 2030.948 37.402 46
4 Basic Industry and Chemicals 770.836 3.799 70
5 Miscellanous Industry 1171.537 6.552 45
6 Consumer Goods 2430.300 5.099 46
7 Cons., Property & Real Estate 447.579 -0.369 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1090.068 16.401 70
9 Finance 1026.304 6.533 91
10 Trade & Service 871.072 -8.720 143
No Code Prev Close Change %
1 INDR 6,075 7,275 1,200 19.75
2 TCPI 1,090 1,290 200 18.35
3 DSSA 20,525 24,000 3,475 16.93
4 BTON 240 278 38 15.83
5 BNBR 70 81 11 15.71
6 NUSA 254 292 38 14.96
7 POLL 1,305 1,500 195 14.94
8 CSIS 444 505 61 13.74
9 ERAA 2,820 3,130 310 10.99
10 MGRO 338 372 34 10.06
No Code Prev Close Change %
1 TRIO 1,890 1,420 -470 -24.87
2 MFMI 845 640 -205 -24.26
3 OKAS 334 280 -54 -16.17
4 FORU 146 124 -22 -15.07
5 TRUK 496 424 -72 -14.52
6 RODA 580 505 -75 -12.93
7 PEGE 150 133 -17 -11.33
8 GSMF 126 112 -14 -11.11
9 CEKA 1,100 985 -115 -10.45
10 TIRA 157 141 -16 -10.19
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,870 2,850 -20 -0.70
2 ERAA 2,820 3,130 310 10.99
3 PGAS 1,725 1,720 -5 -0.29
4 GSMF 126 112 -14 -11.11
5 INDR 6,075 7,275 1,200 19.75
6 TLKM 3,940 4,010 70 1.78
7 BKSL 107 105 -2 -1.87
8 WSKT 2,030 2,030 0 0.00
9 ADRO 1,760 1,865 105 5.97
10 PTBA 4,380 4,330 -50 -1.14