Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:07 WIB. BUMN - BUMN melirik penggalangan dana dari luar negeri melalui global bond untuk menggalang dana berdenominasi valas.
  • 11:02 WIB. PGN - PGN meraih dua penghargaan dari Stevie Awards di London.
  • 09:19 WIB. PTBA - PTBA memproyeksikan, proyek gasifikasi batubara di Tanjung Enim akan masuk tahap konstruksi pada tahun ini.
  • 09:18 WIB. PLN - Dengan berhasil memperluas basis investor ke Eropa, PLN juga bisa menarik dana dari variasi tenor obligasi. 
  • 09:17 WIB. PLN - PLN mengklaim cukup sukses menggaet dana di tengah pasar fluktuatif dan isu perang dagang.
  • 09:16 WIB. PLN - PLN menerbitkan global bond dalam dua mata uang, yaitu US$1 miliar dan €500 juta. 

Google Luncurkan “Rute Khusus Motor”, Apa Kelebihannya?

Foto Berita Google Luncurkan “Rute Khusus Motor”, Apa Kelebihannya?
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Google meluncurkan fitur baru “Rute Khusus Motor,” untuk membantu pengendara sepeda motor berlalu lintas. Fitur baru ini bertujuan memberikan bantuan ekstra untuk pengguna sepeda motor. 

Vice President Product Management Google Maps, Dane Glasgow, mengungkapkan keinginannya memberikan pengalaman yang paling cocok dengan situasi setempat dan paling sesuai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal. Fitur khusus untuk sepeda motor merupakan fitur yang paling banyak diminta oleh masyarakat Indonesia.

"Kami mendengarkan masukan Anda dan kini kami dengan senang hati menawarkan fitur baru ini, yang semoga dapat sedikit mempermudah masyarakat untuk bepergian dengan sepeda motor di Indonesia," ujar Dane dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (20/3/2018).

Fitur baru tersebut dapat membuat waktu perjalanan yang lebih akurat dengan menggunakan model machine learning berdasarkan kecepatan sepeda motor. Selain itu, terdapat pula rute khusus yang mencakup jalan pintas dan jalan sempit bagi sepeda motor tanpa melalui jalan tol.

Dengan fitur tersebut, pengendara motor dapat mengambil rute-rute yang tidak dapat dilalui mobil seperti jalan sempit dan gang. Ada juga jalan tertentu yang tidak dapat dilalui sepeda motor, misalnya jalan tol. Sepeda motor juga seringkali melaju dengan kecepatan yang berbeda daripada mobil. Sebelumnya, pengendara motor biasa memperkirakan waktu tiba di tujuan dengan mengombinasikan rute jalan kaki dan rute mobil.

Google Maps telah memiliki sejumlah fitur untuk membantu masyarakat Indonesia saat bepergian, antara lain. Sejak 2016, Google Maps telah bekerja sama dengan layanan transportasi online populer (seperti GO-JEK, Grab, dan Uber) sehingga pengguna dapat dengan mudah mencari ojek atau taksi saat membutuhkannya.

Tahun lalu, Google Maps menambahkan informasi real-time untuk KRL Commuter Line serta Google Maps telah mencantumkan info bus real-time untuk bus Transjakarta sejak 2016.

Tahun ini, Google Maps juga meluncurkan fitur baru yang dapat membantu pengguna transportasi umum agar tidak melewatkan tempat perhentiannya. Pengguna di Indonesia tidak perlu khawatir melewatkan perhentian karena Google Maps akan mengirimkan notifikasi jika sudah saatnya turun.

 

Fitur-fitur bermanfaat seperti ini merupakan salah satu alasan tingkat penggunaan Google Maps naik dua kali lipat selama tahun lalu.

Tag: Dane Glasgow, Google, Google Indonesia, Google Maps, Vice President Product Management Google Maps

Penulis/Editor: Ratih Rahayu

Foto: Google Indonesia

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,074.00 4,032.94
British Pound GBP 1.00 19,818.76 19,620.15
China Yuan CNY 1.00 2,204.27 2,182.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,284.00 15,132.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,804.26 10,693.78
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,949.96 1,930.55
Dolar Singapura SGD 1.00 11,068.95 10,958.07
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,521.58 17,341.27
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.92 3,634.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,578.54 13,439.91

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5840.435 3.144 610
2 Agriculture 1570.332 -4.068 20
3 Mining 1918.413 8.447 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.577 0.126 70
5 Miscellanous Industry 1252.288 -2.704 45
6 Consumer Goods 2470.043 -1.914 49
7 Cons., Property & Real Estate 411.035 1.920 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1064.616 17.661 70
9 Finance 1050.751 -3.316 91
10 Trade & Service 788.480 -4.485 147
No Code Prev Close Change %
1 MINA 472 585 113 23.94
2 MPRO 254 314 60 23.62
3 IBFN 324 400 76 23.46
4 BCAP 135 159 24 17.78
5 DART 250 294 44 17.60
6 UNIC 3,400 3,930 530 15.59
7 SKYB 138 159 21 15.22
8 LPGI 3,550 4,050 500 14.08
9 SHIP 950 1,065 115 12.11
10 MYTX 126 138 12 9.52
No Code Prev Close Change %
1 NICK 159 140 -19 -11.95
2 MAYA 8,150 7,275 -875 -10.74
3 LPPF 5,625 5,025 -600 -10.67
4 PBSA 770 690 -80 -10.39
5 INCF 125 114 -11 -8.80
6 JKON 505 466 -39 -7.72
7 BMAS 368 340 -28 -7.61
8 MMLP 530 490 -40 -7.55
9 INCI 610 565 -45 -7.38
10 VINS 96 89 -7 -7.29
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 344 362 18 5.23
2 LPPF 5,625 5,025 -600 -10.67
3 KPIG 135 138 3 2.22
4 PGAS 2,270 2,340 70 3.08
5 ISAT 2,680 2,840 160 5.97
6 PTBA 4,540 4,610 70 1.54
7 PNLF 286 288 2 0.70
8 FREN 99 105 6 6.06
9 BBCA 23,375 23,150 -225 -0.96
10 WSKT 1,540 1,600 60 3.90