Portal Berita Ekonomi Sabtu, 15 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Google Maps Hadirkan Fitur Rute Khusus Motor

Foto Berita Google Maps Hadirkan Fitur Rute Khusus Motor
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menjawab permintaan dari banyak pengguna, Google Maps meluncurkan sebuah fitur baru yaitu "Rute Khusus Motor" untuk membantu pengendara sepeda motor berlalu lintas di seluruh Indonesia. Google Maps telah memiliki sejumlah fitur untuk membantu masyarakat Indonesia saat bepergian, di antaranya yaitu bekerja sama dengan layanan transportasi online populer (seperti Go-Jek, Grab, dan Uber) sehingga pengguna dapat dengan mudah mencari ojek atau taksi saat membutuhkannya.

Tahun lalu, Google menambahkan informasi real-time untuk KRL Commuter Line dan Google Maps telah mencantumkan info bus real-time untuk bus Transjakarta sejak 2016.

"Tahun ini kami meluncurkan fitur baru yang dapat membantu pengguna transportasi umum agar tidak melewatkan tempat perhentiannya. Pengguna di Indonesia tidak perlu khawatir melewatkan perhentian karena Google Maps akan mengirimkan notifikasi jika sudah saatnya turun," papar Vice President Product Manager Google Dane Glasgow dalam keterangan yang diterima, Selasa (20/3/2018).

Fitur-fitur bermanfaat seperti ini dinilai sebagai salah satu alasan tingkat penggunaan Google Maps naik dua kali lipat selama tahun lalu. Sebelumnya, tidak ada mode navigasi khusus bagi pengendara sepeda motor. Padahal, ada banyak sekali pengendara sepeda motor di Indonesia. Sebagian besar rumah tangga memiliki sepeda motor dan orang sering menggunakan ojek agar bisa bepergian dengan mudah. Bahkan, jumlah sepeda motor di jalanan Indonesia 7 kali lebih banyak daripada mobil.

Dengan fitur ini, sepeda motor memiliki kebutuhan yang spesifik. Pengendara motor dapat mengambil rute-rute yang tidak dapat dilalui mobil seperti jalan sempit dan gang.

"Ada juga jalan tertentu yang tidak dapat dilalui sepeda motor, misalnya jalan tol. Sepeda motor juga sering kali melaju dengan kecepatan yang berbeda daripada mobil. Sebelumnya, pengendara motor biasa memperkirakan waktu tiba di tujuan dengan mengombinasikan rute jalan kaki dan rute mobil," jelas Dane. 

Fitur "Rute Khusus Motor" baru dapat membantu dengan memberikan waktu perjalanan yang lebih akurat dengan menggunakan model machine learning berdasarkan kecepatan sepeda motor, kemudian rute khusus yang mencakup jalan pintas dan jalan sempit bagi sepeda motor tanpa melalui jalan tol.

"Kami juga berencana membuka dukungan API untuk siapa pun yang bergerak di bidang pengangkutan barang atau layanan, seperti perusahaan transportasi online dan ekspedisi," tambah Dane. 

Dane juga mengatakan bahwa Google ingin memberikan pengalaman yang paling cocok dengan situasi setempat dan paling sesuai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal.

"Fitur khusus untuk sepeda motor merupakan fitur yang paling banyak diminta oleh masyarakat Indonesia. Kami mendengarkan masukan Anda dan kini kami dengan senang hati menawarkan fitur baru ini, yang semoga dapat sedikit mempermudah masyarakat untuk bepergian dengan sepeda motor di Indonesia," katanya.

Tag: Google Maps, Dane Glasgow

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Google Indonesia

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00