Portal Berita Ekonomi Kamis, 17 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:02 WIB. IHSG - IHSG ditutup menghijau 0,49% ke level 6.444,86 di akhir sesi I, Kamis (17/01/2019). 
  • 11:29 WIB. Direksi - Verdy Rusli diberhentikan sementara waktu dari jabatan Direktur Skybee.
  • 11:28 WIB. Properti - Agung Podomoro Land gandengan Kawan Lama Group untuk kembangkan Podomoro Park Bandung.
  • 09:20 WIB. Dolar AS - Pukul 09.20 WIB, dolar AS menguat 0,14% ke level Rp14.143. 
  • 08:54 WIB. Pertamina - Menkeu dorong Pertamina untuk implementasikan B20.

Akibat Narkoba, Negara Rugi Rp74 Triliun

Foto Berita Akibat Narkoba, Negara Rugi Rp74 Triliun
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan mengatakan posisi Badan Narkotika Nasional (BNN) perlu diperkuat. Untuk itu Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika perlu direvisi.

"Masih banyak hal yang perlu dibenahi dari sisi sumber daya manusia. Namun, kemampuan dan integritas Bea Cukai dan BNN tidak perlu diragukan meski dengan anggaran terbatas," kata Arteria dalam Forum Merdeka Barat 9 di Jakarta, Selasa (20/3/2018).

Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu mengatakan masyarakat perlu digugah bahwa kejahatan narkoba harus disikapi secara serius. Arteria mengungkapkan keprihatinannya karena pemakaian narkoba di Indonesia begitu luar biasa karena menjadi salah satu pasar penting bagi peredaran narkoba.

"Sebanyak 3,3 juta sampai lebih dari lima juta penduduk Indonesia mengonsumsi narkoba. Perkiraan kerugian ekonomi dari narkoba adalah Rp74,4 triliun," tuturnya.

Pemakai narkoba di Indonesia kebanyakan adalah usia produktif, yaitu 10 tahun hingga 59 tahun. Yang paling banyak justru pada usia yang sangat produktif, yaitu 24 tahun hingga 30 tahun.

"Bayangkan bila tidak terkena narkoba. Bonus demografi kita akan menjadi kekuatan dalam menandingi masyarakat Amerika Serikat, Uni Eropa dan China," katanya.

Tag: narkotik, Arteria Dahlan

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6413.360 4.576 625
2 Agriculture 1580.665 -4.371 21
3 Mining 1864.283 19.943 47
4 Basic Industry and Chemicals 886.611 -9.234 71
5 Miscellanous Industry 1412.349 17.718 46
6 Consumer Goods 2622.970 -29.125 51
7 Cons., Property & Real Estate 479.075 -1.667 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1144.667 14.212 71
9 Finance 1218.281 4.587 91
10 Trade & Service 789.491 2.967 153
No Code Prev Close Change %
1 CANI 163 210 47 28.83
2 TIRA 250 312 62 24.80
3 AGRS 300 374 74 24.67
4 INCF 300 350 50 16.67
5 BGTG 95 110 15 15.79
6 INPP 650 750 100 15.38
7 VICO 104 119 15 14.42
8 CTTH 122 135 13 10.66
9 TFCO 665 735 70 10.53
10 BEST 234 258 24 10.26
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 360 300 -60 -16.67
2 OCAP 330 282 -48 -14.55
3 YPAS 745 660 -85 -11.41
4 RELI 250 224 -26 -10.40
5 PRIM 570 515 -55 -9.65
6 APEX 1,400 1,295 -105 -7.50
7 OASA 378 350 -28 -7.41
8 ATIC 880 815 -65 -7.39
9 UNIT 268 252 -16 -5.97
10 MIDI 1,060 1,000 -60 -5.66
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 342 348 6 1.75
2 ANTM 820 870 50 6.10
3 PGAS 2,320 2,410 90 3.88
4 UNTR 25,600 26,050 450 1.76
5 TLKM 3,930 3,990 60 1.53
6 KPAS 222 224 2 0.90
7 BBRI 3,780 3,780 0 0.00
8 DOID 565 615 50 8.85
9 BMRI 7,800 7,800 0 0.00
10 BHIT 66 71 5 7.58