Portal Berita Ekonomi Kamis, 20 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:53 WIB. Malaysia - 21 orang tewas karena miras oplosan di Malaysia.
  • 17:52 WIB. Kolera - Zimbabwe butuh Rp525 miliar untuk basmi wabah kolera.
  • 17:51 WIB. Suriah - Hizbullah akan kurangi pasukan di Suriah.
  • 17:50 WIB. World Bank - Bank Dunia: angka kemiskinan global terendah tahun ini.
  • 17:48 WIB. Myanmar - Inggris umumkan dukungan untuk Muslim Rohingya.
  • 17:47 WIB. United States - Satu dari tiga rumah di AS kesulitan bayar listrik.
  • 17:40 WIB. KPU - Selain OSO juga ada Juventus G May yang dicoret dari daftar calon DPD.
  • 17:40 WIB. KPU - OSO belum menyerahkan surat pengunduran diri dari partai Hanura.
  • 17:14 WIB. KPU - Nama Oesman Sapta Ondang dicoret dari daftar calon DPD.
  • 17:13 WIB. Rohingya - Muhammadiyah minta Presiden Jokowi suarakan Rohingya di PBB.
  • 17:12 WIB. Kemiskinan - Bank Dunia: angka kemiskinan global terendah tahun ini.
  • 16:50 WIB. UMKM - KPw BI cabang Gorontalo ajak UMKM menangkan pasar dengan memanfaatkan E-Commerce.
  • 16:25 WIB. BRI - BRI memantau debitur yang memiliki eksposur terhadap dampak volatilitas nilai tukar rupiah.
  • 16:06 WIB. PSI - Prabowo tak percaya ke tokoh muda, nyatanya menujuk mantan Panglima TNI sebagai ketua timses.
  • 16:05 WIB. PSI - AHY tidak pas sebagai Dewan Pembina, cocoknya ketua tim pemenangan Prabowo-Sandi.

Bos Cambridge Analytica Beberkan Perannya di Pilpres AS 2016

Foto Berita Bos Cambridge Analytica Beberkan Perannya di Pilpres AS 2016
Warta Ekonomi.co.id, London -

Kepala eksekutif Cambridge Analytica yang ditangguhkan menyatakan dalam sebuah siaran video yang direkam secara diam-diam pada hari Selasa (20/3/2018) bahwa kampanye online konsultasinya yang berbasis di Inggris memainkan peran yang menentukan dalam kemenangan pemilihan Presiden Donald Trump pada pilpres A.S. 2016.

Komentar CEO Alexander Nix, yang tidak dapat diverifikasi, berpotensi menjadi masalah lebih lanjut bagi Facebook Inc karena menghadapi pengawasan para pembuat undang-undang di Amerika Serikat dan Eropa mengenai penggunaan data pribadi oleh Cambridge Analytica dari 50 juta akun pribadi di Facebook yang ilegal untuk menargetkan para pemilih pada pilpres A.S. pada 2016.

Saham jaringan media sosial tersebut jatuh untuk hari kedua, ditutup 2,5 persen, karena investor khawatir bahwa transaksi dengan Cambridge Analytica dapat merusak reputasinya, menghalangi pengiklan dan mengundang sebuah kebijakan dari regulator terkait dengan aksi penyalahgunaan data pribadi tersebut. Perusahaan telah kehilangan $60 miliar dari nilai pasar sahamnya selama dua hari terakhir.

Dewan direktur Cambridge Analytica lansgung menangguhkan Nix pada hari Selasa (21/3/2018), tidak lama sebelum bagian kedua penyiar British Channel 4 mengekspos metode perusahaan dalam mengarahkan para pemilih untuk pemenangan Donald Trump dalam pilpres A.S. pada 2016 lalu, sebagaimana dikutip dari Reuters, Rabu (21/3/2018).

Dalam program tersebut, Nix menjelaskan praktik yang digunakan untuk mempengaruhi pemilihan asing dan mengatakan bahwa perusahaannya melakukan semua riset, analisis, dan penargetan pemilih untuk kampanye digital dan TV Trump. Dia juga menyombongkan pertemuannya dengan Trump saat dia menjadi kandidat presiden dari Partai Republik "berkali-kali".

Komentar Nix "tidak mewakili nilai atau operasi perusahaan dan penangguhannya mencerminkan keseriusan yang kita lihat mengenai pelanggaran ini," Cambridge Analytica mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa.

Cambridge Analytica membantah semua klaim media dan menyatakan telah menghapus data setelah mempelajari informasi yang tidak mematuhi peraturan perlindungan data. Brad Parscale, penasihat digital utama 2016 Trump yang menangani secara reguler berhubungan dengan Cambridge Analytica, tidak segera menanggapi permintaan untuk mengomentari klaim Nix.

Jared Kushner, menantu Trump dan sekarang penasihat senior Presiden A.S., telah mengawasi operasi digital kampanye Trump. Salah satu eks penasihat Trump mengatakan Kushner membawa Cambridge Analytica ke dalam upaya kampanye 2016. Pengacara Kushner tidak segera menanggapi permintaan untuk komentar.

Analis Cambridge Analytica Christopher Wylie mengatakan kepada Washington Post pada hari Selasa (21/3/2018) bahwa pada tahun 2014, ahli strategi konservatif Steve Bannon, yang akan menjadi penasihat Trump Gedung Putih, mengawasi upaya awal perusahaan untuk mengumpulkan data Facebook untuk membangun profil rinci tentang jutaan pemilih Amerika.

"Bannon menyetujui untuk menghabiskan hampir $1 juta untuk memperoleh data, termasuk profil Facebook, pada tahun 2014," Wylie mengatakan kepada Washington Post .

"Tidak jelas apakah Bannon tahu bagaimana Cambridge Analytica mendapatkan data Facebook," pungkas Washington Post.

Tag: Cambridge Analytica, Cambridge University, Dolar Amerika Serikat (AS), Amerika Serikat (AS), Mark Zuckerberg, Alexander Nix, Inggris, Donald John Trump

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/Pedro Nunes

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,976.27 3,936.70
British Pound GBP 1.00 19,606.12 19,408.59
China Yuan CNY 1.00 2,176.13 2,154.53
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,913.00 14,765.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,826.84 10,716.44
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,901.17 1,882.26
Dolar Singapura SGD 1.00 10,897.33 10,787.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,422.86 17,245.52
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,606.53 3,566.43
Yen Jepang JPY 100.00 13,299.74 13,164.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5931.266 57.669 602
2 Agriculture 1584.135 11.004 20
3 Mining 1936.077 20.470 46
4 Basic Industry and Chemicals 810.673 14.455 71
5 Miscellanous Industry 1272.514 15.152 45
6 Consumer Goods 2477.630 29.722 47
7 Cons., Property & Real Estate 421.938 0.005 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1029.500 5.998 69
9 Finance 1067.861 11.961 91
10 Trade & Service 821.943 1.167 145
No Code Prev Close Change %
1 BKDP 62 83 21 33.87
2 HDTX 172 218 46 26.74
3 DIGI 424 530 106 25.00
4 PANI 246 306 60 24.39
5 KPAL 442 530 88 19.91
6 TRUS 170 200 30 17.65
7 OKAS 195 222 27 13.85
8 DYAN 88 100 12 13.64
9 MINA 464 525 61 13.15
10 ARTO 137 154 17 12.41
No Code Prev Close Change %
1 CNTX 680 580 -100 -14.71
2 DNAR 310 266 -44 -14.19
3 DSSA 16,300 14,000 -2,300 -14.11
4 GLOB 160 140 -20 -12.50
5 RELI 262 234 -28 -10.69
6 INPP 660 590 -70 -10.61
7 SRAJ 139 125 -14 -10.07
8 BULL 169 153 -16 -9.47
9 YPAS 700 635 -65 -9.29
10 ALMI 350 320 -30 -8.57
No Code Prev Close Change %
1 PNLF 238 232 -6 -2.52
2 BMTR 406 406 0 0.00
3 KPIG 710 690 -20 -2.82
4 BBRI 3,000 3,090 90 3.00
5 DYAN 88 100 12 13.64
6 BHIT 88 90 2 2.27
7 TLKM 3,550 3,600 50 1.41
8 INKP 17,850 18,300 450 2.52
9 ADRO 1,740 1,805 65 3.74
10 PGAS 2,020 2,080 60 2.97