Portal Berita Ekonomi Kamis, 20 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:18 WIB. Spanyol - Donald Trump minta Spanyol bangun tembok halangi imigran.
  • 23:16 WIB. ASEAN - Indonesia-Malaysia dorong pantun jadi warisan budaya dunia.
  • 23:15 WIB. Donald Trump - Trump: invasi Timur Tengah lebih buruk daripada Perang Sipil.
  • 23:11 WIB. Afrika Selatan - Indonesia jajaki kerja sama pendidikan Islam dengan Afrika Selatan.
  • 23:10 WIB. Turki - Turki umumkan program ekonomi baru untuk 2019-2021.
  • 22:54 WIB. PEP - Melalui Asset 4 Donggi-Matindok Field membuktikan kinerjanya melalui pencapaian produksi gas sebesar 112,30 %.
  • 22:45 WIB. Garuda - Garuda meresmikan CargoService Center terbaru di Tanah Abang, Jakpus.
  • 22:44 WIB. KAI - KAI akan berkolaborasi dengan Progress Rail, perusahaan pemasok produk dan layanan kereta api yang terafiliasi dengan Caterpillar.
  • 22:42 WIB. INKA - INKA-SKODA berkomitmen untuk melakukan transfer teknologi pada Traction Motor dan Propulsi. 
  • 22:41 WIB. INKA - INKA akan berkolaborasi dengan SKODA, perusahaan asal Republik Ceko yang memproduksi sistem propulsi dan kontrol perkeretaapian.
  • 22:38 WIB. Len - Len Industri akan menyuplai Interlocking, LED Signal, Point Machine, CTC and Sistem Engineering kepada ALTPRO.
  • 22:35 WIB. LEN - Len Industri bekerja sama dengan perusahaan asal Kroasia, ALTPRO, akan berkolaborasi dalam hal pengembangan produk dan sertifikasi.
  • 22:32 WIB. BUMN - Sebanyak tiga BUMN menandatangani nota kesepahaman kerja sama dengan lima perusahaan besar di Eropa.
  • 22:31 WIB. Nasional - Menhan ajak generasi muda inovatif cintai NKRI.
  • 22:31 WIB. Finansial - BPJS Kesehatan dongkrak pembayaran iuran JKN-KIS.

Petronas: Industri Migas Tetap Waspadai Kondisi Pasar

Foto Berita Petronas: Industri Migas Tetap Waspadai Kondisi Pasar
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Industri migas Asia diminta tetap mewaspadai kondisi pasar minyak mentah melalui upaya peningkatan efisiensi meskipun saat ini sinyal pemulihan harga sudah mulai terlihat.

"Cara tersebut akan membuat industri migas mampu bertahan dari ketidakpastian pasar dan gejolak harga minyak," kata Presiden dan CEO Petronas Malaysia, Tan Sri Wan Zulkiflee Wan Ariffin saat berbicara pada Konferensi Teknologi Migas Offshore Asia di Kuala Lumpur, Rabu (21/3/2018).

Menurut Zulkiflee, upaya industri migas menurunkan biaya operasi sebagai dampak anjloknya harga minyak dunia sejauh ini sudah berada pada jalur yang tepat.

Industri migas di Asia seperti India, Jepang dan Malaysia, sejak 2014 telah mengubah pendekatan bisnisnya mengikuti tren penurunan harga minyak.

Namun pemulihan harga saat ini dikhawatirkan akan memicu industri migas meninggalkan pendekatan efisiensi.

"Jika hal ini dibiarkan maka segala jerih payah yang telah berjalan selama tiga tahun terakhir akan sia-sia," katanya.

Zulkiflee mengingatkan bahwa keberlanjutan membaiknya harga minyak masih perlu ditunggu.

Menurut dia, berbagai faktor seperti pemangkasan produksi secara sukarela dari produsen minyak OPEC maupun non-OPEC, gangguan pasokan dan peningkatan permintaan khususnya di Asia, bisa mempengaruhi harga.

Dari semua kondisi tersebut Zulkiflee optimistis bahwa Asia tetap akan menjadi kawasan yang dinamis dan pasar yang potensial bagi industri migas.

Dengan pertumbuhan ekonomi rata-rata 5,4 persen pada 2017, maka Asia masih menjadi kawasan dengan pertumbuhan tertinggi di dunia, katanya.

Bank Dunia bahkan memprediksi kawasan Asia Timur dan Pasifik mampu tumbuh hingga 6,2 persen pada tahun ini dan ekonomi Asia Tenggara juga ikut tumbuh dengan dukungan pasar domestik.

Proyeksi tersebut akan membuat peningkatan konsumsi energi Asia, dengan penduduk lebih dari empat miliar, lebih tinggi dibandingkan regional lainnya.

"Hasil kajian Petronas menunjukkan ekonomi dunia masih akan bergantung dari energi fosil dimana porsi konsumsi minyak dan gas mendominasi 45-51 persen dari bauran energi global pada tahun 2036," katanya.

Tag: Petroliam Nasional Berhad (Petronas), Migas

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,976.27 3,936.70
British Pound GBP 1.00 19,606.12 19,408.59
China Yuan CNY 1.00 2,176.13 2,154.53
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,913.00 14,765.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,826.84 10,716.44
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,901.17 1,882.26
Dolar Singapura SGD 1.00 10,897.33 10,787.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,422.86 17,245.52
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,606.53 3,566.43
Yen Jepang JPY 100.00 13,299.74 13,164.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5931.266 57.669 602
2 Agriculture 1584.135 11.004 20
3 Mining 1936.077 20.470 46
4 Basic Industry and Chemicals 810.673 14.455 71
5 Miscellanous Industry 1272.514 15.152 45
6 Consumer Goods 2477.630 29.722 47
7 Cons., Property & Real Estate 421.938 0.005 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1029.500 5.998 69
9 Finance 1067.861 11.961 91
10 Trade & Service 821.943 1.167 145
No Code Prev Close Change %
1 BKDP 62 83 21 33.87
2 HDTX 172 218 46 26.74
3 DIGI 424 530 106 25.00
4 PANI 246 306 60 24.39
5 KPAL 442 530 88 19.91
6 TRUS 170 200 30 17.65
7 OKAS 195 222 27 13.85
8 DYAN 88 100 12 13.64
9 MINA 464 525 61 13.15
10 ARTO 137 154 17 12.41
No Code Prev Close Change %
1 CNTX 680 580 -100 -14.71
2 DNAR 310 266 -44 -14.19
3 DSSA 16,300 14,000 -2,300 -14.11
4 GLOB 160 140 -20 -12.50
5 RELI 262 234 -28 -10.69
6 INPP 660 590 -70 -10.61
7 SRAJ 139 125 -14 -10.07
8 BULL 169 153 -16 -9.47
9 YPAS 700 635 -65 -9.29
10 ALMI 350 320 -30 -8.57
No Code Prev Close Change %
1 PNLF 238 232 -6 -2.52
2 BMTR 406 406 0 0.00
3 KPIG 710 690 -20 -2.82
4 BBRI 3,000 3,090 90 3.00
5 DYAN 88 100 12 13.64
6 BHIT 88 90 2 2.27
7 TLKM 3,550 3,600 50 1.41
8 INKP 17,850 18,300 450 2.52
9 ADRO 1,740 1,805 65 3.74
10 PGAS 2,020 2,080 60 2.97