Portal Berita Ekonomi Senin, 23 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:34 WIB. IHSG - Reliance Sekuritas memprediksi IHSG akan mengalami tekanan pada hari ini.
  • 08:33 WIB. IHSG - Indosurya Sekuritas memprediksi IHSG akan bergerak di kisaran 5.721-5.988.
  • 06:08 WIB. ARNA - Arwana Citramulia mencacat laba bersih naik 13,12% menjadi sebesar Rp69,62 miliar sepanjang semeter I-2018.
  • 06:05 WIB. ESDM - Kementerian ESDM kembali memberikan penugasan pengelolaan tiga wilayah kerja panas bumi kepada PLN.
  • 06:04 WIB. Saudi Aramco - Saudi Aramco kembali memberikan sinyal untuk menangguhkan rencana IPO saham.
  • 06:03 WIB. Citibank - Citibank Indonesia menargetkan pertumbuhan bisnis kartu kredit co-branding Telkomsel naik dua kali lipat tahun ini.
  • 06:01 WIB. Kemenhub - Kementerian Perhubungan akan membangun terminal bus tipe A senilai Rp47 miliar di Demak, Jawa Tengah.
  • 06:01 WIB. AirAsia X - AirAsia X melakukan pemesanan kembali pesawat Airbus berlorong ganda tipe Airbus 330Neo sebanyak 34 unit.
  • 06:00 WIB. Kemenhub - Kemenhub segera menaikkan biaya Pelayanan Jasa Navigasi Penerbangan sebesar 133,3% secara bertahap hingga 2019.
  • 05:59 WIB. ESDM - Kementerian ESDM mengusulkan biaya penyambungan listrik untuk daya 450 VA masuk dalam subsidi listrik APBN 2019.
  • 05:58 WIB. ESDM - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral segera melelang tiga wilayah kerja panas bumi pada tahun ini.
  • 05:57 WIB. Sumbar - Pemprov Sumatera Barat menyiapkan lahan kawasan hutan seluas 500.000 hektare untuk perhutanan sosial.
  • 05:54 WIB. Lexus  - Lexus Indonesia mencatat penjualan tumbuh sebesar 5,11% sepanjang semester I-2018.

Kasus Uang Raib BRI, Pengamat: Ada Keteledoran dalam Pengawasan

Foto Berita Kasus Uang Raib BRI, Pengamat: Ada Keteledoran dalam Pengawasan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bulan lalu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) harus menghadapi kenyataan bahwa banyak nasabahnya yang terkena kasus skimming atau penggandaan kartu ATM. Saat itu laporan kehilangan yang banyak masuk berada di wilayah Kediri dengan total nilai kerugian ditaksir mencapai Rp1 miliar.

Menyikapi hal itu, Pengamat Informasi dan Teknologi (IT) Heru Sutadi mengatakan dalam kasus BRI seharusnya dapat dicegah dengan evaluasi secara berkala pada mesin-mesin ATM. Jika itu dilakukan, praktik skimming dapat dicegah lebih dini.

"Skimming ini kan model lama. Di ATM ada cctv, bisa dianalisa secara berkala siapa-siapa saja orang yang mencurigakan, lalu dilakukan pengecekan di lokasi yang diduga terjadi 'modifikasi' di mesin ATM," katanya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Lebih lanjut dirinya mengatakan skema ini juga banyak terjadi di negara-negara berkembang, seperti Malaysia dan juga negara di Asia lainnya. Namun, jika fungsi pengawasan dilakukan dengan baik, hal tersebut dapat dicegah.

Sebelumnya, Direktur Hubungan Kelembagaan Bank BR, Sis Apik Wijayanto mengatakan kasus pembobolan kartu debit nasabah Bank BRI dengan teknik skimming hanya terjadi di Ngadiluwih. Agar kejadiannya tidak meluas, BRI melakukan langkah antisipasi dengan mengganti kartu ATM dan juga melakukan pengecekan di unit ATM yang terdeteksi.

Dirinya mengimbau kepada nasabah BRI untuk hati-hati dengan modus kejahatan yang mencatut nama perusahaan. Biasanya meminta nomor telepon, nama ibu kandung, bahkan sampai nomor PIN.

"Hati-hati soal PIN, waspada kalau ada telepon yang mengaku-ngaku dari BRI. Mereka minta nomor PIN atau password, kadang minta identitas, nomor telepon, nama ibu kandung, tidak usah dikasih. BRI tidak pernah melakukan itu (minta identitas)," tutupnya.

Tag: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), skimming, Heru Sutadi, Sis Apik Wijayanto

Penulis: Gito Adiputro Wiratno

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Prasetia Fauzani

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Jun
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10