Portal Berita Ekonomi Kamis, 13 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:18 WIB. Tri - Tri akui ada kartu perdana aktif dijual ke konsumen.
  • 07:12 WIB. Grab - Grab bakal rambah bisnis travel dan jasa kesehatan.
  • 07:08 WIB. Telkomsel - Telkomsel luncurkan mBanking, integrasikan banyak bank.
  • 07:05 WIB. Apple - Apple hadapi tudingan monopoli di Mesir.
  • 21:50 WIB. Mandiri - Hadapi Nataru 2019, Mandiri siapkan uang tunai Rp13,73 triliun.
  • 21:50 WIB. WIKA - Profil finansial WIKA dianggap masih dapat diimbangi penghasilan arus kas yang lebih baik.

Wah, Asosiasi Blockchain Indonesia Resmi Berdiri!

Foto Berita Wah, Asosiasi Blockchain Indonesia Resmi Berdiri!
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Wadah bagi para pelaku industri yang memiliki visi untuk berinovasi, memajukan dan membentuk ekosistem teknologi blockchain Indonesia yakni Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) resmi berdiri di Tanah Air. ABI didirikan oleh perusahaan-perusahaan blockchain di Indonesia seperti Blocktech Indonesia, Blockchain Zoo, Indodax, Indonesia Blockchain Network, Luno, dan Pundi X.

"Kamii memiliki tujuan untuk memudahkan akselerasi adoptasi teknologi blockcahin dalam era industry 4.0 melalui integrasi, kolaborasi, dan pertukaran pengetahuan," ujar Ketua Umum Sementara ABI Oscar Darmawan, di Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Menurutnya, ABI ingin membuat pelaku industri agar menjadi mitra pemerintah yang berkemampuan dalam merumuskan kebijakan yang diperlukan untuk kemajuan ekosistem teknologi blockchain.

"Kami berkomitmen untuk menjalin kerja sama yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun non-pemerintah, termasuk kepada Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Badan Ekonomi Kreatif, BI, OJK, PPATK dan Asosiasi Fintech Indonesia," terangnya.

Untuk itu, ABI pun menjadi Kamar Dagang Indonesia (Kadin) yang merupakan satu-satunya organisasi yang mewadahi dunia usaha di Indonesia.

"Teknologi blockchain memiliki potensi yang sangat besar dan Indonesia memiliki talenta yang mumpuni. Kami ingin mengambil momentum ini untuk dapat mengambil manfaat yang maksimal bagi Indonesia," ucap pria yang juga merupakan CEO Indodax.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawasan ABI Yos Ginting mengungkapkan, sebagai sebuah teknologi baru yang berkembang pesat, antusiasme dari pelaku industri anggota ABI perlu ditopang oleh regulasi yang akomodatif dan yang dapat memaksimalkan teknologi blockchain.

"Untuk itu, diperlukan kedekatan yang berimbang antara aspek keberhati-hatian dan aspek pencapaian potens manfaat perekonomiaanya. Pembatasan yang ada, harus diimbangi dengan ketersediaan kebebasan untuk bereksperimen agar talenta dan potensi yang kita miliki tidan sia-sia," katanya.

Sementara itu, Ketua Kadin Rosan P Roeslani menyatakan era Industri 4.0 akan ditandai dengan kecerdasan buatan, robotika, teknologi nano, bioteknologi, dan blockchain sehingga perlu secara maksimal diantisipasi olehh pelaku industri.

"Kadin Indonesia akan memayungi dan memberikan pendampingan yang terbaik agar berdirinya ABI dapat menjadi katalis terbentuknya ekosistem yang dapat memaksimalkan pemanfaatan teknologi blockchain," jelasnya.

Tag: Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), Oscar Darmawan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Rosan P. Roeslani

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Annisa Nurfitriyani

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6115.577 38.990 621
2 Agriculture 1505.088 -1.455 20
3 Mining 1755.401 7.640 47
4 Basic Industry and Chemicals 834.495 13.819 71
5 Miscellanous Industry 1393.243 11.184 46
6 Consumer Goods 2499.289 15.900 49
7 Cons., Property & Real Estate 451.558 6.736 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1041.077 9.161 71
9 Finance 1164.990 2.978 91
10 Trade & Service 792.381 1.998 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 298 446 148 49.66
2 SOTS 350 436 86 24.57
3 AKSI 286 344 58 20.28
4 KPAS 600 710 110 18.33
5 ESSA 272 314 42 15.44
6 PNSE 650 750 100 15.38
7 SSTM 450 510 60 13.33
8 TRAM 144 163 19 13.19
9 IBFN 246 278 32 13.01
10 YPAS 570 640 70 12.28
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 740 555 -185 -25.00
2 TFCO 780 610 -170 -21.79
3 OCAP 306 244 -62 -20.26
4 PDES 1,700 1,445 -255 -15.00
5 APEX 1,400 1,210 -190 -13.57
6 RIMO 162 142 -20 -12.35
7 RDTX 6,150 5,550 -600 -9.76
8 HDTX 140 127 -13 -9.29
9 YULE 220 200 -20 -9.09
10 MDKI 298 274 -24 -8.05
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 370 372 2 0.54
2 RIMO 162 142 -20 -12.35
3 KPAS 600 710 110 18.33
4 PTBA 4,280 4,310 30 0.70
5 ADRO 1,285 1,255 -30 -2.33
6 TLKM 3,620 3,650 30 0.83
7 TRAM 144 163 19 13.19
8 PTPP 1,900 2,020 120 6.32
9 WSKT 1,795 1,855 60 3.34
10 PGAS 2,060 2,130 70 3.40