Portal Berita Ekonomi Senin, 23 April 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:44 WIB. BTN - Untuk cegah pembobolan ATM, BTN koordinasi dengan OJK dan BI.
  • 15:43 WIB. BTN - BTN akui LDR bank saat ini lebih dari 100% karena banyak dana dari jangka panjang.
  • 15:41 WIB. BUMN - Nicke Widyawati rangkap jabatan agar holding migas berjalan.
  • 15:38 WIB. PT KAI - PT KAI Daop 3 Cirebon bakal angkut 18.096 sepeda motor pada masa angkutan Lebaran 2018.
  • 15:28 WIB. Pertamina - Pertamina dan warga Balikpapan nantikan hasil uji laboratorium atas kualitas air Teluk Balikpapan.
  • 15:26 WIB. Pusri - PT Pusri Palembang umumkan 14 daftar bank dan 9 perusahaan asuransi yang menjadi mitra kerjanya.
  • 13:03 WIB. Pertamina - Pertamina sebut Bright Gas bertabung 5,5 kg dan 12 kg miliki beberapa keunggulan dibanding elpiji biasa.
  • 12:57 WIB. AP II - Pemkab Purbalingga akan bebaskan lahan 5 ha dan Pemprov Jateng 9 ha untuk pembangunan Bandara JB Soedirman.
  • 12:55 WIB. AP II - Terminal  Bandara JB Soedirman akan dibangun dengan kapasitas 300.000 penumpang per tahun.
  • 12:52 WIB. AP II - AP II alokasikan investasi Rp350 miliar untuk pembangunan Bandara JB Soedirman di Purbalingga, Jateng.
  • 12:51 WIB. AP I - AP I ingatkan warga yang masih bertahan di kawasan izin penetapan lokasi Bandara NYIA bahwa sertifikat yang mereka miliki tidak berlaku. 

Panglima TNI: Pengamalan Pancasila dalam Islam Mutlak

Foto Berita Panglima TNI: Pengamalan Pancasila dalam Islam Mutlak
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan pengamalan Pancasila dalam agama Islam secara tepat dan bijaksana merupakan syarat mutlak demi tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam pidatonya yang dibacakan oleh Inspektur Jenderal TNI Mayjen TNI M Herindra yang mewakili pada rapat pleno Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di kantor MUI Jakarta, Rabu (21/3/2018), Panglima TNI mengajak berbagai pihak untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila tanpa ada batas suku, bangsa, agama, dan ras.

Marsekal Hadi Tjahjanto mengakui bahwa adanya upaya untuk memecah belah bangsa Indonesia dan sudah berkembang kian mengkhawatirkan.

Menurut dia, perkembangan dinamika ancaman global yang terjadi belakangan ini seringkali menjadi batu sandungan untuk terwujudnya cita-cita luhur negara Indonesia untuk menjadi lebih baik.

"Saat ini kita berhadapan dengan dinamika ancaman global kekinian yang berpotensi menafikkan Pancasila dan kedaulatan bangsa," kata Panglima TNI.

Ia menjabarkan kemajuan teknologi di bidang informasi digital, biologi, dan transportasi yang menghasilkan berbagai dampak baru dan pada konteks tertentu bisa bertransformasi jadi suatu ancaman baru.

Profil digital yang ada di internet bisa disalahgunakan oleh kelompok tertentu untuk menjadi sarana indoktrinasi pada individu-individu. Kemudian dari berbagai ancaman tersebut bisa menimbulkan kesenjangan sosial yang bisa menjadi satu ancaman tersendiri.

Marsekal Hadi mengatakan berbagai fenomena yang berpotensi mereduksi atau merusak Pancasila dan ideologi negara seharusnya perlu terus diwaspadai dan diantisipasi.

"Sebagai bagian dari bangsa Indonesia hendaknya kita senantiasa teguh pada tujuan cita-cita luhur negara," demikian Panglima TNI.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sedianya menghadiri Rapat Pleno Dewan Pertimbangan MUI dengan tema Tantangan dan Ancaman terhadap Kedaulatan Negara.

Namun Panglima TNI berhalangan hadir dan diwakilkan oleh Inspektur Jenderal TNI Mayjen TNI M Herindra. Hadir dalam forum tersebut Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin dan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar.

Tag: Panglima TNI, Hadi Tjahjanto

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Galih Pradipta

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6337.695 -18.206 575
2 Agriculture 1721.541 -3.312 19
3 Mining 1958.128 -0.646 44
4 Basic Industry and Chemicals 794.507 -3.199 70
5 Miscellanous Industry 1293.151 -17.847 44
6 Consumer Goods 2633.301 -33.845 45
7 Cons., Property & Real Estate 510.814 0.450 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1076.189 -0.378 64
9 Finance 1148.751 1.106 90
10 Trade & Service 942.468 5.729 134
No Code Prev Close Change %
1 INPS 2,430 3,030 600 24.69
2 RELI 330 400 70 21.21
3 IBST 7,200 8,600 1,400 19.44
4 TRIL 83 99 16 19.28
5 PDES 1,125 1,320 195 17.33
6 AKPI 750 850 100 13.33
7 YPAS 795 900 105 13.21
8 CENT 110 124 14 12.73
9 KICI 198 218 20 10.10
10 GEMA 1,245 1,350 105 8.43
No Code Prev Close Change %
1 TIFA 266 212 -54 -20.30
2 PBSA 1,280 1,080 -200 -15.62
3 TRUS 250 218 -32 -12.80
4 INAI 490 434 -56 -11.43
5 BINA 775 705 -70 -9.03
6 FINN 145 132 -13 -8.97
7 ABBA 74 68 -6 -8.11
8 ALMI 324 298 -26 -8.02
9 DPNS 458 424 -34 -7.42
10 GOLD 472 440 -32 -6.78
No Code Prev Close Change %
1 TIFA 266 212 -54 -20.30
2 SRIL 356 356 0 0.00
3 MNCN 1,405 1,445 40 2.85
4 BHIT 106 110 4 3.77
5 HELI 300 280 -20 -6.67
6 PGAS 2,190 2,320 130 5.94
7 BMTR 565 580 15 2.65
8 IKAI 610 615 5 0.82
9 CENT 110 124 14 12.73
10 TRIL 83 99 16 19.28