Portal Berita Ekonomi Jum'at, 20 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:06 WIB. Pertamina - Pertamina MOR I beri bantuan modal usaha kepada UMKM di Batam, Kepulauan Riau.
  • 17:04 WIB. Pertamina - Gapki lobi Pertamina agar serap panen kelapa sawit yang pada 2018 cukup tinggi.
  • 17:01 WIB. Sucofindo - Sucofindo tanda tangani MOU dengan Pelindo IV terkait penyediaan jasa konsultansi dan manajemen.
  • 16:32 WIB. Logistik - J&T Express ajak e-commerce lokal perluas pasar ke mancanegara.
  • 16:31 WIB. Samsung - Samsung bakal rilis smartphone lipat awal 2019.
  • 16:29 WIB. Xiaomi - Xiaomi Mi A2 dan Mi A2 Lite bakal dirilis 24 Juli 2018.
  • 16:11 WIB. INKA - PT Inka pelajari teknologi dari Jepang dalam pembuatan sarana kereta.
  • 16:09 WIB. INKA - PT Inka siap tingkatkan produksi LRT di tiga kota: Medan, Surabaya, dan Bandung.
  • 16:08 WIB. Pertamina - Menteri BUMN nyatakan persetujuan yang dia berikan untuk Pertamina bertujuan sehatkan keuangan perusahaan.
  • 16:05 WIB. KAI - PT KAI Daop 1 Jakarta salurkan dana 150 juta untuk mitra binaan.
  • 16:02 WIB. Telekomunikasi - Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, dorong Indonesia jadi pusat ekonomi digital G20.
  • 15:06 WIB. Australia - Pesawat Tigerair Australia tersambar petir.
  • 15:04 WIB. Putin - Trump tolak keinginan Putin interogasi warga AS.
  • 15:03 WIB. Myanmar - Pengungsi Rohingya ungkap kekerasan berlanjut di Myanmar.
  • 15:03 WIB. Uni Eropa - Uni Eropa akui tunggu pencabutan status darurat Turki.

Panglima TNI: Pengamalan Pancasila dalam Islam Mutlak

Foto Berita Panglima TNI: Pengamalan Pancasila dalam Islam Mutlak
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan pengamalan Pancasila dalam agama Islam secara tepat dan bijaksana merupakan syarat mutlak demi tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam pidatonya yang dibacakan oleh Inspektur Jenderal TNI Mayjen TNI M Herindra yang mewakili pada rapat pleno Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di kantor MUI Jakarta, Rabu (21/3/2018), Panglima TNI mengajak berbagai pihak untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila tanpa ada batas suku, bangsa, agama, dan ras.

Marsekal Hadi Tjahjanto mengakui bahwa adanya upaya untuk memecah belah bangsa Indonesia dan sudah berkembang kian mengkhawatirkan.

Menurut dia, perkembangan dinamika ancaman global yang terjadi belakangan ini seringkali menjadi batu sandungan untuk terwujudnya cita-cita luhur negara Indonesia untuk menjadi lebih baik.

"Saat ini kita berhadapan dengan dinamika ancaman global kekinian yang berpotensi menafikkan Pancasila dan kedaulatan bangsa," kata Panglima TNI.

Ia menjabarkan kemajuan teknologi di bidang informasi digital, biologi, dan transportasi yang menghasilkan berbagai dampak baru dan pada konteks tertentu bisa bertransformasi jadi suatu ancaman baru.

Profil digital yang ada di internet bisa disalahgunakan oleh kelompok tertentu untuk menjadi sarana indoktrinasi pada individu-individu. Kemudian dari berbagai ancaman tersebut bisa menimbulkan kesenjangan sosial yang bisa menjadi satu ancaman tersendiri.

Marsekal Hadi mengatakan berbagai fenomena yang berpotensi mereduksi atau merusak Pancasila dan ideologi negara seharusnya perlu terus diwaspadai dan diantisipasi.

"Sebagai bagian dari bangsa Indonesia hendaknya kita senantiasa teguh pada tujuan cita-cita luhur negara," demikian Panglima TNI.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sedianya menghadiri Rapat Pleno Dewan Pertimbangan MUI dengan tema Tantangan dan Ancaman terhadap Kedaulatan Negara.

Namun Panglima TNI berhalangan hadir dan diwakilkan oleh Inspektur Jenderal TNI Mayjen TNI M Herindra. Hadir dalam forum tersebut Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin dan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar.

Tag: Panglima TNI, Hadi Tjahjanto

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Galih Pradipta

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Jun
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10