Portal Berita Ekonomi Rabu, 24 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:31 WIB. PEP - Pertamina EP menemukan cadangan gas baru di Sulteng.
  • 08:12 WIB. BUMN - Ekonom menilai peran BUMN dalam infrastruktur sudah terlalu besar, saatnya pemerintah melibatkan swasta murni.
  • 07:34 WIB. BTN - BTN menggandeng PP-INI untuk meningkatkan kualitas kredit perseroan.
  • 07:15 WIB. PLN - PLN pertahankan mengonsumsi listrik di atas 6%.
  • 06:05 WIB. Pertamina - Pertamina mengapresiasi kerja polisi yang mengungkap pengoplos gas elpiji di Sumut.
  • 06:02 WIB. Waskita - Pembayaran tahap keempat proyek LRT Sumatera Selatan yang diterima Waskita menjadi suntikan energi bagi kas operasional perseroan.
  • 05:56 WIB. BNI - BNI mencatat kredit terdampak debitur gempa di Lombok sebesar Rp659 miliar dengan 2.674 nasabah.
  • 05:51 WIB. ADHI - Adhi Karya menargetkan pendapatan akhir tahun 2018 naik 16% menjadi 18 triliun secara yoy.
  • 05:47 WIB. BTN - KPA BTN tumbuh 34% pada September 2018.
  • 23:00 WIB. ReCharge - Startup ReCharge sediakan 200 lokasi sewa Powerbank di Jabodetabek.
  • 21:18 WIB. Nasional - Pemerintah bangun 256 Puskesmas di daerah tertinggal-perbatasan tahun ini
  • 21:18 WIB. Megapolitan - 41.869 TKI di wilayah Jakarta sudah dilindungi BPJS Ketenagakerjaan.

Kemenpan-RB: RSUD Pirngadi Harus Diperbaiki

Foto Berita Kemenpan-RB: RSUD Pirngadi Harus Diperbaiki
Warta Ekonomi.co.id, Medan -
Asisten Deputi Bidang Pelayanan Publik Wilayah I Kemenpan RB, Novian Andrina, mengatakan, sebagai role model badan publik yang ditunjuk oleh Kemenpan RB tahun ini pihaknya terus melakukan evaluasi yang nanti akhirnya adalah menjadi indeks pelayanan publik yang akan terlihat dari penilaian Kemenpan RB. Seperti saat ini pihaknya melakukan peninjauan ke RSUD Pirngadi milik Pemko Medan.
 
Dikatakannya, ada tiga formulir yang dilakukan penilaian untuk rumah sakit yaitu asessment rumah sakit itu sendiri, dimana pihaknya sebagai evaluator dan pihak ketiga yang melakukan survei terhadap kepuasan masyarakat. 
 
"Kami berharap evaluasi ini jadi satu trigger untuk rumah sakit lakukan perbaikan yang nanti dampaknya adalah kepuasan publik dari sisi kesehatan masyarakat," katanya Rabu (21/3/2018).
 
Selain itu ada 37 indikator yang pihaknya nilai, antara lain kebijakan pelayanan, sarana prasarana, sistem informasi pelayanan publiknya, SDM profesional, pengelolaan pengaduan dan inovasinya itu harus dipenuhi, kalau terpenuhi pelayanan rumah sakit akan baik. 
 
"Seperti saat ini kita meninjau RSUD Pirngadi Medan, kalau kita bicara pengamatan lapangan dari tahun ke tahun banyak yang harus ditingkatkan tidak bisa jangka pendek walau memang sebenarnya dikarenakan perlu biaya," ujarnya.
 
Dikatakannya, seperti terlihat saat ini masalah gedung yang juga perlu anggaran, belum lagi dari sisi SDM pihaknya melihat perlu peningkatan walau sudah dimulai dengan dikirimkan beberapa pengawai yang mengikuti diklat yang sifatnya untuk pelayanan publik. Dan semua itu upaya perbaikan rumah sakit itu sendiri.
 
"Berbicara kebutuhan SDM maka kita bicara analisis jabatan dan analisa beban kerja. Apakah rumah sakit ini sudah lakukan itu. Dan setelah kami tanya kata kepala bagian organisasi sedang dalam penyusunan anjab dan ABK. Kalau sudah ada itu akan diketahui berapa kebutuhan SDM di sini," ujarnya.
 
Dikatakannya, RSUD Pirngadi adalah rumah sakit  terkenal hingga nasional tapi terkenal juga pelayanan yang masih kurang untuk penuhi harapan masyarakat. Banyak hal yang perlu dibenahi secara bertahap. Tahap pertama penataan tempat pelayanan gedungnya perlu diperbaiki. Ruang pelayanan kelas 3 besar sekali tapi kurang terawat.
 
"Kita lihat sarpras perlu ditambah dan sudah ada langkah awal dengan membuat unggulan 2 pelayanan antara lain seperti pelayanan untuk penyakit kanker. Kami ini punya kewenangan dari sisi kebijakan pendampingan memfasilitasi tapi kalau dukungan yang sifatnya pembiayaan tidak, hanya saja kami berikan support pemantauan dan evaluasi pelayanan publiknya," ujarnya.
 
Dikatakannya, untuk hasilnya akan diumumkan atau diterima rumah sakit ini pada bulan Oktober atau Nopember, kalau kemarin pihaknya telah umumkan dengan nilai B minus, yaitu sudah baik tapi dengan catatan. 
 
Sementara itu, Humas RSUD Pirngadi Edison Perangin Angin mengapresiasikan kunjungan Menpan RB karena menindaklanjuti pelayanan publik tentang UU no 25 tahun 2009, jadi memang sangat diperlukan untuk penyesuaian UU tersebut. 
 
"Dengan adanya peninjauan yang dilaksanakan di Pirngadi salah satunya yang perlu dicek adalah adanya maklumat. Yang menerima direktur. Untuk menjadi rumah sakit unggulan kanker di luar pulau jJawa masuk ke program KPBU nanti. Itulah nanti pembangunan new wing namun bukan sekarang. Jika masalah SDM memang harus dibenahi bagaimana inovasi pelayanan publik yang mau diciptakan," pungkasnya.

Tag: Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), Rumah Sakit

Penulis: Khairunnisak Lubis

Editor: Vicky Fadil

Foto: Khairunnisak Lubis

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,074.00 4,032.94
British Pound GBP 1.00 19,818.76 19,620.15
China Yuan CNY 1.00 2,204.27 2,182.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,284.00 15,132.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,804.26 10,693.78
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,949.96 1,930.55
Dolar Singapura SGD 1.00 11,068.95 10,958.07
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,521.58 17,341.27
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.92 3,634.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,578.54 13,439.91

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5797.891 -42.544 610
2 Agriculture 1554.747 -15.585 20
3 Mining 1891.500 -26.913 47
4 Basic Industry and Chemicals 751.139 -6.438 70
5 Miscellanous Industry 1262.855 10.567 45
6 Consumer Goods 2461.265 -8.778 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.289 -1.746 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1043.222 -21.394 70
9 Finance 1042.692 -8.059 91
10 Trade & Service 784.869 -3.611 147
No Code Prev Close Change %
1 MPRO 314 392 78 24.84
2 MLPT 745 900 155 20.81
3 MFMI 700 840 140 20.00
4 SKYB 159 190 31 19.50
5 KPAL 402 478 76 18.91
6 RELI 228 258 30 13.16
7 PBSA 690 760 70 10.14
8 NOBU 950 1,040 90 9.47
9 BAYU 2,470 2,700 230 9.31
10 GJTL 635 690 55 8.66
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 400 300 -100 -25.00
2 AMAG 358 270 -88 -24.58
3 TRIO 226 184 -42 -18.58
4 SKRN 1,225 1,030 -195 -15.92
5 YPAS 725 610 -115 -15.86
6 MINA 585 520 -65 -11.11
7 DUCK 1,590 1,440 -150 -9.43
8 DART 294 268 -26 -8.84
9 TFCO 600 550 -50 -8.33
10 HDFA 128 118 -10 -7.81
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 362 356 -6 -1.66
2 BMTR 334 334 0 0.00
3 PGAS 2,340 2,350 10 0.43
4 BHIT 79 79 0 0.00
5 LPPF 5,025 4,990 -35 -0.70
6 MNCN 775 780 5 0.65
7 PTBA 4,610 4,510 -100 -2.17
8 BBCA 23,150 22,950 -200 -0.86
9 GJTL 635 690 55 8.66
10 KPIG 138 139 1 0.72