Portal Berita Ekonomi Selasa, 24 April 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:46 WIB. Politik - Polri sebut hoaks soal isu razia kaos #2019GantiPresiden.
  • 15:45 WIB. Jakarta - Gubernur Anies sebut kebutuhan pokok di Jakarta selama Ramadan tetap aman.
  • 15:44 WIB. Pilpres - Presiden Jokowi sindir Menteri Susi yan mau jadi Capres.
  • 15:43 WIB. Hukum - Wapres JK sampaikan rasa prihatin atas vonis kepada Setya Novanto.
  • 15:43 WIB. Hukum - Hakim memvonis Setya Novanto 15 tahun penjara dan denda Rp500 juta.
  • 15:31 WIB. Xiaomi - Spesifikasi Xiaomi Mi 6X bocor dari boks penjualan.
  • 15:30 WIB. Gmail - Pengguna Gmail keluhkan akun kirim spam ke e-mail tak dikenal.
  • 15:29 WIB. Xiaomi - Xiaomi bakal umumkan kehadiran Mi 6X pada Rabu, 25 April 2018. 
  • 15:27 WIB. LG - LG pamer perangkat berteknologi kecerdasan buatan di InnoFest 2018.
  • 15:26 WIB. Siber - China jadi negara serangan siber tertinggi.
  • 15:24 WIB. Go-Jek - Go-Jek dekati ComfortDelGro, raksasa taksi Singapura.
  • 15:22 WIB. Facebook - Jelang deadline, Facebook Indonesia masih bungkam.
  • 14:53 WIB. Alibaba - Alibaba luncurkan teknologi AI bernama 'Tmall Genie' pengendali mobil jarak jauh
  • 13:44 WIB. Apple - Dimilikinya Shazam oleh Apple dianggap Uni Eropa dapat menimbulkan persaingan yang tidak sehat di industri streaming musik.
  • 13:43 WIB. Apple - Akuisisi Shazam, Apple diselidiki Uni Eropa.

Forextime: Rupiah Melemah Pasca BI Pertahankan Suku Bunga

Foto Berita Forextime: Rupiah Melemah Pasca BI Pertahankan Suku Bunga
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Analis Forextime Lukman Otunuga memandang jika Rupiah sedikit melemah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pasca Bank Indonesia memutuskan untuk tidak mengubah suku bunga acuan di 4,25%.

Menurutnya, keputusan ini menyoroti bahwa BI terus berusaha untuk menjaga stabilitas makro dan keuangan serta mendorong ekonomi domestik. Walau begitu, para pengambil kebijakan di Indonesia mungkin lebih memikirkan untuk menjaga Rupiah guna menghindari arus keluar modal di kala Fed meningkatkan suku bunga. 

"Rupiah mungkin akan tetap kuat, terutama mengingat Gubernur Agus Martowardojo telah memberi sinyal bahwa Bank Indonesia akan terus mengintervensi guna menjaga kurs Rupiah. Trader teknikal akan terus memantau perilaku USD-IDR di kisaran 13.750 menjelang akhir pekan ini. Dolar yang melemah pasca rapat Fed yang tidak se-hawkish yang diharapkan pasar dapat memberi dukungan untuk mata uang pasar berkembang," ucapnya. 

Sementara itu, Fed meningkatkan suku bunga ke level tertinggi sejak krisis finansial, tapi bulls tampak jelas tidak termotivasi. Walaupun seperti yang sudah sangat diperkirakan, suku bunga AS ditingkatkan 0,25% ke rentang baru yaitu 1,5%-1,75%, perhatian investor lebih tertuju ke dot-plot dan konferensi pers Powell. 

Pernyataan kebijakan Fed secara umum positif dan pertumbuhan ekonomi AS direvisi menjadi lebih tinggi untuk 2018 dan 2019, tapi kurang hawkish. Fed ditengarai sangat mengecewakan pasar karena tidak mengubah dot-plot di tahun 2018 dengan total tetap tiga kenaikan suku bunga.

Walaupun ada sedikit peningkatan dalam proyeksi dot-plot tahun 2019 dan 2020, Dolar tidak banyak menguat. Konferensi pers dan pernyataan Jerome Powell jelas berhati-hati dan mengatakan bahwa data tidak memberi indikasi jelas akan adanya akselerasi inflasi. Karena itu, investor semakin menyerang Dolar.

"Dari aspek teknis, Indeks Dolar rentan mengalami penurunan tajam karena Fed tidak se-hawkish yang diharapkan. Breakdown di bawah 90.00 dapat menyebabkan depresiasi lebih lanjut menuju 89.50 kemudian 89.00," terangnya. 

Pergerakan GBP terhadap USD terus menguat di hari Kamis mencapai level tertinggi satu bulan terbaru yaitu 14.170 saat artikel ini dituliskan. Kombinasi lemahnya Dolar pasca dot-plot yang mengecewakan dan Pound yang menguat membuat GBP-USD kembali bullish. Harga yang melampaui 14.180 dapat membuka peningkatan lebih lanjut menuju 14.260 dan kemudian 14.300.

Adapun harga emas melonjak luar biasa walaupun Fed meningkatkan suku bunga. Pantulan harga emas ini mungkin ada hubungannya dengan Fed yang kurang hawkish sehingga Dolar melemah. Fed mengecewakan investor sehingga Dolar melemah dan emas kembali bersinar. Logam mulia ini mungkin dapat terus meningkat dengan momentum naik saat ini apabila ketidakpastian politik di Washington dan isu perang perdagangan membuat investor mencari aman. 

"Dari sudut pandang teknis, emas telah melampaui level resistance US$1330. Level resistance sebelumnya di US$1330 dapat berubah menjadi support dinamis yang mendukung peningkatan menuju US$1340. Sebaliknya, jika bulls gagal bertahan di atas US$1330 maka akan memicu penurunan menuju US$1314," pungkasnya. 

Tag: ForexTime (FXTM), Lukman Otunuga, Rupiah, Dolar Amerika Serikat (AS)

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6308.148 -29.547 575
2 Agriculture 1716.001 -5.540 19
3 Mining 1952.615 -5.513 44
4 Basic Industry and Chemicals 796.811 2.304 70
5 Miscellanous Industry 1283.656 -9.495 44
6 Consumer Goods 2610.995 -22.306 45
7 Cons., Property & Real Estate 506.278 -4.536 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1076.157 -0.032 64
9 Finance 1140.784 -7.967 90
10 Trade & Service 943.305 0.837 134
No Code Prev Close Change %
1 BIMA 72 97 25 34.72
2 BAPA 128 171 43 33.59
3 IMJS 640 800 160 25.00
4 RAJA 535 665 130 24.30
5 IMAS 1,980 2,450 470 23.74
6 BUVA 496 585 89 17.94
7 TMPO 244 286 42 17.21
8 DEFI 950 1,095 145 15.26
9 MPMX 1,010 1,150 140 13.86
10 HDFA 176 195 19 10.80
No Code Prev Close Change %
1 CSIS 600 450 -150 -25.00
2 INPS 3,030 2,600 -430 -14.19
3 RODA 635 550 -85 -13.39
4 AHAP 198 175 -23 -11.62
5 GDYR 2,200 1,955 -245 -11.14
6 FORU 156 140 -16 -10.26
7 INRU 1,070 970 -100 -9.35
8 TBMS 1,140 1,035 -105 -9.21
9 TPMA 228 208 -20 -8.77
10 PBSA 1,080 990 -90 -8.33
No Code Prev Close Change %
1 LMAS 84 78 -6 -7.14
2 HELI 280 258 -22 -7.86
3 SUGI 50 50 0 0.00
4 BMTR 580 585 5 0.86
5 IMAS 1,980 2,450 470 23.74
6 TKIM 8,800 9,725 925 10.51
7 PGAS 2,320 2,250 -70 -3.02
8 ADRO 2,230 2,260 30 1.35
9 WSBP 418 426 8 1.91
10 TLKM 3,740 3,750 10 0.27

Recommended Reading

Selasa, 24/04/2018 09:12 WIB

5 Tips Membuat Pitching Berkesan

Selasa, 24/04/2018 08:58 WIB

7 Manfaat Ekspansi Bisnis

Selasa, 24/04/2018 08:28 WIB

Fadel Perjuangkan Komoditas Sawit Indonesia

Selasa, 24/04/2018 07:23 WIB

Ketika Jokowi Menjelma Jadi Bapak Papua

Selasa, 24/04/2018 05:07 WIB

BKPM: Mau Maju Ya Harus Berani Pakai TKA