Portal Berita Ekonomi Kamis, 26 April 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:01 WIB. Politik - Rizal Ramli minta debat terbuka dengan Sri Mulyani soal utang negara.
  • 18:00 WIB. Pilpres - Fadli Zon dan Amien Rais berembuk cari penantang Jokowi.
  • 18:00 WIB. Pilpres - PDIP tunggu tafsiran MK soal peluang JK jadi Cawapres.
  • 17:59 WIB. Pilpres - Amien Rais tetap prediksi Jokowi lawan Prabowo.
  • 17:59 WIB. Politik - Mendagri minta ceramah di rumah ibadah merujuk kitab suci.
  • 17:58 WIB. Politik - PKS akui pernah bertemu Presiden Jokowi dua kali.
  • 16:45 WIB. Huawei - Huawei ogah banting harga seperti Xiaomi dan Asus.
  • 16:45 WIB. LG - LG perkenalkan lini produk TV terbarunya, LG Signature OLED TV W8 dan G8, serta LG OLED TV E8, C8, dan B8, dalam ajang LG InnoFest 2018.
  • 16:44 WIB. Cryptocurrency - Malta bakal jadi pusat mata uang kripto di dunia.
  • 15:53 WIB. Facebook - Total pendapatan Facebook di kuartal I 2018 lebih tinggi dari perkiraan para analis yang sebesar US$11,41 miliar.
  • 15:52 WIB. Facebook - Sepanjang kuartal I 2018, total pendapatan Facebook capai US$11,97 miliar (Rp166 triliun).
  • 15:51 WIB. Bukalapak - Bukalapak gandeng mahasiswa zaman now berbisnis online.
  • 15:51 WIB. Samsung - Gempur pasar, pengiriman Samsung Duo Galaxy S9 capai 8 juta unit sebulan.
  • 15:51 WIB. Facebook - Pengguna aktif bulanan Facebook di seluruh dunia meningkat ke angka 2,2 miliar atau tumbuh 13% dari tahun sebelumnya.
  • 15:05 WIB. Callind - Aplikasi chatting bernama Callind dibuat oleh Novi Wahyuningsih, gadis Kebumen.

Awas, Malware Prilex Bisa Tembus Keamanan Kartu Berteknologi Chip

Foto Berita Awas, Malware Prilex Bisa Tembus Keamanan Kartu Berteknologi Chip
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Malicious software (malware) Prilex dapat menduplikasi data kartu pembayaran curian ke dalam kartu plastik kosong yang fungsional, meskipun kartu pembayaran telah dilindungi chip dan PIN.

Perusahaan keamanan siber global Kaspersky Lab menyatakan ancaman yang ditemukan beroperasi di Amerika Latin itu, terus berkembang dan merupakan bentuk kejahatan yang sederhana dan mudah digunakan penyerang untuk meluncurkan serangan.

"Di Brazil malware Prilex telah berevolusi dan mengambil keuntungan dari penerapan standar industri yang salah, hal ini menyoroti pentingnya mengembangkan standar bukti keamanan yang aman di masa mendatang untuk teknologi pembayaran," ujar Analis Keamanan Kaspersky Lab Thiago Marques dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Jumat (23/3/2018).

Pengadopsian chip dan PIN dalam kartu pembayaran terus berkembang dan menarik perhatian penjahat siber yeng menarget teknologi jenis itu.

Marques mengatakan teknologi chip dan PIN relatif baru di beberapa bagian dunia, seperti AS, dan orang-orang dinilai kurang menyadari risiko kloning dan penyalahgunaan kartu pembayaran.

"Kami berurusan dengan malware yang benar-benar baru, yang menawarkan segala sesuatunya kepada penyerang mulai dari antarmuka pengguna yang grafis hingga modul yang dirancang dengan baik, sehingga dapat digunakan untuk membuat struktur kartu pembayaran yang berbeda," ujar Marques.

Malware Prilex aktif sejak 2014, tetapi terdapat upaya migrasi dari serangan pada ATM ke serangan terhadap sistem point of sale (POS) atau sistem penjualan retail yang dikembangkan oleh vendor dari Brazil dengan cara menduplikasi informasi kartu pembayaran curian ke dalam kartu plastik kosong yang fungsional.

Hal ini memungkinkan penjahat melakukan transaksi penipuan di toko daring dan luar jaringan. Kartu pembayaran kloning itu bekerja di setiap sistem POS di Brazil karena penerapan standar Europay, Mastercard, Visa (EMV) yang salah, yakni tidak semua data diverifikasi selama proses persetujuan.

Secara teknis, malware Prilex terdiri atas malware yang memodifikasi sistem POS dan menduplikasi informasi kartu pembayaran, server yang digunakan untuk mengelola informasi yang diperoleh secara ilegal dan aplikasi untuk melihat, mengkloning atau menyimpan statistik kartu.

Kaspersky Lab menyebut hal itu merupakan model kejahatan yang terpadu, semua kebutuhan penyerang diperhitungkan, termasuk kebutuhan pertemuan antarmuka penggunaan yang sederhana dan mudah.

Bukti-bukti menunjukkan malware didistribusikan melalui proses penyebaran tradisional, yakni meyakinkan korban untuk memberikan akses ke komputer kepada penyerang untuk sesi dukungan dari jarak jauh, kemudian dimanfaatkan untuk memasang malware.

Sebagian besar korban yang diamati sampai saat ini cenderung berasal dari toko tradisional, seperti pom bensin, supermarket dan pasar ritel biasa, dan semua berlokasi di Brazil. (Ant)

Tag: Malware, kartu kredit, Anjungan Tunai Mandiri (ATM), Kaspersky Lab

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5909.198 -170.652 575
2 Agriculture 1649.379 -41.632 19
3 Mining 1812.460 -64.886 44
4 Basic Industry and Chemicals 771.685 -9.748 70
5 Miscellanous Industry 1224.866 -17.897 44
6 Consumer Goods 2411.714 -76.729 45
7 Cons., Property & Real Estate 477.256 -14.532 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1039.703 -33.358 64
9 Finance 1040.444 -34.277 90
10 Trade & Service 909.909 -23.532 134
No Code Prev Close Change %
1 SSTM 520 650 130 25.00
2 OASA 334 416 82 24.55
3 MREI 4,900 5,975 1,075 21.94
4 CSIS 462 560 98 21.21
5 AKSI 270 310 40 14.81
6 LCGP 70 79 9 12.86
7 BBRM 100 110 10 10.00
8 INAF 4,380 4,800 420 9.59
9 NIKL 3,890 4,200 310 7.97
10 MARI 1,400 1,500 100 7.14
No Code Prev Close Change %
1 JECC 6,200 4,960 -1,240 -20.00
2 MTSM 324 266 -58 -17.90
3 BIMA 102 84 -18 -17.65
4 INDR 1,430 1,205 -225 -15.73
5 CEKA 1,280 1,090 -190 -14.84
6 MBSS 735 635 -100 -13.61
7 SHID 1,550 1,350 -200 -12.90
8 IMAS 2,450 2,150 -300 -12.24
9 RIGS 248 218 -30 -12.10
10 HDFA 212 188 -24 -11.32
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,310 3,140 -170 -5.14
2 BMRI 7,150 6,775 -375 -5.24
3 TLKM 3,780 3,650 -130 -3.44
4 BBCA 21,750 21,350 -400 -1.84
5 UNVR 46,000 45,000 -1,000 -2.17
6 INKP 12,725 12,450 -275 -2.16
7 PTBA 3,270 3,060 -210 -6.42
8 ADRO 2,120 1,995 -125 -5.90
9 BBTN 3,560 3,190 -370 -10.39
10 TKIM 9,600 9,550 -50 -0.52