Menteri BUMN Dorong Program Padat Karya Tunai

Menteri BUMN Dorong Program Padat Karya Tunai Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Menteri BUMN Rini M Soemarno mendukung program Padat Karya Tunai (cash for work) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, untuk mengoptimalkan tenaga kerja daerah sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan di daerah tersebut.

"Padat Karya Tunai dimaksudkan untuk mendukung program Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat bawah," kata Rini.

Rini melakukan kunjungan kerja di Klaten, Jawa Tengah, didampingi Bupati Klaten Yani Sunarno, Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Wahyu Kuncoro, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Gatot Trihargo, Direktur Utama Perum Perhutani Denaldy M Mauna, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Suprajarto.

Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk/PP Tumiyana, Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk/BNI Achmad Baiquni, Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Budi Rahardjo Slamet, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani, Direktur Utama PT Indah Karya (Persero) Nel Adianto, Direktur Utama PT Virama Karya (Persero) Jusarwanto, Direktur Utama PT Pindad (Persero) Abraham Mose, Direktur Utama PTPN IX Iryanto Hutagaol, Direktur Utama PTPN X Dwi Satryo Annurogo juga turut serta.

Kunjungan kerja tersebut merupakan kelanjutan dari janji Rini kepada para direktur utama dalam acara pencanangan rangkaian kegiatan HUT Bersama BUMN dan Kementerian BUMN pada 21 Maret 2018 di Walini, Jawa Barat.

Ia mengatakan dirinya akan melakukan kunjungan kerja ke daerah-daerah untuk melihat progress pelaksanaan program Padat Karya Tunai di daerah.

"BUMN harus mengusahakan perbaikan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat melalui padat karya tunai untuk meningkatkan kesejahteraan, kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat sekitar. Semoga kedepannya, BUMN makin kuat dan sehat sehingga bisa diwariskan ke anak, cucu, cicit kita, sehingga bisa unggul dalam persaingan global," tegasnya.

Program Padat Karya Tunai yang dilakukan kali ini berpusat di Desa Gondang, Desa Gunung Gajah, dan Desa Sajen.

Di Desa Gunung Gajah, Menteri Rini mengunjungi pelaksanaan program Padat Karya Tunai di masjid Al-Jihad, Kantor Desa dan Balai Pertemuan Desa Gn. Gajah, SDN I Gn. Gajah dan pengecoran jalan desa yang melibatkan kurang lebih sebanyak 500 orang. Program ini menyasar perbaikan fasilitas umum di bidang kesehatan, pendidikan, pelayanan publik dan prasarana ibadah.

Di Desa Gondang, BRI, PTPN IX, dan PTPN X menginisiasi program padat karya tunai berupa pemadatan jalan dan normalisasi saluran sungai, pemadatan jalan desa, serta normalisasi dan pembuatan talud, saluran irigasi dengan total pekerja yang diserap sebanyak kurang lebih 300 orang.

Sedangkan di Desa Sajen, Bank Mandiri, PTPP, dan Jasa Raharja menginisiasi program padat karya tunai yang meliputi drainase saluran air, pengadaan penerangan jalan, pengadaan tempat sampah, perbaikan jalan desa dan pengecatan masjid Baiturrahim dengan total pekerja kurang lebih sebanyak 300 orang.

Melalui program Padat Karya Tunai, BUMN hadir untuk mendukung program Pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui pemberdayaan dan penciptaan lapangan kerja di daerah-daerah.

Kunjungan kerja Menteri Rini di Klaten merupakan kelanjutan dari janjinya untuk meningkatkan daya beli masyarakat bawah.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini